Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekda Junda Pimpin Apel Satgas Karhutlah: Tidak Bisa Ditangani Sendiri-Sendiri, Harus Sinergi

Sekda Junda Pimpin Apel Satgas Karhutlah: Tidak Bisa Ditangani Sendiri-Sendiri, Harus Sinergi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) lintas instansi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Junda Maulana, memimpin apel Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutlah di Provinsi Sulbar, Selasa, 1 September 2026.

Junda Maulana mengatakan, pembentukan Satgas tersebut bertujuan memudahkan koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya Karhutlah, kebakaran permukiman, hingga kekeringan dan krisis air bersih.

“Dalam menangani atau mengantisipasi Karhutlah, ataupun kebakaran permukiman dan kekeringan atau krisis air bersih bagi masyarakat, itu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada integrasi dari seluruh unit yang ada,” kata Junda Maulana.

Menurutnya, sinergi tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi juga harus diperkuat hingga tingkat kabupaten. Hal tersebut sesuai arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) agar setiap kabupaten membentuk Satgas serupa.

“Di tingkat kabupaten juga dibentuk Satgas dan diketuai oleh Sekda selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” ujarnya.

Junda Maulana menjelaskan, penanganan bencana membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, termasuk dengan seluruh unit terkait di daerah.

Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Kepolisian, Basarnas, BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP hingga Tagana.

“Ini agar memudahkan koordinasi. Jadi ada kejadian, kita analisis, kemudian apa tindakan kita. Kalau memerlukan pergerakan pasukan, kita menghubungi pihak-pihak atau unit-unit ini untuk kita terjun ke lapangan. Tapi kalau bisa ditangani oleh pemerintah kabupaten, ya dilaksanakan,” ungkap Junda Maulana.

Junda Maulana juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang panas ekstrem sehingga api berpotensi cepat menyebar.

Menurutnya, masyarakat memang memiliki kebutuhan untuk membuka lahan sebagai bagian dari aktivitas kehidupan dan pengelolaan lahan. Namun, pembukaan lahan tidak harus dilakukan dengan pembakaran.

“Kehidupan itu memang ada ekosistemnya. Masyarakat juga memang memerlukan untuk kehidupannya dengan membuka lahan. Tapi membuka lahan kan tidak harus dengan cara membakar,” pungkasnya.

Ia menambahkan, kondisi rumput yang mengering juga dapat meningkatkan risiko kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas.

“Apalagi dengan kondisi panas yang ekstrem saat ini. Untuk dihindari pembakaran-pembakaran hutan. Kadang juga kalau rumput itu sudah menguning, tanpa dibakar dia bisa terbakar,” ujar Junda Maulana.

Junda Maulana menegaskan, pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat menimbulkan dampak lebih luas, termasuk merembet ke lahan milik warga lain hingga kawasan hutan dan pemukiman.

“Masyarakat silakan (buka lahan), tapi jangan melakukan pembakaran. Karena itu bisa berakibat yang lebih besar. Lahannya orang juga terbakar, yang lebih parah lagi kalau hutan terbakar,” tegasnya.

Ia mengingatkan, masyarakat yang melakukan pembakaran dan menyebabkan dampak luas dapat berhadapan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Maka sesuai dengan undang-undang, bagi yang melakukan itu dan berdampak luas, itu dikenakan hukum,” kata Junda Maulana.

Junda Maulana menyebut, berdasarkan informasi hingga Senin, 31 Agustus 2026 malam, terdapat sekira 210 titik kebakaran yang terdeteksi di wilayah Sulbar. Meski demikian, ia memastikan saat ini tidak ada lagi titik kebakaran yang masih aktif.

“Kalau informasi kemarin sampai tadi malam, ada 210 titik kebakaran di Sulbar. Tapi yang masih terbakar sudah tidak ada,” pungkasnya.

Pemprov Sulbar berharap upaya pencegahan tidak hanya mengandalkan pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran.

“Pemerintah tidak mampu melakukan tanpa partisipasi dari masyarakat itu sendiri,” tutup Junda Maulana. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • *Meski Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Target Tambah Bantuan Ternak di 2027*

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Majene –Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Sulbar kembali menyalurkan bantuan ternak kepada kelompok tani di Kabupaten Majene. Pendistribusian bantuan ternak tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) kepada kelompok tani ternak di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Selasa, 25 Agustus 2026. Tahun […]

  • Sekprov Junda Buka Rakor Pemdi, Targetkan Transformasi Digital Sulbar Rampung Agustus 2026

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews id  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan dan Pengembangan Arsitektur Sistem Pemerintahan Digital di Ruang Teather Kantor Gubernur, Rabu 01 Juli 2026. Rakor ini menjadi langkah awal Pemprov Sulbar mempercepat transformasi pemerintahan digital yang terpadu, sesuai amanat Peraturan Presiden No. 95 Tahun […]

  • Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar Gelar Rapat Strategis Penyusunan LKPJ Gubernur 2025 Demi Laporan Akuntabel

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 185
    • 0Komentar

    MAMUJU, –  PROCLAIMNEWS.ID Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan profesional, Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat intensif penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Biro Pemkesra Setda Prov. Sulbar pada Jumat , 27 Maret 2026 ​Rapat tersebut fokus pada sinkronisasi data dan evaluasi […]

  • Jamin Kenyamanan Ibadah Tarawih, Ditlantas Polda Sulbar Tingkatkan Patroli dan Pengaturan di Masjid

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimneqs.id Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas di sekitar masjid-masjid di seluruh wilayah Sulawesi Barat selama bulan suci Ramadhan 1446 H. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sulbar untuk memastikan keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat yang […]

  • *Disdukcapil Sulawesi Barat Terima 10.000 Blangko KTP-el dari Ditjen Dukcapil

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulawesi Barat menerima sebanyak 10.000 keping blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Blangko tersebut diterima di Kantor Disdukcapil Provinsi Sulawesi Barat melalui jasa ekspedisi Lion Parcel pada Senin, 30 Maret 2026. Penambahan […]

  • BMKG Update Perkembangan Sistem Siklon Tropis Grant, BPBD Sulbar Pastikan Sulawesi Barat Aman dari Dampak Langsung

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima informasi terkini dari Topical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta terkait perkembangan sistem siklon tropis di wilayah Samudra Hindia, berdasarkan update tanggal 25 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. Dalam laporan yang diterima pada Kamis 25 Desember 2025 tersebut, disampaikan bahwa […]

expand_less