Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HMMI Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Sikap Diam Birokrasi Kampus

HMMI Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Sikap Diam Birokrasi Kampus

  • account_circle Sudirman
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • visibility 3.031
  • comment 0 komentar

Palopo — Proclaimnews.id Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa berinisial F di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palopo terus menyita perhatian publik. Tindakan kekerasan yang terjadi itu dinilai mencederai keamanan kampus, terlebih karena birokrasi kampus belum mengeluarkan langkah tegas hingga saat ini. Menanggapi situasi tersebut, Sudirman selaku Koordinator Daerah Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) daerah Sulselbar, angkat bicara.

Dalam keterangan tertulis, Sudirman mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum mahasiswa dan menyatakan bahwa penganiayaan merupakan tindak pidana yang jelas diatur dalam hukum nasional.

Sudirman menegaskan bahwa tindakan tersebut dapat dijerat melalui Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, yang menyatakan bahwa siapa pun yang melakukan penganiayaan dapat dipidana. Jika dilakukan bersama-sama atau mengakibatkan luka lebih berat, maka ancaman hukuman otomatis meningkat sesuai ketentuan.

Selain itu, Sudirman juga mengingatkan bahwa tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai pengeroyokan, yang diatur dalam Pasal 170 KUHP, yakni perbuatan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang lain.

Dari perspektif lingkungan pendidikan, Sudirman menilai bahwa tindak kekerasan ini juga melanggar kode etik kampus dan bertentangan dengan prinsip keamanan lingkungan akademik sebagaimana diamanatkan dalam regulasi pendidikan tinggi yang mewajibkan kampus memberikan perlindungan kepada mahasiswa.

Namun yang menjadi sorotan HMMI Daerah SulseBar bukan hanya tindakan pelaku, tetapi juga sikap diam birokrasi kampus Universitas Muhammadiyah Palopo yang hingga hari ini belum menunjukkan langkah konkret, pernyataan resmi, atau proses investigasi internal.

“Kami menilai diamnya birokrasi adalah bentuk kelalaian moral dan institusional. Kampus memiliki kewajiban melindungi civitas akademika, bukan membiarkan kasus kekerasan berjalan tanpa kejelasan,” tegas Korda HMMI Sulselbar.

HMMI mendesak pihak kampus untuk:
1.Melakukan investigasi internal yang transparan.
2.menjatuhkan sanksi etik jika pelaku terbukti bersalah.
3.memberikan pendampingan dan perlindungan penuh kepada korban.

HMMI daerah Sulselbar menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal jalannya proses hukum, serta memastikan kampus tidak mengabaikan perannya dalam menjaga keamanan lingkungan belajar.

  • Penulis: Sudirman
  • Editor: El.kml
  • Sumber: HMMI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Koordinasi, Kesbangpol Sulbar Gelar Silaturahmi ke Kantor DPD PDIP

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, didampingi Kepala Bidang Politik Nur Milu, melaksanakan kunjungan silaturahmi dan pembinaan serta penguatan kerja sama ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Barat, pada Jumat 9 Januari 2026. Kunjungan tersebut bukanlah yang pertama dalam rangkaian agenda ini. Sebelumnya, […]

  • Kadis DLH  Mamuju Tengah :  Pastikan Gaji Petugas Kebersihan Akan Segera Dibayarkan

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Mamuju – Tengah – Proclaimnews.id Kepala DLH Mamuju Tengah, Asmuni, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Asli Daerah (BPKPAD) Kabupaten Mamuju Tengah untuk mempercepat pencairan hak para petugas. “Insyaallah hari ini sudah dibayarkan,” ujar Asmuni, Kamis (19/2/2026). Pembayaran yang dilakukan mencakup gaji periode Januari dan Februari yang sempat tertunda. Dengan […]

  • Tim Visitasi BPIP RI Laksanakan Visitasi Akreditasi Diklat di Pusdiklat BKPSDM Sulbar

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia melaksanakan visitasi akreditasi penyelenggara pendidikan dan pelatihan (diklat) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (29/7/2026). Kunjungan tim visitasi BPIP RI ini merupakan bagian dari proses akreditasi penyelenggaraan Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila. Tim […]

  • Bupati Mamuju Tengah Dan Wakil Bupati Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id Di Hari Pendidikan Nasional ini, marilah kita renungkan: Pendidikan adalah akar kebangkitan bangsa, seperti pohon bambu yang kokoh di tanah ,Lala Tasisara “Mamuju Tengah. Bersama Bupati dan Wakil Bupati, kita wujudkan generasi cerdas yang membangun masa depan gemilang. Selamat Hardiknas!” Ucapan Wakil Bupati Mamuju Tengah: “Pendidikan bukan sekadar ilmu, tapi lentera […]

  • Perkuat Pengawasan Keagamaan, Kesbangpol Sulbar Ikuti Rakor Tim Pakem di Kejaksaan Tinggi

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung di Mamuju pada Senin 20 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat sebagai upaya penguatan fungsi pengawasan kelembagaan […]

  • Pemprov Sulbar Ajak Orang Tua Manfaatkan Bulan Vitamin A di Posyandu

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengajak seluruh orang tua yang memiliki anak usia di bawah lima tahun (balita) untuk aktif membawa anaknya ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), khususnya pada bulan Februari yang merupakan bulan pelayanan vitamin A. Kepala Ini menjadi salah satu upaya nyata membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sesuai […]

expand_less