Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Raih Penghargaan Nasional, BPS Sulbar Beberkan Data: Pengangguran Turun, Pekerja Formal Naik, Sektor Informal Mendominasi

Raih Penghargaan Nasional, BPS Sulbar Beberkan Data: Pengangguran Turun, Pekerja Formal Naik, Sektor Informal Mendominasi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 160
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Keberhasilan Provinsi Sulawesi Barat meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi mendapat perhatian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam kegiatan yang digelar di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat 29 Mei lalu. Selain penghargaan, Pemerintah Provinsi Sulbar juga memperoleh insentif fiskal sebesar Rp3 miliar atas keberhasilannya.

Kepala BPS Sulawesi Barat, Suri Handayani, mengatakan penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Suri Handayani menilai salah satu langkah yang berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja adalah program padat karya. Ucapanya, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, program padat karya menjadi salah satu instrumen penting dalam memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat, terutama bagi kelompok pekerja yang terdampak kondisi tertentu, seperti nelayan saat menghadapi cuaca ekstrem.

Suri juga menegaskan bahwa indikator penurunan pengangguran tidak hanya diukur dari peningkatan pekerja sektor formal. Dalam metodologi ketenagakerjaan, pekerja sektor informal juga masuk dalam kategori penduduk bekerja.

“Kalau bicara pengangguran, kita tidak bisa hanya melihat satu angka. Dunia kerja itu ada sektor formal dan nonformal. Pekerja bebas, pelaku usaha mandiri, hingga UMKM yang tidak memiliki pekerja tetap juga termasuk bekerja dalam sektor nonformal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa struktur ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk Sulawesi Barat, masih didominasi sektor informal sehingga kontribusinya terhadap penurunan pengangguran tidak dapat diabaikan.

Berdasarkan data BPS Sulawesi Barat, kondisi ketenagakerjaan pada Februari 2026 menunjukkan tren yang positif. Jumlah penduduk bekerja mencapai 801,23 ribu orang atau bertambah 36,61 ribu orang dibandingkan Februari 2025.

Sementara itu, jumlah pengangguran turun menjadi 24,20 ribu orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 2,93 persen, lebih rendah dibandingkan Februari 2025 yang tercatat 3,17 persen.

Dari total 1,12 juta penduduk usia kerja di Sulawesi Barat, sebanyak 825,43 ribu orang masuk kategori angkatan kerja, sedangkan 293,78 ribu orang tergolong bukan angkatan kerja.

Peningkatan juga terjadi pada Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Pada Februari 2026, TPAK Sulbar mencapai 73,75 persen, naik dari 71,81 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. TPAK laki-laki tercatat sebesar 86,29 persen, sedangkan perempuan mencapai 60,87 persen.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Sulawesi Barat. Selain itu, sektor perdagangan dan industri pengolahan juga menjadi sektor utama yang menampung tenaga kerja dalam jumlah besar.

Meski pekerja informal masih mendominasi dengan jumlah 575,03 ribu orang atau 71,77 persen dari total pekerja, jumlah pekerja formal juga mengalami peningkatan menjadi 226,20 ribu orang atau 28,23 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang tercatat sebanyak 215,40 ribu orang.

BPS juga mencatat peningkatan kualitas pekerjaan. Jumlah pekerja penuh yang bekerja minimal 35 jam per minggu mencapai 411,31 ribu orang atau 51,34 persen dari total pekerja. Sementara pekerja tidak penuh sebanyak 389,92 ribu orang atau 48,66 persen.

Secara keseluruhan, kondisi ketenagakerjaan Sulawesi Barat pada Februari 2026 menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk bekerja, bertambahnya partisipasi angkatan kerja, menurunnya angka pengangguran, serta meningkatnya jumlah pekerja formal dan pekerja penuh.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator positif yang mendukung penghargaan yang diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam kategori penurunan tingkat pengangguran di tingkat regional Sulawesi. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: EL.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Indikator Kinerja, KominfoSS Sulbar Dorong OPD Lebih Aktif Kelola Kanal Informasi

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Upaya memperkuat keterbukaan informasi publik terus digencarkan Pemprov Sulbar. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (KominfoSS) Sulbar Muhammad Ridwan Djafar menegaskan, keaktifan kanal informasi OPD kini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi tolok ukur kinerja sekaligus dasar penilaian untuk pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP). Untuk itu, melalui rapat pemantauan kanal informasi organisasi […]

  • Kesbangpol Sulbar Terima Audiensi Ormas Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Terkait Mekanisme Hibah

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan audiensi dari pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) API di Kantor Kesbangpol Sulbar, Kamis (02/04/2026). Pertemuan ini dilakukan dalam rangka koordinasi awal terkait mekanisme pengajuan proposal bantuan dana hibah untuk Tahun Anggaran 2027. Kunjungan tersebut diterima oleh Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Kesbangpol Sulbar, Agus […]

  • Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan Jiwa, Biro Pemkesra Setda Sulbar Ikuti Sosialisasi Pembentukan TPKJM

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Dalam upaya meningkatkan kualitas kesejahteraan mental masyarakat di Bumi Manakarra, Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menghadiri agenda penting berupa sosialisasi pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom pada Selasa 7 April 2026. Pertemuan tersebut difokuskan pada pemantapan koordinasi lintas sektor […]

  • Digitalisasi Seleksi JPT Pratama Pemprov Sulbar Tuai Apresiasi

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID  Pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memasuki tahap akhir berupa wawancara oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga dan Sekretaris Provinsi Junda Maulana di Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 15 Desember 2025 Menariknya, seluruh rangkaian wawancara tersebut dilaksanakan secara live […]

  • Pemkesra Sulbar Laksanakan Pembekalan Kepada 27 Petugas Haji Tahun 2026

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MAMUJU-PROCLAIMNEWS.ID Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan pembekalan kepada 27 petugas haji daerah tahun 2026 yang akan mendampingi sekitar 1.400 jemaah asal Sulbar. Kegiatan ini berlangsung dalam bentuk audiensi bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama serta para kepala kantor Kemenag kabupaten se-Sulbar.   Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa para petugas haji merupakan representasi […]

  • Gubernur Sulbar, Suhardi Duka Dukung Unsulbar Buka Fakultas Kedokteran, Siapkan Beasiswa Khusus

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima kunjungan Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Prof. Muhammad Abdy, pada Senin , 10 Maret 2025. Pertemuan ini membahas dua agenda utama: penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran dan perbaikan akses jalan menuju kampus. Rektor Unsulbar, Prof. Abdy mengungkapkan , bahwa Fakultas Kedokteran Unsulbar akan menerima mahasiswa […]

expand_less