Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Raih Penghargaan Nasional, BPS Sulbar Beberkan Data: Pengangguran Turun, Pekerja Formal Naik, Sektor Informal Mendominasi

Raih Penghargaan Nasional, BPS Sulbar Beberkan Data: Pengangguran Turun, Pekerja Formal Naik, Sektor Informal Mendominasi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 223
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Keberhasilan Provinsi Sulawesi Barat meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi mendapat perhatian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam kegiatan yang digelar di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat 29 Mei lalu. Selain penghargaan, Pemerintah Provinsi Sulbar juga memperoleh insentif fiskal sebesar Rp3 miliar atas keberhasilannya.

Kepala BPS Sulawesi Barat, Suri Handayani, mengatakan penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Suri Handayani menilai salah satu langkah yang berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja adalah program padat karya. Ucapanya, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, program padat karya menjadi salah satu instrumen penting dalam memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat, terutama bagi kelompok pekerja yang terdampak kondisi tertentu, seperti nelayan saat menghadapi cuaca ekstrem.

Suri juga menegaskan bahwa indikator penurunan pengangguran tidak hanya diukur dari peningkatan pekerja sektor formal. Dalam metodologi ketenagakerjaan, pekerja sektor informal juga masuk dalam kategori penduduk bekerja.

“Kalau bicara pengangguran, kita tidak bisa hanya melihat satu angka. Dunia kerja itu ada sektor formal dan nonformal. Pekerja bebas, pelaku usaha mandiri, hingga UMKM yang tidak memiliki pekerja tetap juga termasuk bekerja dalam sektor nonformal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa struktur ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk Sulawesi Barat, masih didominasi sektor informal sehingga kontribusinya terhadap penurunan pengangguran tidak dapat diabaikan.

Berdasarkan data BPS Sulawesi Barat, kondisi ketenagakerjaan pada Februari 2026 menunjukkan tren yang positif. Jumlah penduduk bekerja mencapai 801,23 ribu orang atau bertambah 36,61 ribu orang dibandingkan Februari 2025.

Sementara itu, jumlah pengangguran turun menjadi 24,20 ribu orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 2,93 persen, lebih rendah dibandingkan Februari 2025 yang tercatat 3,17 persen.

Dari total 1,12 juta penduduk usia kerja di Sulawesi Barat, sebanyak 825,43 ribu orang masuk kategori angkatan kerja, sedangkan 293,78 ribu orang tergolong bukan angkatan kerja.

Peningkatan juga terjadi pada Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Pada Februari 2026, TPAK Sulbar mencapai 73,75 persen, naik dari 71,81 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. TPAK laki-laki tercatat sebesar 86,29 persen, sedangkan perempuan mencapai 60,87 persen.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Sulawesi Barat. Selain itu, sektor perdagangan dan industri pengolahan juga menjadi sektor utama yang menampung tenaga kerja dalam jumlah besar.

Meski pekerja informal masih mendominasi dengan jumlah 575,03 ribu orang atau 71,77 persen dari total pekerja, jumlah pekerja formal juga mengalami peningkatan menjadi 226,20 ribu orang atau 28,23 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang tercatat sebanyak 215,40 ribu orang.

BPS juga mencatat peningkatan kualitas pekerjaan. Jumlah pekerja penuh yang bekerja minimal 35 jam per minggu mencapai 411,31 ribu orang atau 51,34 persen dari total pekerja. Sementara pekerja tidak penuh sebanyak 389,92 ribu orang atau 48,66 persen.

Secara keseluruhan, kondisi ketenagakerjaan Sulawesi Barat pada Februari 2026 menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk bekerja, bertambahnya partisipasi angkatan kerja, menurunnya angka pengangguran, serta meningkatnya jumlah pekerja formal dan pekerja penuh.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator positif yang mendukung penghargaan yang diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam kategori penurunan tingkat pengangguran di tingkat regional Sulawesi. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: EL.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPPKB Sulbar Dukung Pengawasan Kemendagri untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Entry Meeting Tim Pemeriksa Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) dalam rangka Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026, Kamis (7/5/2026).   Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat tersebut juga dirangkaikan dengan agenda uji petik […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Salurkan 1.717 Pegawai Negeri Sipil (PNS),Kemudian 1.175 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Media
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, – Proclaimnewa.id Data Penerima dan Anggaran Total Penerima Sebanyak 2.894 Orang Dengan Rincian Personel 1.717 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dan  Perjanjian Kerja (PPPK) Total Anggaran :Rp 12.331.020.209. Sebanyak 1.717 Pegawai Negeri Sipil (PNS),Kemudian 1.175 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Serta dua Pejabat Daerah Yakni Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamuju Tengah Menerima […]

  • Akselerasi Implementasi RB dan Budaya Kerja, Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Rakor Tim Kerja

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dalam upaya mengakselerasi implementasi Reformasi Birokrasi (RB) dan Budaya Kerja, Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja (RB dan AK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kerja, bertempat di Ruang Kerja Bagian RB dan AK, Selasa, 20 Januari 2026. Pertemuan ini diharapkan dapat mendukung […]

  • Gubernur Suhardi Duka Lantik 126 Pejabat Eselon III, 28 Fungsional, dan Satu Asisten di Lingkup Pemprov Sulbar

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melantik dua kepala dinas bersama ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), Senin, 9 Meret 2026. Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Suhardi Duka juga melantik 126 pejabat eselon III, 28 pejabat fungsional, serta satu orang asisten di lingkup Pemprov Sulbar. Salah satu pejabat yang dilantik […]

  • Polda Sulbar Gelar Rilis Hasil Operasi Ketupat Marano 2026!

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Polda Sulbar -Procaimnews.id Kepolisian Daerah Sulawesi Barat resmi menutup pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sulbar, Senin (30/3/26), Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol Ach Imam Rifai, mengungkapkan keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini yang ditandai dengan penurunan angka kriminalitas. Operasi yang berlangsung sejak 13 hingga […]

  • Polres Mamuju Tengah Gelar Zoom dan Berbagi Takjil SERTA Buka Puasa Bersama Polri dan Media

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 219
    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – PROCLAIMNEWS.ID  Kapolres Mamuju Tengah AKBP Hengky K. Abadi, S.H., S.I.K., melaksanakan kegiatan Zoom Meeting dan berbagi takjil serta buka bersama Polri dan media di Aula Polres Mamuju Tengah, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat sinergitas antara Polri dan media, serta sebagai wujud kepedulian […]

expand_less