Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Mamuju — Proclaimnews.id Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoss) Sulawesi Barat bergerak cepat mengawal visi besar Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam meeningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, Kepala Diskominfoss Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar menyatakan, sebagai leading sector data daerah, Diskominfoss Sulbar mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulbar untuk terus meningkatkan kualitas data sektoral serta menjadikan data statistik resmi yang dihasilkan BPS sebagai rujukan dalam penyusunan indikator pembangunan daerah, yang kemudian dipadukan dengan data sektoral OPD sesuai kebutuhan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program.

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, BPS memiliki mandat sebagai pembina data statistik nasional yang menggunakan standar, metodologi, metadata, dan mekanisme pengumpulan data yang terukur sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai rujukan dalam perencanaan pembangunan. Dalam kerangka Kebijakan Satu Data Indonesia, BPS juga berperan sebagai pembina data statistik untuk memastikan kualitas dan keterpaduan data yang digunakan pemerintah.

“Perlu dipahami bahwa setiap instansi memiliki kebutuhan dan tujuan pengumpulan data yang berbeda. Karena itu, tidak jarang ditemukan perbedaan angka antara data yang dimiliki OPD dengan data yang dirilis BPS. Perbedaan tersebut umumnya dipengaruhi oleh metodologi, cakupan wilayah, periode pengumpulan, maupun definisi indikator yang digunakan,” ujar Ridwan.

Secara teknis, perbedaan ini bersumber dari karakteristik jenis data itu sendiri, data BPS umumnya bersifat data statistik dasar yang mengukur indikator makro (seperti angka kemiskinan atau pengangguran) menggunakan metode sampel (sampling).
BPS mengumpulkan data melalui Sensus (penyelidikan menyeluruh seperti Sensus Penduduk, Sensus Pertanian) dan Survei Sampel (seperti Sakernas untuk data pengangguran, atau Susenas untuk data kemiskinan dan sosial ekonomi).

Sementara itu, Pemda mengelola data statistik sektoral yang bersifat mikroskopis dan berbasis nama serta alamat (by name by address) hasil dari pelayanan atau administrasi instansi sehari-hari, misalnya data penerima bantuan sosial di Dinas Sosial. Oleh karena itu, wajar jika terjadi perbedaan angka karena BPS memotret potret makro daerah, sedangkan OPD memegang data teknis operasional.

Meskipun berbeda fungsi, Ridwan menegaskan data milik OPD tidak boleh dikesampingkan. Data tersebut tetap menjadi instrumen penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Hanya saja, data sektoral tersebut kini harus melewati proses harmonisasi dan validasi agar dapat terintegrasi dengan baik.

Ia menjelaskan, data yang dimiliki masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap memiliki fungsi penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Namun demikian, data tersebut menjadi dasar untuk melakukan harmonisasi dan validasi agar dapat menjadi bagian dari data pembangunan daerah yang terintegrasi.

“Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong integrasi data antarsektor melalui penguatan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia. Tujuannya agar seluruh data yang digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan memiliki standar yang sama, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ridwan juga menyampaikan, Kominfo Sulbar selaku walidata daerah terus berkoordinasi dengan BPS, Bappeda, serta seluruh OPD untuk memperkuat tata kelola data sektoral. Upaya tersebut mencakup penyusunan metadata, standarisasi indikator, peningkatan interoperabilitas data, serta sinkronisasi berbagai basis data yang selama ini dikelola oleh masing-masing instansi.

“Kami mengajak semua pihak untuk melihat perbedaan data secara proporsional. Yang terpenting adalah memastikan sumber data, metodologi, dan tujuan penggunaannya jelas. Pemprov Sulbar berkomitmen membangun ekosistem data yang semakin terintegrasi sehingga menghasilkan data sektoral yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat bagi masyarakat,” tutupnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sulbar Matangkan Rencana Kerja Tahun 2025, Pastikan Seluruh Program dan Kegiatan Berjalan Efektif dan Efisien

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Sekretariat DPRD Sulbar menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan pelaksanaan rencana kerja DPRD tahun 2025. Rapat ini dilaksanakan di Ruang Kerja Komisi I DPRD Sulbar, Kamis, 9 Januari 2025. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Sulbar Irwan SP Pababari, didampingi Wakil Ketua Komisi […]

  • Dispoparekraf Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pembinaan Olahraga Sulbar

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Mamuju – Procalaimnews.id Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat (Dispoparekraf Sulbar) menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam rangka mendukung pembinaan olahraga di daerah ini. Hal tersebut menjadi salah satu fokus bahasan pada pertemuan dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mamuju, pada Kamis, 29 Januari 2026. Dalam kesempatan itu, […]

  • Kapolda Sulbar Hadiri Pameran Budaya Pancasila: Dukung Pelestarian Budaya dan Penguatan Nilai Luhur Bangsa

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan Pameran Budaya Pancasila 2026. Acara yang mengangkat tema “Pancasila Dalam Lensa Budaya” ini digelar di Pelataran Rumah Adat Mamuju dan berlangsung mulai tanggal 8 hingga 10 Mei 2026.   Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama melestarikan […]

  • Dispoparekraf Sulbar Dukung Reformasi Birokrasi Lewat Penguatan Layanan Digital

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan informasi publik berbasis digital.   Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Dispoparekraf Sulbar pada kegiatan coaching clinic pengisian website layanan informasi publik, yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Daerah Provinsi Sulawesi Barat pada, […]

  • Pengembangan Wilayah Kepulauan, DKP Sulbar Dorong Balabalakang Jadi Pusat Perikanan Baru di Selat Makassar

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat terus memacu langkah strategis dalam mengelola kawasan pesisir dan kepulauan. Siang ini, Senin (4/5/2026), bertempat di Aula Kantor DKP Sulbar, dilaksanakan rapat intensif pembahasan draft proposal pembangunan fasilitas pengelolaan kawasan pesisir yang dipusatkan di Kepulauan Balabalakang, Kabupaten Mamuju. Langkah ini sejalan dengan visi besar […]

  • Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Dinas PUPR Sulbar Laporkan Progres Kegiatan ke Gubernur: Dorong Percepatan Infrastruktu

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MAMUJU —Proclaimnews.id Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Rabu 25 Maret 2026, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis dengan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan infrastruktur di daerah. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya sinkronisasi kebijakan antara pimpinan daerah […]

expand_less