Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Mamuju –  Proclaimnews.id Keamanan pangan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Menyadari hal tersebut, Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, gencar melakukan aksi turun lapangan untuk memastikan produk perikanan yang beredar di pasar tradisional bebas dari bahan kimia berbahaya.

 

Langkah konkret ini merupakan manifestasi dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekprov Sulbar, Junda Maulana dalam mensukseskan PANCA DAYA. Salah satu tonggak utamanya adalah “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan”. Melalui ini, sektor perikanan dipacu untuk menjadi roda pertumbuhan kesejahteraan masyarakat dengan cara memperkuat daya saing UMKM serta menjamin kepercayaan konsumen melalui produk yang aman dan sehat.

 

Edukasi Langsung di Jantung Pendaratan Ikan

Kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya ini digelar langsung di lokasi strategis, yakni Pasar Pagi di area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binanga, Kabupaten Mamuju, Kamis (07/05/26). Petugas menyasar para pedagang ikan dan masyarakat umum untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perbedaan BTP yang diizinkan dan yang dilarang.

 

BTP pada dasarnya adalah bahan yang ditambahkan untuk memengaruhi sifat atau bentuk pangan. Namun, penggunaan zat seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, hingga residu pestisida pada produk perikanan adalah tindakan ilegal yang membahayakan kesehatan.

 

Panduan Referentif: Mengenali Ikan Berformalin

Dalam giat edukasi tersebut, tim PSDKP memberikan panduan praktis dengan membagikan flyer edukasi kepada konsumen untuk mengenali ciri-ciri ikan yang diduga mengandung formalin—zat yang sering disalahgunakan agar ikan terlihat segar lebih lama namun bersifat karsinogenik.

 

“Kami di Bidang PSDKP memastikan bahwa rantai distribusi ikan, dari mulai didaratkan hingga ke tangan konsumen harus terpantau ketat. Edukasi ini adalah langkah preventif, namun kami juga tidak segan melakukan tindakan tegas sesuai regulasi jika ditemukan oknum yang sengaja mencemari produk perikanan dengan zat berbahaya. Keamanan konsumen adalah prioritas pengawasan kami,” tegas Kabid PSDKP Irwan Latif disela-sela kegiatan.

 

Ciri-ciri ikan berformalin yang perlu diwaspadai :

– Tekstur: Terasa terlalu kenyal dan tidak mudah hancur.

– Tampilan: Insang berwarna pucat, bukan merah segar alami.

– Lingkungan: Tidak dihinggapi lalat meskipun berada di ruang terbuka.

– Aroma: Memiliki aroma menyengat kimiawi, bukan bau khas ikan laut.

Selain itu, masyarakat diperingatkan akan bahaya Boraks yang jika dikonsumsi jangka panjang dapat merusak organ vital seperti ginjal, hati, hingga sistem saraf pusat.

 

Suara dari Lapangan: Pedagang dan Konsumen

Murni (44), salah satu pedagang ikan di PPI Binanga, menegaskan komitmennya dalam menjaga kesegaran ikan secara alami.

 

“Kalau bahan berbahaya seperti formalin atau boraks, kami di sini tidak pernah pakai. Begitu ikan naik dari kapal, langsung dijual. Jika ada sisa, kami pakai es batu saja seperti biasa. Bahkan pewarna makanan pun kami hindari karena dampaknya tetap tidak bagus,” ungkap Murni.

 

Ia menambahkan, perputaran stok ikan di PPI Binanga sangat cepat, biasanya habis dalam 3 hingga 4 hari atau diolah menjadi ikan asin jika tidak laku.

 

Apresiasi juga datang dari Fadli (37), seorang konsumen yang merasa terbantu dengan kehadiran pemerintah di tengah pasar.

 

“Sangat luar biasa. Ini membantu masyarakat awam yang awalnya asal beli saja tanpa tahu ada campuran bahan berbahaya. Kami sangat mendukung fungsi pengawasan seperti ini agar apa yang kami makan benar-benar sehat,” tuturnya.

 

Dampak Ekonomi dan Peluang Ekspor

Peningkatan standar keamanan pangan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat posisi UMKM perikanan Sulbar. Dengan produk yang terjamin kualitasnya dan memenuhi standarisasi keamanan, peluang ikan tangkapan nelayan Mamuju untuk menembus pasar ekspor dan ritel modern akan semakin terbuka lebar.

 

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, memberikan pernyataan optimis terkait keberlanjutan program ini.

 

“Keamanan pangan adalah harga mati bagi kami di DKP. Lewat edukasi rutin ini, kita ingin membangun ekosistem perikanan yang jujur dan sehat. Jika kepercayaan konsumen meningkat, maka nilai jual produk nelayan kita juga akan naik. Kami berkomitmen untuk terus mengawal sektor perikanan agar menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Safaruddin. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Penghubung Daerah Sulbar Matangkan Persiapan HUT RI ke-81 dan Pawai Budaya Bersama TMII

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta –Proclaimnews.id Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Pawai Budaya yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Badan Penghubung Daerah seluruh Indonesia dan manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu, 08 Agustus 2026. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi […]

  • Pastikan Kepatuhan Lingkungan, DLHK Sulbar Periksa Formulir UKL-UPL Rencana Tambang Batuan di Desa Salubiro

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemeriksaan Formulir Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) rencana kegiatan pertambangan batuan di Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dengan pemrakarsa PT. Anugerah Alam Sulbar. Rakor dilaksanakan sesuai dengan undangan yang telah […]

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Ketepatan Takaran BBM di Seluruh SPBU Kota Baubau Selama Periode Ramadan dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Baubau, – Proclaimnews.id 28 Februari 2026 – Selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kualitas layanan di lapangan melalui kegiatan Pantau Bareng SPBU di Kota Baubau. Selama tiga hari, 24–26 Februari 2026, pengecekan dilakukan secara menyeluruh di enam titik SPBU di Kota Baubau. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan takaran […]

  • Pemprov Sulbar Dapat Penghargaan Kemendagri, Ini Kata Kadis PUPR tentang Teknis Konstruksi Perumahan

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MAMUJU —Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali mencatat capaian dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah melalui penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sulbar meraih Terbaik II dalam implementasi Program 3 Juta Rumah pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi, Jumat, 18 September 2026. Capaian ini menjadi bagian dari rentang prestasi Pemerintah Provinsi Sulbar […]

  • Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, Menegaskan Pentingnya Usulan, Fokus Kepada Program Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id  Musrenbang  yang ke 3 yang di gelar di kecamatan Pangale,  Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar dalam sambutan nya menegaskan pentingnya usulan fokus kepada program kebutuhan masyarakat. 10/ 2/2026. “Ia juga menekankan agar setiap usulan disusun berdasarkan skala prioritas, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan. Dalam forum […]

  • Pemprov Sulbar Perkuat Kerja Sama dengan KPK, Dorong Penanganan Pengaduan Lebih Efektif

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali memperkuat komitmennya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Hal ini ditandai dengan rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipimpin Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, melalui Zoom Meeting, Rabu (15/4/2026). Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Inspektorat, Kepala Biro Hukum, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. […]

expand_less