Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Mamuju – .Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memanggil perwakilan 13 perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Sulawesi Barat untuk membahas anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 3 Juni 2026, secara khusus membahas perkembangan harga TBS setelah diberlakukannya kebijakan ekspor satu pintu yang mulai berjalan pada 1 Juni 2026.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat tersebut, harga TBS sawit di 13 PKS Sulbar per 2 Juni 2026 berada pada kisaran Rp2.070 hingga Rp2.450 per kilogram. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan sebelum pengumuman kebijakan ekspor satu pintu, ketika harga masih berada pada kisaran Rp2.600 hingga Rp3.000 per kilogram.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Suhardi Duka menilai harga TBS yang berlaku saat ini tidak mencerminkan kondisi pasar global dan tidak sejalan dengan harga Crude Palm Oil (CPO) dunia yang masih relatif baik.

“Seharusnya harga sekarang itu di sekitaran Rp3.000 (per kilogram). Tolong beritahu pimpinan mu di Jakarta bahwa kami dievaluasi dan Gubernur menyatakan bahwa harga yang ditentukan ini tidak sesuai dengan pasar global,” tegas Gubernur Suhardi Duka.

SDK meminta seluruh perwakilan perusahaan menyampaikan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Sulbar kepada manajemen pusat masing-masing perusahaan. Menurutnya, penurunan harga yang terjadi tidak memiliki dasar yang kuat jika mengacu pada perkembangan harga CPO dunia.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga TBS secara real time dan melaporkan hasil evaluasi tersebut kepada pemerintah pusat.

“Nanti saya akan sampaikan ke Jakarta. Tapi kalau tidak berubah harga ini kemudian kami laporkan ke Jakarta dan katakan kasih tindakan, saya cabut, pasti ku cabut (izinya), karena saya juga harus tunduk sama pemerintah pusat,” ungkapnya.

Meski demikian, SDK mengaku memahami bahwa langkah penindakan terhadap perusahaan sawit memiliki konsekuensi besar terhadap petani dan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa sawit.

“Kalau perusahaan ditutup, saya juga tahu masyarakat yang akan merasakan dampaknya. Buah sawit petani tidak terbeli dan itu akan merugikan rakyat. Karena itu saya ingin persoalan ini segera diselesaikan melalui penyesuaian harga yang lebih adil,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab untuk melindungi investasi dan dunia usaha di Sulawesi Barat. Namun di sisi lain, pemerintah juga berkewajiban melindungi kepentingan petani sebagai pelaku utama sektor perkebunan.

“Saya berkewajiban melindungi investor dan pengusaha yang berusaha di Sulawesi Barat. Tetapi saya juga memiliki kewajiban yang sama untuk melindungi rakyat. Karena itu saya berharap ada solusi yang adil bagi semua pihak,” ungkapnya.

SDK menjelaskan bahwa sejak 1 Juni 2026 kegiatan ekspor sawit masih dilakukan oleh perusahaan, namun berada dalam pengawasan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Berdasarkan skema yang disampaikan pemerintah pusat, pengelolaan ekspor secara penuh direncanakan akan berada di bawah DSI mulai Januari 2027, kecuali terdapat perubahan kebijakan di kemudian hari.

Sebagai tindak lanjut rapat tersebut, Gubernur meminta seluruh perusahaan segera menyampaikan pesan pemerintah daerah kepada pimpinan perusahaan di Jakarta agar dilakukan evaluasi terhadap harga pembelian TBS di tingkat petani.

“Ini sebagai bagian dari tanggung jawab saya untuk mementau kondisi harga sawit di daerah yang saya pimpin. Semoga saja (harga) ini terjadi perubahan yang cepat, dan masing-masing saudara-saudara dari sini sampaikan langsung kepada pimpinan saudara-saudara di Jakarta. Bapak Gubernur memberikan peringatakan kepada kita,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Terima Kunjungan Pemkab Mamuju, Koordinasikan Penerapan WFH ASN

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MAMUJU -Proclaimnews.id Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju. Pertemuan koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi, Selasa, 31 Maret 2026. Koordinasi ini sejalan dengan Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan profesional, serta peningkatan […]

  • Kisah Cinta Imelda Gantikan Kakaknya yang Kabur Jelang Akad Nikah

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Makassar – Proclaimnews.id Kisah Cinta Imelda Gantikan Kakaknya yang Kabur Jelang Akad Nikah di Jeneponto Imelda Handayani harus rela menggantikan posisi kakaknya, Wilda, yang kabur menjelang hari pernikahan. Akad nikah yang digelar di Dusun Ta’lambua, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada Selasa (11/2/2025) nyaris berakhir tragis. Bukan tanpa alasan, Wilda memilih kabur […]

  • *Gubernur SDK Dampingi Menag RI Letakkan Batu Pertama Asrama As’adiyah Mamuju, Diproyeksikan Jadi Pesantren Percontohan Sulbar*

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, menyampaikan, Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju, diproyeksikan menjadi salah satu pesantren percontohan di Sulawesi Barat. Itu disampaikan saat melakukan kunjungan ke pondok pesantren tersebut, Senin 21 September 2026. Dalam kunjungannya, Nasaruddin bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan sejumlah pejabat Kementerian Agama […]

  • Cegah Risiko Bencana, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Sosialisasikan Mitigasi di Sekolah-sekolah Bitung

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bitun – Proclaimnews.id  21 Februari 2025 – Kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi aspek penting bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda. Sebagai langkah preventif, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung menggelar edukasi mitigasi bencana di sekolah-sekolah Kota Bitung. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bekerja sama dengan […]

  • Pelayanan Samsat Malam Ditlantas Polda Sulbar di Rumah Adat Mamuju, Masyarakat Dimudahkan Urus Administrasi Kendaraan

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Dalam upaya memberikan kemudahan dan pelayanan prima kepada masyarakat, personel Ditlantas Polda Sulbar membuka pelayanan keliling Sambongi untuk registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor lewat sinergi Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan pelayanan yang berfokus di lokasi Rumah Adat Mamuju (Stand UMKM HUT Kabupaten Mamuju) ini dipilih […]

  • Gubernir Sulbar Lakukan Peninjauan untuk Pastikan Keamanan Natal, Wujudkan Persatuan

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) turun langsung memantau pelaksanaan ibadah Natal di Kota Mamuju, Rabu 24 Desember 2025 malam. Sejumlah rumah ibadah yang menggelar misa Natal didatangi satu per satu. Suhardi Duka datang bersama Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta serta jajaran Forkopimda. Selain gereja, rombongan juga menyambangi Pos Pengamanan Terpadu […]

expand_less