Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bapperida Sulbar: Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Kemiskinan Turun, Namun Lapangan Kerja Masih Jadi PR

Bapperida Sulbar: Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Kemiskinan Turun, Namun Lapangan Kerja Masih Jadi PR

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat merespons rilis Berita Resmi Statistik yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, Suri Handayani, pada Kamis, 5 Februari 2026 lau. Respons ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan kebijakan pembangunan berbasis data dan evaluasi kinerja ekonomi daerah.

Melalui analisis komprehensif terhadap empat indikator utama, yaitu pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, ketimpangan (Gini Ratio), dan ketenagakerjaan, Bapperida Sulbar menilai arah pembangunan daerah menunjukkan tren positif.

Capaian tersebut dinilai sejalan dengan kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam menjaga stabilitas pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, Bapperida menegaskan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam peningkatan kualitas penciptaan lapangan kerja dan pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menyampaikan bahwa narasi utama dari hasil analisis data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat relatif solid dan inklusif. Kondisi tersebut diikuti penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan, namun masih terdapat tekanan pada pasar tenaga kerja serta distribusi pengeluaran kelompok masyarakat miskin.

Dari empat indikator utama yang dirilis BPS, tiga indikator menunjukkan tren positif, yaitu pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan penurunan Gini Ratio. Sementara itu, satu indikator yang menjadi perhatian adalah meningkatnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Data terbaru mencatat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat pada 2025 mencapai 5,36 persen dengan tren inklusivitas yang relatif terjaga hingga September 2025. Penurunan kemiskinan dan ketimpangan menjadi sinyal bahwa pembangunan mulai memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Namun demikian, peningkatan TPT pada periode Agustus hingga November 2025 serta kenaikan tipis ketimpangan di wilayah perdesaan menunjukkan bahwa kualitas pertumbuhan masih perlu diperkuat agar mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pendapatan.

Bapperida Sulbar mengidentifikasi beberapa isu strategis yang perlu mendapat perhatian kebijakan ke depan. Pertama, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya bersifat padat karya, terlihat dari meningkatnya pengangguran di tengah pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Kedua, ketimpangan di wilayah perdesaan menunjukkan kenaikan tipis meskipun Gini Ratio total menurun. Ketiga, tingkat pengangguran perempuan dan masyarakat perkotaan relatif lebih tinggi, mengindikasikan adanya persoalan struktural terkait akses kerja dan kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan pasar.

Sebagai langkah strategis, Bapperida Sulbar akan memperkuat pengawalan, sinkronisasi, dan kolaborasi program pembangunan melalui penguatan sektor padat karya seperti pertanian hilir, UMKM, industri rumah tangga, dan ekonomi kreatif. Selain itu, intervensi di wilayah perdesaan akan difokuskan pada peningkatan produktivitas petani, perluasan akses pasar, serta penguatan koperasi modern.

Bapperida juga mendorong program penyerapan tenaga kerja perempuan yang inklusif dan fleksibel berbasis komunitas, serta sinkronisasi perencanaan ekonomi dan ketenagakerjaan melalui dokumen RKPD dan KUA-PPAS berbasis indikator ketimpangan dan Tingkat Pengangguran Terbuka.

Amujib menegaskan bahwa kerangka Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat menjadi landasan strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Melalui analisis berbasis data statistik resmi, Bapperida Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pembangunan agar responsif terhadap dinamika ekonomi dan mampu diterjemahkan menjadi program nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Buka-bukaan Soal Tekanan Fiskal: Belanja Pegawai Lebih 30%, Usul Relaksasi Pasal 146 UU HKPD

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Junda Maulana, menerima audiensi dan diskusi bersama sejumlah organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta perwakilan PPPK formasi waktu (FW) dan PPPK paruh waktu (PW) Provinsi Sulawesi Barat. Jumat, 10 April 2026. Pertemuan yang berlangsung pada pukul 14.00 WITA di Ruang Theater Lantai 2 […]

  • Upgrade Kompetensi, Upgrade Layanan! Bapenda Sulbar Maksimalkan Aplikasi SIPADA untuk Tata Kelola Lebih Akuntabel

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID Komitmen transformasi digital terus ditegaskan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Melalui langkah strategis bertajuk upgrade kompetensi, upgrade layanan, Bapenda Sulbar memaksimalkan penggunaan Aplikasi SIPADA (Sistem Informasi Perjalanan Dinas) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para operator dari masing-masing bidang lingkup Bapenda Sulbar sebagai upaya […]

  • Dinas ESDM Sulbar Usul 18.000 RTS Listrik Gratis dan Perluasan Jaringan Listrik Desa Tahun 2027

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyusun program strategis ketenagalistrikan untuk tahun 2027. Usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) sektor ESDM tingkat nasional yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri, Dinas ESDM Sulbar langsung menindaklanjuti dengan menyiapkan usulan program prioritas, meliputi bantuan listrik gratis dan pembangunan jaringan listrik bagi […]

  • Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta – Proclaimnews.id Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat dan beberapa media, Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax. Kualitas Pertamax dipastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah yakni RON 92. “Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi yang sesuai […]

  • Buka Puasa Bersama Kapolda Sulbar, Pererat Silaturahmi di Momen Suci Ramadhan

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriya Jayamarta menggelar kegiatan buka puasa bersama seluruh personel dan keluarga besar Polda Sulbar di Aula Marannu, Selasa (24/2/26). Kegiatan yang diadakan dalam momen suci bulan Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas di antara anggota keluarga besar institusi kepolisian. Dalam sambutannya, Kapolda […]

  • Gubernur Sulbar Pimpin Raker Pimpinan Penyusunan RKPD 2027, Tekankan Investasi dan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memimpin Rapat Kerja Pimpinan Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Barat, di Ballroom Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 11 Maret 2026. Rapat tersebut dihadiri para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat guna […]

expand_less