Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Sulbar Pimpin Raker Pimpinan Penyusunan RKPD 2027, Tekankan Investasi dan Mitigasi Bencana

Gubernur Sulbar Pimpin Raker Pimpinan Penyusunan RKPD 2027, Tekankan Investasi dan Mitigasi Bencana

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • visibility 160
  • comment 0 komentar

Mamuju –  Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memimpin Rapat Kerja Pimpinan Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Barat, di Ballroom Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 11 Maret 2026.

Rapat tersebut dihadiri para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat guna menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah di tengah dinamika kondisi ekonomi nasional.

Dalam arahannya, Gubernur Suhardi Duka menyampaikan bahwa kondisi keuangan negara saat ini masih berada dalam tekanan, terutama akibat ketergantungan terhadap impor minyak yang berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, kebutuhan minyak Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara kemampuan produksi dalam negeri hanya sekitar 600 ribu barel per hari, sehingga sekitar 1 juta barel per hari harus dipenuhi melalui impor.

“Kondisi APBN kita sangat tertekan. Jika harga minyak naik dari 80 dolar menjadi 100 dolar per barel, maka ada tambahan kebutuhan anggaran yang sangat besar. Ini yang membuat pemerintah harus melakukan efisiensi,” ujar Suhardi Duka.

Ia memprediksi kebijakan efisiensi anggaran kemungkinan masih berlanjut hingga tahun 2027 sehingga pemerintah daerah harus menyiapkan strategi pembangunan yang adaptif dan efisien.

Dalam forum tersebut, Suhardi Duka juga menekankan pentingnya peningkatan investasi daerah sebagai salah satu kunci utama mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Saat ini, realisasi investasi di Sulawesi Barat masih tergolong rendah dibandingkan target yang telah ditetapkan.

“Target investasi kita sekitar 24 persen, tetapi realisasinya baru sekitar 9 persen. Ini sangat rendah. Untuk tahun 2027 kita harus berupaya mencapai target bahkan bisa meningkat jauh lebih tinggi,” tegasnya.

Ia optimistis capaian investasi dapat meningkat seiring masuknya sejumlah investor yang saat ini telah mulai menunjukkan minat, termasuk pada sektor sumber daya alam yang tengah dalam proses tender.

Selain investasi, Gubernur juga menyoroti risiko bencana yang dinilai masih memengaruhi capaian indikator pembangunan daerah. Menurutnya, pendekatan mitigasi bencana harus diperkuat agar indikator pembangunan dapat meningkat lebih optimal.

“Saat ini indikator pembangunan kita berada di angka sekitar 91 persen. Jika investasi meningkat dan mitigasi risiko bencana diperbaiki, indikator itu bisa naik menjadi 95 bahkan mendekati 100 persen,” jelasnya.

Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah memastikan perencanaan program pembangunan selaras dengan kebijakan nasional, serta memiliki indikator yang jelas dan terukur.

Ia menilai sejumlah indikator pembangunan di tingkat kabupaten masih perlu ditingkatkan, termasuk indikator demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Selain itu, Suhardi Duka mengingatkan agar penyusunan target kinerja tidak dilakukan secara manipulatif atau terlalu rendah hanya agar mudah dicapai.

“Kalau membuat target jangan dibuat terlalu rendah hanya supaya pasti tercapai. Target harus realistis dan menantang agar kinerja pemerintah bisa benar-benar meningkat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti tantangan penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) yang mengatur batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD.

Saat ini, belanja pegawai di lingkungan Pemprov Sulbar masih berada di kisaran 34 persen, sehingga diperlukan strategi untuk menyesuaikan komposisi belanja tanpa mengganggu pelayanan publik.

Di akhir arahannya, Gubernur menegaskan bahwa target pembangunan daerah tahun 2027 harus tetap optimistis dengan fokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,20 persen pada tahun 2027, serta penurunan angka kemiskinan sekitar 1 persen setiap tahun.

Sementara itu, tingkat kemiskinan ditargetkan berada pada kisaran 8,8 hingga 8,1 persen, dan tingkat pengangguran terbuka berada pada rentang 2,2 hingga 2,13 persen.

Menurut Suhardi Duka, pencapaian target tersebut sangat bergantung pada masuknya investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Investasi adalah kunci untuk membuka lapangan kerja. Jika investasi meningkat, maka pengangguran bisa ditekan dan pertumbuhan ekonomi daerah juga akan meningkat,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMPG Sulbar Berbagi Parsel Sembako dan Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Ashari Rauf
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan sosial berbagi parsel sembako dan takjil buka puasa, Jumat (21/5/25) atau pada 21 Ramadhan 1446 hijriah. Aksi bagi-bagi parsel sembako dilakukan di sejumlah titik di Kota Mamuju, seperti di kelurahan Simboro dan Kelurahan Karema, Kecamatan Simboro dan di Kelurahan Binanga, […]

  • Dari Natal hingga Isra Mi’raj, Suhardi Duka Tegaskan Sulbar Rumah Toleransi

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadirannya dalam dua momentum keagamaan berbeda, yakni perayaan Natal Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Kabupaten Mamuju dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis, 15 Januari 2026. Pada pukul 19.00 Wita, Gubernur Suhardi […]

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Finalisasi LKE Zona Integritas 2026

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Menindaklanjuti hasil rapat monitoring perkembangan pengisian Lembar Kerja Evaluasi Zona Integritas (LKE ZI) sebelumnya, Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyelenggarakan Finalisasi Pengisian LKE ZI Tahun 2026. Kegiatan berlangsung secara intensif di Ruang Rapat Biro Organisasi Setda Sulbar pada Rabu, 15 April 2026. Evaluasi LKE ZI Tahun 2026 sejalan […]

  • Hari Pertama Langsung Disidak, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Buktikan Kinerja Bukan Sekadar Formalitas: 92 Kendaraan Bayar Pajak di Loket

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran langsung diwarnai inspeksi mendadak (sidak) di lingkungan UPTD Pelayanan Pajak Kabupaten Mamuju. Namun alih-alih kendor, jajaran pelayanan justru menunjukkan performa maksimal dengan capaian 92 kendaraan membayar pajak di hari perdana. Sidak tersebut dipimpin oleh Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf, pada Rabu, 25 Maret 2026. Dalam kunjungannya, […]

  • Selamat Memperingati Hari Buruh Internasional 🌍

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Mateng – Proclaimnews.id Tanpa pekerja, dunia tak akan bergerak. Hari ini menjadi pengingat akan pentingnya peran para pekerja dalam membangun daerah, bangsa, dan masa depan yang lebih baik. Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja atas dedikasi dan kontribusinya. Semoga kesejahteraan, keadilan, dan perlindungan bagi pekerja terus meningkat. #HariBuruhInternasional […]

  • Sekda Mamuju Tengah Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026.

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Tim media
    • visibility 266
    • 0Komentar

    MATENG — PROCLAIMNEWS.ID            Sekretaris Daerah (Sekda) Litha Febriani.SE.MSi. mengajak seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) dan masyarakat di Mamuju Tengah untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperoleh data ekonomi yang akurat dan terpercaya. Litha menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat […]

expand_less