Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Monev Pengadaan Semester I 2026, Sekda Sulbar Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas

Monev Pengadaan Semester I 2026, Sekda Sulbar Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas

  • account_circle Hms
  • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

MAMUJU -Proclaimnews.id Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan pengadaan barang dan jasa memasuki Semester II Tahun Anggaran 2026.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Perangkat Daerah Semester I 2026 yang diselenggarakan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulbar, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Junda Maulana, evaluasi dilakukan untuk melihat capaian pelaksanaan pengadaan barang dan jasa hingga pertengahan tahun sekaligus memastikan percepatan pelaksanaan program pemerintah, sesuai dengan arahan Gubernur Suhardi Duka.

“Ini sudah masuk Semester II. Karena itu kita mengevaluasi sejauh mana progres proses pengadaan barang dan jasa. Proses ini harus kita percepat,” ujar Junda Maulana.

Ia menegaskan, pengadaan barang dan jasa tidak semata-mata bertujuan menghadirkan penyedia, tetapi memiliki dampak yang jauh lebih luas terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, percepatan pengadaan akan mendorong perputaran uang di masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pemerintah daerah juga harus mendorong pemerataan ekonomi dengan mengutamakan penggunaan produk lokal apabila tersedia.

“Kalau ada produk dari daerah sendiri, kenapa harus mengambil dari luar. Ini juga bagian dari upaya pemerataan ekonomi,” katanya.

Junda Maulana juga mengingatkan seluruh pihak agar setiap proses pengadaan tetap berpedoman pada prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Ia menegaskan, kegiatan yang tidak memenuhi asas manfaat, tidak efisien, maupun tidak efektif, tidak perlu dipaksakan hanya karena telah tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Tidak semua yang tertuang dalam DPA harus dipaksakan dilaksanakan apabila tidak memiliki asas manfaat, tidak efisien, dan tidak efektif. Semua harus mempertimbangkan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa,” tegas Junda Maulana.

Selain itu, Junda Maulana menyoroti pentingnya transparansi sebagai dasar mewujudkan akuntabilitas dalam setiap proses pengadaan.

“Kalau transparan, maka semuanya bisa dipertanggungjawabkan. Kalau tidak transparan, prinsip akuntabilitas tidak akan berjalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Junda Maulana juga menyinggung masih adanya OPD yang belum melaksanakan penilaian kinerja penyedia, padahal pemerintah provinsi telah empat kali menyampaikan surat pengingat.

Ia menjelaskan, penilaian kinerja penyedia merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh Pengguna Anggaran (PA) maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai bahan evaluasi kualitas penyedia barang dan jasa. Hasil penilaian tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan bagi penyedia untuk mengikuti proses pengadaan pada masa mendatang.

Karena itu, Junda Maulana meminta seluruh OPD segera memenuhi kewajiban tersebut. Ia bahkan mengingatkan akan ada sanksi bagi perangkat daerah yang tetap mengabaikannya.

“Kalau sampai akhir bulan ini masih ada OPD yang belum melaksanakan penilaian kinerja penyedia, akan kami pertimbangkan untuk diperhitungkan melalui pembayaran TPP. Hal ini juga akan saya laporkan kepada Bapak Gubernur karena sudah empat kali surat disampaikan dan harus dihormati serta dilaksanakan,” tutur Junda Maulana. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • *Badan Penghubung Bersama Komisi I DPRD Sulbar Bahas Optimalisasi PAD dan Pemanfaatan Aset Daerah di Jakarta*

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta -Proclaimnews.id Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu, 13 Mei 2026. Kunjungan ini dalam rangka membahas pengelolaan Mess Sulbar di Jakarta sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus meninjau progres pemanfaatan Mess DPRD di kawasan Cawang yang saat ini difungsikan sebagai asrama mahasiswa.   […]

  • Pemprov Sulbar Bahas Arah Kebijakan dan Program Prioritas Pembangunan 2027

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja Pimpinan dalam rangka penyampaian serta penyusunan arah kebijakan dan program prioritas pembangunan daerah tahun 2027. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan dilaksanakan di Ballroom Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu (11/3/2026). Rapat kerja ini diikuti oleh jajaran […]

  • Tindak Lanjuti Fasilitasi Kemendagri Bapemperda Lakukan Rapat Koordinasi dengan Tim Penyusun Ranperda Jaringan Utilitas di Universitas Hasanuddin Makassar

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Makassar – Proclaimnews.id  20 Februari 2025 – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) kembali melaksanakan rapat koordinasi dengan tim penyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Jaringan Utilitas dari Universitas Hasanuddin, Makassar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil fasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam upaya penyusunan dan pembahasan Ranperda terkait. Dalam rapat yang berlangsung di Ruangan Unit […]

  • DKPPKB Sulbar Jadi Narasumber di RRI Mamuju, Bahas Darurat Wabah Campak di Sulawesi Barat

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menjadi narasumber dalam siaran dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju, dengan topik “Darurat Wabah Campak di Sulawesi Barat”. Dialog interaktif berlangsung pada Kamis 16 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran penyakit […]

  • Korem 142/Tatag Gelar Aksi Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia Asri

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle El.kml
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri, Korem 142/Tatag menggelar kegiatan Jumat Bersih berupa aksi bersih pantai yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Arteri Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026 yang menekankan […]

  • Capacity Building dan Asistensi TP2DD 2026, Bapenda Sulbar Dorong Optimalisasi Evaluasi Kinerja

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendorong digitalisasi transaksi daerah melalui kegiatan Capacity Building dan Asistensi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 April 2026, bertempat di Maleo Hotel. Sebagai leading sector pengelola pendapatan daerah, […]

expand_less