Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Gubernur Sulbar – Proclaimnews.id Targetkan Indeks Pertanaman Naik Jadi 2, Produksi Padi Dipacu Tanpa Cetak Sawah Besar-besaran

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan peran strategis penyuluh pertanian sebagai ujung tombak percepatan swasembada pangan nasional.

Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Pendayagunaan Penyuluh Pertanian Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Aula Poltekkes Kemenkes Mamuju, Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian tersebut mengusung tema “Penguatan Peran Penyuluh Pertanian dalam Mendukung Percepatan Swasembada Pangan melalui Pendampingan dan Modernisasi Pertanian”.

Rakor diikuti ratusan penyuluh pertanian dari enam kabupaten di Sulawesi Barat serta dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Sulbar Ajbar dan Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian Idha Widi Arsanti yang mengikuti kegiatan secara virtual.

Dalam sambutannya, Suhardi Duka menjelaskan bahwa perubahan status penyuluh pertanian menjadi pegawai pemerintah pusat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Karena kemampuan daerah semakin tertekan, tunjangan fungsional maupun operasional penyuluh sulit mengalami peningkatan. Sekarang penyuluh menjadi pegawai pemerintah pusat. Gajinya di pusat, tunjangannya di pusat, operasionalnya juga di pusat. Dengan demikian sekarang penyuluh lebih sejahtera,” kata Suhardi Duka.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan fondasi utama kekuatan bangsa. Meski terdapat pandangan bahwa kebutuhan pangan dapat dipenuhi melalui impor dengan mengandalkan kekuatan industri, ia menilai ketahanan pangan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas negara.

“Suatu negara yang kekuatan pertaniannya lemah sangat rawan dari sisi ketahanan bangsanya. Karena itu Presiden Prabowo menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional,” ujarnya.

SDK mengungkapkan, Indonesia saat ini sudah tidak lagi mengimpor beras karena produksi nasional berkisar 32–34 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi berada di angka 30–32 juta ton. Namun kondisi tersebut harus dijaga dengan meningkatkan produktivitas agar tidak terganggu oleh ancaman kekeringan maupun bencana.

Khusus di Sulawesi Barat, ia menyebut Kabupaten Polewali Mandar dan Mamuju menjadi penopang utama produksi beras daerah. Meski demikian, Indeks Pertanaman (IP) lahan sawah Sulawesi Barat saat ini baru 1,4. Artinya, dari 41 ribu hektare lahan sawah yang ada, rata-rata petani baru panen sekali lebih sedikit dalam setahun.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka ingin angka itu naik ke IP 2. “Kalau kita naikkan jadi dua, sama dengan kita cetak sawah sekitar 15 ribu hektare tanpa harus membuka lahan baru,” ujarnya

Selain peningkatan indeks pertanaman, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga mendukung implementasi program Pertanian Modern Model Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang mulai diterapkan di Wonomulyo sebagai percontohan.

Target produktivitas program ini naik dari 7 ton per hektare menjadi 10–12 ton. Tapi Gubernur Suhardi mengingatkan, target itu hanya bisa tercapai kalau pasokan pupuk ikut ditingkatkan sesuai kepadatan bibit yang lebih tinggi.

“Kalau makanannya sama, maka yang terjadi buahnya kempes. Kalau buahnya kempes, rendemennya menjadi 40. Bulog tidak mau beli kalau rendemennya 40, Bulog mau beli kalau rendemennya di atas 55, 56,” tegasnya.

SDK juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang memperbesar anggaran pupuk bersubsidi serta menyederhanakan tata kelola distribusinya sehingga petani semakin mudah memperoleh pupuk.

Selain sektor padi, Gubernur Sulbar berharap program bantuan bibit kakao dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan sesuai kebutuhan daerah. Sulbar, kata dia, telah mengusulkan sekitar 17 juta bibit kakao melalui CPCL dan berharap sebagian besar dapat dipenuhi.

“Kalau 10 hingga 17 juta terpenuhi, saya kira kakao di Sulawesi Barat 5 tahun ke depan akan semakin membaik dan berkontribusi kembali terhadap kakao dunia,” ujarnya.

Menutup arahannya, Suhardi Duka mengingatkan para penyuluh agar terus meningkatkan kompetensi di tengah perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, penyuluh harus selalu menjadi sumber pengetahuan bagi petani.

“Walaupun sekarang menjadi pegawai pemerintah pusat, ingat bahwa saudara bekerja di daerah dan melayani masyarakat. Banggalah menjadi penyuluh pertanian karena Anda adalah pahlawan ketahanan pangan bangsa. Terus tingkatkan kemampuan, jangan sampai ilmu petani lebih maju daripada ilmu penyuluh. Sekarang teknologi, AI, YouTube, dan berbagai sumber belajar berkembang sangat cepat,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispoparekraf Sulbar Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Integratif di Bidang Kepemudaan

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Pelayanan Kepemudaan mengikuti Sosialisasi Program Kepemudaan Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 20 Juli 2026. Bidang Pelayanan Kepemudaan mengikuti kegiatan itu dari Ruang Rapat Kantor Dispoparekraf Sulbar. Agenda strategis tersebut diikuti secara saksama […]

  • Langkah strategis Diambil Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Dalam Mempercepat Transformasi Digital

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Tim Media Kominfo
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, – Proclaimnews.id Langkah strategis diambil oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam mempercepat transformasi digital di daerahnya. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus pembahasan rencana aksi realisasi program bersama Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Makassar. Penandatanganan dokumen kerja sama krusial ini dilakukan langsung oleh […]

  • Kepala DKPPKB Sulbar Tegaskan Penguatan Kolaborasi sebagai Kunci Transformasi Layanan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi, inovasi, dan transformasi pelayanan kesehatan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Barat. Hal tersebut disampaikan saat mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana menerima audience BPJS Kesehatan di Ruang Sekretaris […]

  • Jumat Berkah Ramadhan: Polda Sulbar Tebar Kebaikan di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnew.id  Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan Polda Sulawesi Barat (Sulbar) melalui program inovasi unggulan Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adang Ginanjar, yaitu “Jumat Berkah”. Hari ini, Jumat (7/3/25), puluhan paket sembako dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Mamuju, menebarkan kebaikan dan sentuhan hangat di tengah masyarakat yang membutuhkan. Bukan sekadar […]

  • Dinas Pangan Sulbar Perkuat Pengendalian Inflasi melalui Sharing Discussion dengan Pemprov DKI Jakarta

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA – Proclaimnews. Id  Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti sharing discussion dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Biro Perekonomian dan Keuangan serta Perumda Pasar Jaya Unit Kramat Jati, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mempelajari praktik terbaik pengendalian inflasi, khususnya pada sektor pangan, melalui penguatan […]

  • Dukung Peningkatan Nilai SAKIP, Badan Penghubung Sulbar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Kinerja Organisasi

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta – Proclaimnews.id  Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Penguatan Tindak Lanjut Rekomendasi Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Strategi Peningkatan Nilai SAKIP, yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai […]

expand_less