Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

Mamuju-Proclaimnews.id Keamanan pangan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Menyadari hal tersebut, Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, gencar melakukan aksi turun lapangan untuk memastikan produk perikanan yang beredar di pasar tradisional bebas dari bahan kimia berbahaya.

 

Langkah konkret ini merupakan manifestasi dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekprov Sulbar, Junda Maulana dalam mensukseskan PANCA DAYA. Salah satu tonggak utamanya adalah “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan”. Melalui ini, sektor perikanan dipacu untuk menjadi roda pertumbuhan kesejahteraan masyarakat dengan cara memperkuat daya saing UMKM serta menjamin kepercayaan konsumen melalui produk yang aman dan sehat.

 

Edukasi Langsung di Jantung Pendaratan Ikan

Kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya ini digelar langsung di lokasi strategis, yakni Pasar Pagi di area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binanga, Kabupaten Mamuju, Kamis (07/05/26). Petugas menyasar para pedagang ikan dan masyarakat umum untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perbedaan BTP yang diizinkan dan yang dilarang.

 

BTP pada dasarnya adalah bahan yang ditambahkan untuk memengaruhi sifat atau bentuk pangan. Namun, penggunaan zat seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, hingga residu pestisida pada produk perikanan adalah tindakan ilegal yang membahayakan kesehatan.

 

Panduan Referentif: Mengenali Ikan Berformalin

Dalam giat edukasi tersebut, tim PSDKP memberikan panduan praktis dengan membagikan flyer edukasi kepada konsumen untuk mengenali ciri-ciri ikan yang diduga mengandung formalin—zat yang sering disalahgunakan agar ikan terlihat segar lebih lama namun bersifat karsinogenik.

 

“Kami di Bidang PSDKP memastikan bahwa rantai distribusi ikan, dari mulai didaratkan hingga ke tangan konsumen harus terpantau ketat. Edukasi ini adalah langkah preventif, namun kami juga tidak segan melakukan tindakan tegas sesuai regulasi jika ditemukan oknum yang sengaja mencemari produk perikanan dengan zat berbahaya. Keamanan konsumen adalah prioritas pengawasan kami,” tegas Kabid PSDKP Irwan Latif disela-sela kegiatan.

 

Ciri-ciri ikan berformalin yang perlu diwaspadai :

– Tekstur: Terasa terlalu kenyal dan tidak mudah hancur.

– Tampilan: Insang berwarna pucat, bukan merah segar alami.

– Lingkungan: Tidak dihinggapi lalat meskipun berada di ruang terbuka.

– Aroma: Memiliki aroma menyengat kimiawi, bukan bau khas ikan laut.

Selain itu, masyarakat diperingatkan akan bahaya Boraks yang jika dikonsumsi jangka panjang dapat merusak organ vital seperti ginjal, hati, hingga sistem saraf pusat.

 

Suara dari Lapangan: Pedagang dan Konsumen

Murni (44), salah satu pedagang ikan di PPI Binanga, menegaskan komitmennya dalam menjaga kesegaran ikan secara alami.

 

“Kalau bahan berbahaya seperti formalin atau boraks, kami di sini tidak pernah pakai. Begitu ikan naik dari kapal, langsung dijual. Jika ada sisa, kami pakai es batu saja seperti biasa. Bahkan pewarna makanan pun kami hindari karena dampaknya tetap tidak bagus,” ungkap Murni.

 

Ia menambahkan, perputaran stok ikan di PPI Binanga sangat cepat, biasanya habis dalam 3 hingga 4 hari atau diolah menjadi ikan asin jika tidak laku.

 

Apresiasi juga datang dari Fadli (37), seorang konsumen yang merasa terbantu dengan kehadiran pemerintah di tengah pasar.

 

“Sangat luar biasa. Ini membantu masyarakat awam yang awalnya asal beli saja tanpa tahu ada campuran bahan berbahaya. Kami sangat mendukung fungsi pengawasan seperti ini agar apa yang kami makan benar-benar sehat,” tuturnya.

 

Dampak Ekonomi dan Peluang Ekspor

Peningkatan standar keamanan pangan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat posisi UMKM perikanan Sulbar. Dengan produk yang terjamin kualitasnya dan memenuhi standarisasi keamanan, peluang ikan tangkapan nelayan Mamuju untuk menembus pasar ekspor dan ritel modern akan semakin terbuka lebar.

 

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, memberikan pernyataan optimis terkait keberlanjutan program ini.

 

“Keamanan pangan adalah harga mati bagi kami di DKP. Lewat edukasi rutin ini, kita ingin membangun ekosistem perikanan yang jujur dan sehat. Jika kepercayaan konsumen meningkat, maka nilai jual produk nelayan kita juga akan naik. Kami berkomitmen untuk terus mengawal sektor perikanan agar menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Safaruddin. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Nilai Posyandu Ujung Parappe Majene dalam Ajang Posyandu Berprestasi 2026

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Majene -Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melakukan penilaian Posyandu Berprestasi Tahun 2026 di Posyandu Ujung Parappe, Desa Lalatedzong, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan tata kelola dan kualitas pelayanan Posyandu di Sulawesi Barat. Kedatangan tim penilai disambut oleh Kepala Desa Lalatedzong, Ridwan Maruseng, bersama para kader Posyandu, […]

  • Pastikan Aman Kondusif, Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Gelar Pengamanan di Gereja pada Perayaan Natal 2025

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Pastikan perayaan Natal 2025 berlangsung aman dan kondusif, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju bersama seluruh Polsek jajaran menggelar pengamanan serentak di setiap gereja yang melaksanakan ibadah Natal di wilayah kabupaten Mamuju. Kamis, 25 Desember 2025 Pengamanan ini dimulai sejak malam Misa Natal hingga rangkaian ibadah pada Hari Natal 25 Desember 2025. Kapolresta […]

  • Buka Puasa Bersama: Polda Sulbar dan Media Pererat Silaturahmi, Menuju Polri yang Diharapkan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Di tengah ramainya aktivitas Ramadan, suasana hangat dan penuh kekeluargaan juga tercipta di Dermaga Sandeq Nusantara. Dimana Polda Sulbar menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para awak media, Kamis (13/3/25). Acara ini merupakan upaya strategis untuk mempererat silaturahmi dan mewujudkan citra Polri yang lebih dekat dan dicintai masyarakat. Kegiatan diawali dengan video […]

  • Kepala DKPPKB Sulbar Ikuti Rakornas Bahas Perbaikan Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komite Internsip Kedokteran Indonesia (KIKI) bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Ditjen SDMK) Kementerian Kesehatan RI terkait perbaikan penyelenggaraan Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi Indonesia.   Rakornas dilaksanakan secara virtual, […]

  • BPBD Sulbar-Kabupaten Bahas IRB 2025, Kalaksa Yasir Fattah Dorong Peningkatan Sinergi dan Kolaborasi Kurangi Risiko Bencana

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Mamuju —.Proclaimnews.id  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan menggelar rapat koordinasi secara daring (Zoom) bersama BPBD kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat, Selasa 03 Maret 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Ruang Pusdalops BPBD Sulbar. Rapat koordinasi membahas tingginya Indeks Risiko Bencana (IRB) Tahun 2025. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa nilai IRB […]

  • Kepala DKPPKB Sulbar Tegaskan Penguatan Kolaborasi sebagai Kunci Transformasi Layanan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi, inovasi, dan transformasi pelayanan kesehatan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Barat. Hal tersebut disampaikan saat mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana menerima audience BPJS Kesehatan di Ruang Sekretaris […]

expand_less