Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary, menegaskan bahwa Forum Satu Data Indonesia sangat penting untuk dilaksanakan. Hal ini mengingat masih terdapat sejumlah data yang belum terintegrasi dengan baik serta belum sepenuhnya valid.
“Ketidaksesuaian data antarinstansi menjadi tantangan yang perlu segera dibenahi agar tidak menghambat proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah,” ungkap Askary dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa data riil di lapangan sering kali tidak selaras dengan data yang dimiliki masing-masing SKPD. Oleh karena itu, melalui forum ini diharapkan terwujud satu data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai rujukan bersama dalam penyusunan kebijakan.
“Data yang valid dan terintegrasi sangat dibutuhkan dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi program,” jelasnya.
Askary menambahkan, dengan data yang tepat, pemerintah dapat memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan serta tepat sasaran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Ns-01).


Saat ini belum ada komentar