Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DKPPKB Sulbar Siapkan Labkesmas BSL-2 Plus, Perkuat Deteksi Dini Penyakit

DKPPKB Sulbar Siapkan Labkesmas BSL-2 Plus, Perkuat Deteksi Dini Penyakit

  • account_circle Hms
  • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sistem ketahanan kesehatan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini disiapkan adalah pengembangan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) Plus.

Upaya ini digerakkan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar sebagai bagian dari peningkatan layanan kesehatan berbasis deteksi dini yang sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Pada Kamis, 26 Maret 2026, Kepala DKPPKB Sulbar, Nursyamsi Rahim, bersama jajaran melakukan pemantauan langsung ke Labkesmas Sulbar. Kunjungan ini sekaligus untuk melihat kesiapan pengembangan fasilitas serta mendorong optimalisasi layanan yang juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penguatan laboratorium menjadi langkah penting dalam upaya preventif. Deteksi dini sangat menentukan agar penanganan penyakit bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujar Nursyamsi.

Ia menjelaskan, kapasitas laboratorium di tingkat provinsi saat ini masih terbatas, terutama dalam mendukung diagnosis penyakit secara komprehensif. Karena itu, pengembangan Labkesmas menjadi kebutuhan mendesak.

Laboratorium dengan standar BSL-2 sendiri dirancang untuk menangani agen penyakit dengan risiko sedang, termasuk pemeriksaan berbasis PCR terhadap berbagai penyakit menular. Sistem ini dilengkapi dengan standar keamanan hayati yang ketat.

Ke depan, Labkesmas Sulbar tidak hanya berfungsi sebagai pusat surveilans, tetapi juga sebagai fasilitas skrining kesehatan masyarakat secara lebih luas.

“Ke depan kita ingin layanan laboratorium berjalan berjenjang, mulai dari Puskesmas, kabupaten, hingga provinsi. Semua harus terhubung dan saling mendukung,” jelasnya.

Pengembangan ini juga sejalan dengan arah kebijakan transformasi sistem kesehatan nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang menekankan penguatan laboratorium kesehatan baik dari sisi jumlah maupun kualitas sarana dan prasarana.

Selain untuk diagnosis penyakit menular, penguatan laboratorium PCR juga dinilai penting dalam sistem surveilans, termasuk mendeteksi potensi munculnya penyakit baru seperti flu burung maupun virus lainnya.

Labkesmas juga akan terintegrasi dalam layanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil, anak dan remaja, usia produktif, hingga lansia, termasuk dalam penanganan penyakit menular.

“Transformasi ini memang tidak mudah. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen semua pihak. Kita harus hilangkan ego sektoral dan fokus pada kepentingan masyarakat,” tegas Nursyamsi.

Melalui pengembangan Labkesmas BSL-2 Plus ini, Pemprov Sulbar optimistis mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat sistem deteksi dini penyakit di daerah, menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPPKB Sulbar Jadi Narasumber di RRI Mamuju, Bahas Darurat Wabah Campak di Sulawesi Barat

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menjadi narasumber dalam siaran dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju, dengan topik “Darurat Wabah Campak di Sulawesi Barat”. Dialog interaktif berlangsung pada Kamis 16 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran penyakit […]

  • Biro Hukum Hadiri Rapat Pembahasan Harmonisasi Tiga Ranperbup Kabupaten Pasangkayu

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diwakili Analis Hukum Seniwati dan Rina, bersama Tim dari Bagian Peraturan Perundang-undangan Kabupaten/Kota, Siti Khadijah menghadiri rapat pembahasan harmonisasi tiga Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Pasangkayu, di Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulbar, Kamis (08/01/2026). Kehadiran Biro Hukum Setda Sulbar dalam rapat […]

  • Perkuat Peran Analis Kebijakan, Bapperida Sulbar Aktif di Forum 

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Hms Kominfo
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan kualitas kebijakan publik. Salah satunya dengan terlibat aktif dalam forum strategis Policy Talks bertajuk “Penguatan Kapasitas Analis Kebijakan dalam Siklus Kebijakan Publik” yang digelar di Aula Pengayoman Kantor Wilayah Kementerian Hukum RI Sulawesi Barat, Selasa (21/4/2026). Kehadiran Bapperida […]

  • Rapat Bapemperda DPRD Provinsi Sulawesi Barat Dalam Rangka Kajian Dan Monitoring Persiapan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Rapat Bapemperda DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka kajian dan monitoring persiapan pembahasan rancangan peraturan daerah yang telah ditetapkan dalam program pembentukan peraturan daerah provinsi sulawesi barat tahun 2025 Yang dilaksanakan di ruang Komisi III DPRD Sulbar, Senin 17 februari 2025. Rapat ini dipimpin oleh ketua bapemperda Drs. H. Habsi Wahid dan […]

  • Pemprov Sulbar Paparkan Proposal FOLU Net Sink 2030, Integrasikan Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta— Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempresentasikan proposal pendanaan program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 dalam forum verifikasi dan asistensi bersama Tim Verifikasi Nasional. Forum ini menjadi momentum penting bagi Sulbar untuk memperkuat komitmen penurunan emisi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat desa hutan melalui skema Perhutanan Sosial. Hal ini telah menjadi perhatian […]

  • Dorong Digitalisasi dan Efisiensi, Kominfo Sulbar Berbagi Pakai Aplikasi Fleksi dengan Mamuju Tengah

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terkait replikasi Aplikasi Fleksi (Flexible Working Arrangement/WFA). Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, serta […]

expand_less