Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terapkan Ekonomi Biru, DKP Sulbar Identifikasi Lokasi Rencana Pembangunan Tersus CPO di Pasangkayu

Terapkan Ekonomi Biru, DKP Sulbar Identifikasi Lokasi Rencana Pembangunan Tersus CPO di Pasangkayu

  • account_circle Hms
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

PASANGKAYU – PROCLAIMNEWS.ID Pemanfaatan ruang laut berbasis zonasi kini menjadi pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi biru di Indonesia. Langkah strategis ini mulai diimplementasikan secara nyata di Provinsi Sulawesi Barat, khususnya melalui rencana pembangunan terminal khusus (tersus) Crude Palm Oil (CPO) di Desa Doda, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu.

Pembangunan ini mengacu pada kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mengatur Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K). Tujuannya jelas: memastikan aktivitas industri, seperti pelabuhan dan jalur pelayaran, tidak bertabrakan dengan kawasan konservasi maupun ruang hidup nelayan tradisional.

Sinergi Infrastruktur dan Lingkungan

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekretaris Daerah Provinsi, Junda Maulana, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari visi besar “Membangun Infrastruktur dan Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup”. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen bahwa setiap kemajuan fisik harus berjalan selaras dengan perlindungan ekosistem laut.

Terminal CPO di Desa Doda dirancang sebagai simpul logistik efisien yang akan mempercepat distribusi hasil produksi sawit dari kawasan industri menuju pasar domestik hingga internasional. Dengan terpangkasnya rantai logistik, biaya distribusi diharapkan dapat ditekan secara signifikan, sehingga meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Menjaga Keseimbangan Ekosistem dan Sosial

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, menekankan pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan zonasi yang telah ditetapkan.

Dengan menginstruksikan Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan dan Pesisir Apriyadi bersama jajaran melakukan identifikasi lokasi rencana pemanfaatan ruang laut di Desa Doda, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Minggu, 12 April 2026.

“Kami ingin memastikan bahwa lokasi pembangunan terminal khusus ini harus melalui kajian mendalam agar sesuai dengan zona peruntukannya. Prinsip kami jelas: industri harus tumbuh, tetapi hak-hak nelayan dan kelestarian kawasan konservasi adalah prioritas yang tidak boleh dikorbankan. Ini adalah wujud nyata dari tata kelola ruang laut yang bertanggung jawab,” ujar Safaruddin.

Selain aspek teknis, keberadaan terminal ini diprediksi akan membawa multiplier effect bagi masyarakat pesisir. Mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan baru hingga peningkatan aktivitas ekonomi UMKM di sekitar lokasi proyek.

Komitmen Green Industry

Meski memacu pertumbuhan ekonomi, pelaku usaha diwajibkan menerapkan prinsip ramah lingkungan secara ketat. Hal ini mencakup pengelolaan limbah yang sistematis dan prosedur pencegahan pencemaran laut yang standar global. Keseimbangan antara profitabilitas industri dan kesehatan laut menjadi kunci utama keberlanjutan proyek ini.

Pengamat ekonomi kelautan menilai langkah Sulawesi Barat dalam membangun terminal khusus berbasis zonasi ini sebagai preseden positif bagi daerah lain. Dengan pengelolaan yang tepat, aktivitas industri tidak lagi dipandang sebagai ancaman bagi alam, melainkan sebagai mitra dalam pelestarian.

Melalui pembangunan Terminal CPO di Pasangkayu, Sulawesi Barat tidak hanya memperkuat sistem logistik nasional, tetapi juga membuktikan bahwa kemajuan ekonomi dan kelestarian alam bisa berjalan beriringan di bawah payung ekonomi biru.

Apa itu Ekonomi Biru? Konsep pembangunan ekonomi yang mengandalkan sumber daya kelautan dengan tetap menjaga kesehatan ekosistem laut.

Mengapa Zonasi Penting? Agar tidak terjadi konflik pemanfaatan ruang (misalnya: jalur kapal besar tidak menabrak area tangkap nelayan kecil atau merusak terumbu karang).

Manfaat Terminal Khusus: Mempercepat proses bongkar muat komoditas tertentu (seperti CPO) sehingga harga produk lebih kompetitif di pasar. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turnamen Nasional Domino, Wakil Ketua DPRD Sulbar Munandar Apresiasi Pj Bahtiar

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SULBAR– PROCLAMNEWS.ID Lazimnya pada bulan Januari roda ekonomi melambat seiring awal tahun pada perusahaan swasta dan pemerintahan. Tak terkecuali Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Pada setiap tahun nyaris tak ada even untuk menggerakan ekonomi. Hal ini tentu berdampak pada perputara roda ekonomi di daerah tersebut. Namun Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin punya cara lain. Sepanjang Januari […]

  • Tetap Layani Masyarakat, Dinas Perpusip Sulbar Pastikan Layanan Offline Berjalan Normal di Masa WFA

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 40
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Meski kebijakan Work From Anywhere (WFA) sedang diberlakukan di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Sulbar memastikan layanan literasi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Layanan kunjungan fisik atau offline tetap dibuka bagi para pemustaka yang ingin mengakses koleksi buku di ruang sirkulasi. Langkah ini diambil untuk […]

  • Biro Pemkesra Sulbar Perkuat Sinergi dengan PW Wahdah Islamiyah untuk Dukung Pembangunan Sosial Keagamaan

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi bersama organisasi keagamaan di Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Barat, Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Biro Pemkesra dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan guna mendukung pembinaan umat serta pembangunan sosial […]

  • Dukung Festival CoCF 2026, Badan Penghubung Sulbar Siap Tampilkan Seni dan Budaya Sulawesi Barat

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta — Proclaimnews.id  Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Colours of Cultures Festival (CoCF) 2026, sebuah ajang promosi seni dan budaya berskala nasional yang diinisiasi oleh Indonesia Tourism Information Center (ITIC). Festival CoCF yang telah berlangsung hampir satu dekade ini kini resmi menjadi bagian dari agenda nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi […]

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Pasangkayu — Proclaimnews.idPemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Pasangkayu sebagai upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Minggu, 22 Februari 2026. Kegiatan Safari Ramadan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, bersama staf ahli gubernur, para asisten […]

  • Transformasi Budaya Kerja, Pemprov Sulbar Perkuat Sistem Pelaporan WFH-WFO ASN : Segera Bentuk Tim Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Biro Organisasi Sekretatriat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memfasilitasi pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah.   Rakor berlangsung di Ruang Kerja Asisten Administrasi Umum Setda Sulbar, Selasa 21 April 2026. Kegiatan ini membahas kewajiban pelaporan bagi Pemerintah […]

expand_less