Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekilas Kita Mengenali Psikopat, Bisa Diketahui dari Makanannya

Sekilas Kita Mengenali Psikopat, Bisa Diketahui dari Makanannya

  • account_circle proclaimnews
  • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
  • visibility 410
  • comment 0 komentar

Jakarta, Proclaimnews.id Seseorang memiliki gangguan psikopat harus diwaspadai. Biasanya, pengidapnya tidak mudah dikenali sehingga terlihat seperti orang normal.

Menurut Pakar
Definisi dari psikopat dalam ilmu psikiatri mengacu pada Antisocial Personality Disorder (ASPD) atau masuk kategori gangguan kepribadian antisosial.

Gangguan mental ini mengalami penurunan aktivitas pada bagian otak yang mengatur emosi, empati dan pengambilan keputusan.

Kendati kerap melakukan tindakan yang merugikan orang lain, mereka belajar meniru emosi yang sebenarnya tidak mereka rasakan agar tampak seperti orang yang normal.

Namun, sejumlah penelitian berhasil mengungkapkan hubungan antara selera makan dan kepribadian seseorang.

Hubungan antara makanan dan kepribadian

Para peneliti dari University of Innsbruck di Austria menyelidiki preferensi selera 953 orang Amerika. Para peserta ditanya tentang keberpihakan mereka terhadap makanan dan minuman manis, asam, asin, dan pahit. Mereka juga harus menjawab empat survei kepribadian berbeda yang menilai ciri-ciri kepribadian antisosial seperti psikopat, narsisme, agresi, dan sadisme.

Para peneliti mengatakan mereka menemukan hubungan antara peningkatan kenikmatan makanan pahit dan kecenderungan perilaku sadis.

Secara khusus, menurut penulis, perilaku sadisme sehari-hari secara signifikan berkorelasi positif dengan preferensi rasa pahit secara umum.

Makanan yang disukai orang dengan kecenderungan psikopat

Dalam mempelajari preferensi makanan, penelitian lain yang dilakukan Sagioglou dan Greitemeyer juga menunjukkan korelasi positif antara preferensi rasa pahit dan sifat kejam.

Makanan dan minuman pahit itu di antaranya adalah kopi, lobak, bir, air tonic, dan seledri. Dibandingkan dengan rasa lain, pahit lebih menunjukkan “sisi psikopat” pada masing-masing orang.

Sagioglou dan Greitemeyer mencatat bahwa supertasting, yang didefinisikan sebagai peningkatan kepekaan terhadap rasa pahit, berkaitan dengan tingkat emosi yang lebih tinggi pada manusia. Hal yang sama juga ditemukan pada tikus.

Dan sesuai dengan sifatnya, orang yang ramah lebih suka makanan manis, seperti permen dan cokelat, serta tidak suka makanan pahit.(**).

  • Penulis: proclaimnews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala DPMPTSP Sulbar Pantau Langsung Pelayanan Publik dan Berikan Arahan kepada Pegawai

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Kain Lotong Sembe, melaksanakan kegiatan berkantor sekaligus memberikan arahan kepada seluruh jajaran pegawai di lingkungan DPMPTSP Sulbar, Rabu, 25 Maret 2026. Pengarahan berlangsung di ruang rapat Kantor DPMPTSP Sulbar. Dalam kesempatan itu, Kain Lotong Sembe menekankan pentingnya menjaga kualitas […]

  • Ribuan Masyarakat Majene Bakal Tercover BPJS Kesehatan, Berkat Bantuan Gubernur Sulawesi Barat

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 258
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Gubernur Sulawesi Barat , Suhardi Duka mengatakan akan membantu Pemerintah Kabupaten Majene untuk pemenuhan BPJS Kesehatan kepada ribuan masyarakat yang tidak tercover kedalam BPJS Kesehatan. Pernyataan itu disampaikan saat acara Syukuran dan Buka Puasa Bersama di Rujab Bupati Majene. Kamis , 13 Maret 2025 “Saya akan bantu Kabupaten Majene yang pertama, masyarakat […]

  • Pemprov Sulbar Susun Ranpergub Pastipadu: Payung Hukum Atasi Stunting, Kemiskinan, Anak Putus Sekolah, dan Pernikahan Anak

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id.Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) Program Pastipadu sebagai payung hukum penanganan empat persoalan sosial yang menjadi prioritas daerah, yakni stunting, kemiskinan ekstrem, anak tidak sekolah, dan pernikahan anak. Pembahasan Ranpergub tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Ranpergub Pastipadu yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, di Ruang […]

  • Pemkesra Sulbar Gelar Silaturahmi Bersama Ulama dan Tokoh Agama di Aula Asrama Haji Mamuju

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Silaturrahim Ulama dan Tokoh Agama di Lantai 3 Asrama Haji Mamuju, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Panca Daya SDK Gubernur Sulawesi Barat, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia melalui penguatan nilai-nilai moral, spiritual, dan keagamaan di […]

  • *Dialog IRET di Sulbar, Suhardi Duka Soroti Kesenjangan dan Ketahanan Generasi Muda*

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyampaikan, Pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan terorisme tidak cukup dilakukan dengan pendekatan keamanan. Pemerintah juga perlu mempersempit kesenjangan sosial dan ekonomi yang dinilai dapat menjadi salah satu ruang tumbuh kekecewaan di tengah masyarakat. Hal itu ditegaskan Gubernur Suhardi Duka saat membuka Dialog Interaktif Pencegahan Penyebaran Paham Intoleransi, […]

  • Sekda Sulbar Beri Penguatan GARATTA TBC pada Ujian dan Pameran PKN Tingkat II LAN Makassar

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Makassar – Proclaimnews.id Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, memberikan penguatan terhadap implementasi GARATTA TBC (Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu Atasi Tuberkulosis) yang dipresentasikan dalam rangkaian Ujian Seminar dan Pameran Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) […]

expand_less