Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Meski Ada Efisiensi, Gubernur SDK Pastikan Anggaran Pembangunan untuk Mamasa Tetap Mengalir Tahun Depan

Meski Ada Efisiensi, Gubernur SDK Pastikan Anggaran Pembangunan untuk Mamasa Tetap Mengalir Tahun Depan

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

Mamasa –  Proclaimnews.id Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan Kabupaten Mamasa, termasuk melalui alokasi anggaran daerah.

Penegasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, disampaikan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan masyarakat Mamasa di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Senin malam 29 Desember 2025.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak memandang sebelah mata Kabupaten Mamasa. Tahun 2025 ini kurang lebih Rp73 miliar kami alokasikan untuk Kabupaten Mamasa,” ungkap Suhardi Duka disambut riuh tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Ia menambahkan, meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi dan pemotongan anggaran, Pemprov Sulbar tetap berkomitmen mendukung pembangunan Mamasa. Pada tahun 2026, anggaran sekitar Rp43 miliar kembali direncanakan untuk membantu penyelesaian berbagai persoalan sosial dan pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada kita di tengah efisiensi anggaran. Tahun 2026, kami akan kembali mengalokasikan anggaran untuk mengatasi persoalan sosial dan infrastruktur di Kabupaten Mamasa,” katanya.

Gubernur Suhardi Duka menyampaikan bahwa tanggung jawab membangun Sulawesi Barat merupakan amanah bersama yang tidak ringan. Namun, ia mengapresiasi kerja keras Bupati dan Wakil Bupati Mamasa yang terus berjuang memperjuangkan pembangunan daerah.

“Kami berjuang di Jakarta untuk mendapatkan anggaran yang kemudian dialokasikan ke enam kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, termasuk Kabupaten Mamasa. Karena kita tahu, APBD kabupaten maupun provinsi sangat terbatas,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sebagai umat beragama, masyarakat tidak boleh kehilangan harapan. Momentum perayaan Natal, menurutnya, menjadi ruang untuk menanamkan optimisme dan semangat kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

“Di tengah perayaan Natal ini, mari kita tetap optimis untuk meraih harapan dan cita-cita demi kesejahteraan masyarakat kita,” ujar Suhardi Duka.

Gubernur Suhardi Duka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, toleransi, dan persatuan, serta mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Saya yakin, seberat apa pun beban yang kita hadapi, dengan niat yang baik dan kerja sama yang kuat, perlahan kita akan mampu melewati setiap hambatan,” tuturnya.

Suhardi Duka juga menegaskan keyakinannya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan niat tulus tidak luput dari perhatian Tuhan. “Yakinlah, Tuhan tidak diam. Tuhan melihat upaya-upaya kita dan pasti akan membantu setiap ikhtiar demi kemaslahatan masyarakat,”

Menutup sambutan, Suhardi Duka mengingatkan bahwa pembangunan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat dan membutuhkan kesabaran serta konsistensi. “Kalau tahun ini belum selesai, semoga tahun depan lebih baik. Kalau tahun depan belum, insyaallah tahun berikutnya akan lebih baik. Kita akan terus berjalan bersama,” pungkasnya.

Ia pun kembali menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Mamasa. “Dari lubuk hati yang paling dalam, saya ucapkan selamat merayakan Natal. Tuhan bersama kita,” tutupnya.

Berikut Rincian Alokasi Anggaran Tahun 2025:

Pada Tahun Anggaran 2025, Pemprov Sulbar mengalokasikan anggaran sebesar Rp73.960.557.937 untuk Kabupaten Mamasa yang meliputi:

Penanganan long segment berupa pemeliharaan berkala serta peningkatan atau rekonstruksi ruas jalan Urekang–Mambi sepanjang 3,117 kilometer dengan anggaran sebesar Rp11.884.326.000.

Penanganan long segment ruas jalan Tabone–Nosu sepanjang 2,188 kilometer dengan anggaran Rp17.611.364.162.

Peningkatan jalan ruas Keppe–Matangga (Mehalaan) sepanjang 0,4 kilometer dengan alokasi anggaran Rp1.922.840.864.

Peningkatan jalan ruas Tabang–Pana sepanjang 4,70 kilometer dengan anggaran Rp32.530.918.000.

Bantuan sosial penanganan kemiskinan ekstrem bagi 512 kepala keluarga dengan anggaran Rp1.024.000.000.

Program padat karya yang melibatkan 144 tenaga kerja pada enam lokasi dengan anggaran Rp915.009.060.

Pemberian insentif bagi empat orang tenaga dokter spesialis dengan total anggaran Rp460.000.000.

Bantuan iuran PBPU Pemda bagi 4.289 jiwa dengan anggaran Rp747.003.600.

Insentif aparatur desa melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa untuk 124 desa dengan total anggaran Rp2.079.000.000.

Penyediaan akses internet pada 15 titik dengan alokasi anggaran Rp562.500.000.

Bantuan sarana perikanan tangkap sebanyak 20 paket dengan anggaran Rp242.500.000.

Bantuan benih kopi siap tanam sebanyak 200.000 batang dengan alokasi Rp2.971.200.000.

Bantuan benih kakao siap tanam sebanyak 15.000 batang dengan anggaran Rp246.015.000.

Bantuan pupuk organik sebanyak 6.150 kilogram dengan anggaran Rp663.881.251.

Bantuan hibah rumah ibadah pada dua lokasi dengan total anggaran Rp100.000.000.

Rincian Alokasi Anggaran Tahun 2026:

Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2026, Pemprov Sulbar merencanakan alokasi anggaran sebesar Rp42.157.501.259 untuk Kabupaten Mamasa dengan rincian sebagai berikut:

Peningkatan jalan ruas Keppe–Matangnga dengan alokasi anggaran Rp10.244.920.000.

Peningkatan jalan ruas Tabone–Nosu–Pana dengan anggaran Rp5.125.040.000.

Pembangunan jalan jalur lingkar pariwisata Mamasa–Kole–Tondok Bakaru–Mambulilling–Taupe–Osango dengan anggaran Rp11.244.920.000.

Pembangunan ruang kelas baru di SMKN 1 Tanduk Kalua dengan alokasi anggaran Rp300.000.000.

Bantuan sosial KUBE dan UEP dengan anggaran Rp290.000.000.

Bantuan sosial penanganan kemiskinan ekstrem dengan anggaran Rp512.000.000.

Bantuan sarana pertanian dengan alokasi Rp930.000.000.

Program padat karya infrastruktur dengan anggaran Rp6.730.000.000.

Pemberian insentif bagi empat orang dokter spesialis dengan total anggaran Rp1.104.000.000.

Bantuan iuran PBPU Pemda dengan anggaran Rp1.140.621.259.

Insentif aparatur desa melalui BKK Desa dengan alokasi anggaran Rp4.536.000.000.

Gubernur Suhardi Duka hadir didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Biro Umum, Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP dan Damkar, serta Plt Kepala Biro Pemkesra Provinsi Sulawesi Barat. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Dekade, Polda Sulbar Siap Tingkatkan Kualitas Layanan Kepolisian

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) memperingati hari jadinya yang ke-10 melalui acara syukuran yang digelar pada Senin, 1 Juni 2026. Momentum satu dekade pengabdian tersebut menjadi refleksi atas capaian sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta mengatakan, berbagai keberhasilan yang diraih Polda […]

  • Sekda Sulbar : HUT ke-13 Mamuju Tengah, Tegaskan Kolaborasi Kunci Pembangunan Daerah

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamuju Tengah ke-13 yang digelar di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Minggu (14/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Sekda Junda Maulana terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari […]

  • Akselerasi Implementasi RB dan Budaya Kerja, Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Rakor Tim Kerja

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dalam upaya mengakselerasi implementasi Reformasi Birokrasi (RB) dan Budaya Kerja, Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja (RB dan AK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kerja, bertempat di Ruang Kerja Bagian RB dan AK, Selasa, 20 Januari 2026. Pertemuan ini diharapkan dapat mendukung […]

  • Komisi III DPRD Sulbar Perketat Pengawasan, Gelar Rapat Kerja Monev APBD 2025

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat kerja dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk penguatan fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja perangkat daerah. Rapat ini dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi III DPRD Sulbar. *Selasa, 27 Januari 2026* Rapat kerja tersebut […]

  • Sosialisasi Masif Keselamatan, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Leaflet dan Edukasi Pengguna Jalan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembagian leaflet. Aksi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya budaya disiplin dan keselamatan berkendara di jalan raya, Kamis (9/4/26). Kegiatan ini menyasar dua titik strategis, yakni di […]

  • Sepekan Penuh Agenda Strategis, DKP Sulbar Gaspol Perkuat Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui berbagai agenda strategis sepanjang periode (20–25 Juli 2026). Beragam kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada peningkatan tata kelola pemerintahan, tetapi juga memperluas jejaring kerja sama, memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, serta mengakselerasi usulan […]

expand_less