Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FGD Eksekutif Sulbar Bahas Strategi Tekan Kemiskinan dan Perkuat PAD

FGD Eksekutif Sulbar Bahas Strategi Tekan Kemiskinan dan Perkuat PAD

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

MAMUJU –Proclaimnews.id Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Akselerasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Disiplin Anggaran Menuju Sulbar Mandiri” dalam rangka penyusunan Laporan Eksekutif Daerah Semester I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulbar, Senin, 6 Juli 2026.

FGD tersebut dihadiri oleh para Kepala Pendapatan Daerah, Kepala Bappeda, serta Kepala BPKPD dari tingkat provinsi dan kabupaten, baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Junda Maulana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut yang dinilai strategis dalam memperkuat tata kelola fiskal daerah dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.

“Tema ini sangat menarik, yaitu berkaitan dengan bagaimana pengelolaan fiskal kita di daerah, utamanya dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi Sulbar,” ujar Junda Maulana.

Ia juga menyoroti usia Sulbar yang akan genap 22 tahun pada 22 September mendatang sejak dimekarkan dari Sulawesi Selatan. Ia menilai, berbagai kemajuan telah dicapai, namun sejumlah tantangan pembangunan masih perlu mendapat perhatian serius.

Di antaranya adalah kondisi infrastruktur jalan provinsi yang baru mencapai 49 persen kategori mantap, keterbatasan konektivitas antarwilayah kabupaten, serta masih terbatasnya akses transportasi udara dan laut ke sejumlah wilayah di luar Makassar.

“Memang ada perubahan yang cukup signifikan dibandingkan 10 sampai 30 tahun lalu, tetapi kita masih menghadapi tantangan besar dalam konektivitas dan distribusi logistik,” jelasnya.

Pada aspek kesejahteraan, Junda Maulana mengungkapkan, angka kemiskinan Sulbar masih berada di 10,1 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Pemerintah daerah menargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 5–6 persen pada tahun 2030 melalui RPJMD, dengan target penurunan sekitar 1 persen per tahun.

Selain itu, Pemprov Sulbar juga menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, sejalan dengan target nasional. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus didorong dengan pendekatan realistis namun tetap optimistis.

Tantangan lain yang disorot adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar yang masih tertinggal di angka 71, dibandingkan nasional yang telah mencapai 75. Kondisi ini dipengaruhi oleh sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk tingginya angka anak tidak sekolah yang mencapai lebih dari 35.000 jiwa serta angka stunting sekitar 35 persen.

Dari sisi fiskal, APBD Sulbar tahun 2026 tercatat sebesar Rp1,8 triliun, dengan ketergantungan pada dana transfer pusat mencapai 72 persen. Sementara kemandirian fiskal daerah baru berada di angka sekitar 27,2 persen dengan PAD sekitar Rp580 miliar per tahun.

Junda Maulana menjelaskan bahwa sebagian besar PAD masih berasal dari sektor pajak yang bersifat given atau ditetapkan pemerintah pusat, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan, dan Pajak Rokok.

Meski demikian, Sulbar memiliki potensi besar yang belum tergarap optimal, mulai dari wilayah laut seluas sekitar 22.000 km², garis pantai sepanjang 670 km untuk pengembangan perikanan budidaya, hingga potensi energi, minyak, dan mineral di daratan.

Menutup sambutannya, Junda Maulana berharap FGD ini dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan instansi pengawas seperti BPKP dalam memperbaiki tata kelola fiskal daerah.

“Yang paling penting adalah bagaimana anggaran yang terbatas ini bisa digunakan secara efektif dan efisien, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Junda Maulana. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Pemberkasan Beasiswa Pemprov Sulbar Tembus IKM 93,85, Bukti Nyata Pelayanan Publik Bermutu Tinggi

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MAMUJU, –Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali menorehkan prestasi gemilang di sektor pelayanan publik, Rabu 15 April 2026. Berdasarkan dokumen evaluasi terbaru, layanan pemberkasan beasiswa Tahun Anggaran 2025 yang dikelola oleh Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat berhasil melampaui ekspektasi publik dengan meraih skor Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 93,85. Berdasarkan standar konversi nilai PERMENPAN […]

  • Perkuat Pembiayaan Pembangunan, BPKAD Sulbar Jajaki Skema Pinjaman Daerah Bersama Bank Sulselbar

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Makassar –Proclaimnews.id Perkuat Pembiayaan Pembangunan, BPKAD Provinsi Sulawesi Barat Jajaki Skema Pinjaman Daerah Bersama Bank Sulselbar. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja dan koordinasi yang dilaksanakan di Saoraja Priority Bank Sulselbar, Makassar, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Abd. […]

  • BPK Perwakilan Sulawesi Barat Laksanakan Penyerahan LKPD Unaudited Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Mamuju,Proclaimnews.id 31 Maret 2026 – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat telah melaksanakan kegiatan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 (Unaudited) kepada pemerintah daerah se-Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, yang mewajibkan pemerintah daerah untuk menyampaikan laporan keuangan kepada BPK paling lambat […]

  • *Di HUT Ke 22 Sulbar, Suhardi Duka: Pengangguran Turun, tapi Pekerjaan Layak Masih Jadi PR Sulbar*

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sulawesi Barat tercatat 2,8 persen pada Mei 2026. Namun, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan lain, yakni rendahnya proporsi pekerja formal yang baru mencapai 30,30 persen. Kondisi tersebut disoroti Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dalam amanatnya pada upacara Hari Jadi ke-22 Sulbar, Selasa 22 September 2026. Menurut Suhardi Duka, […]

  • Tim Korem 142/Tatag Menyulap Lapangan Ahmad Kirang Menjadi Area Yang Rapi, Bersih Sehingga Bisa Di Jadikan Tempat Pegelaran Peringatan Hari Jadi Juang TNI AD 2025

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle El.kml
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dengan semangat gotong royong dan kerja tim yang kompak, personel TNI AD berhasil menyulap Lapangan Ahmad Kirang menjadi area yang rapi, bersih, dan layak pakai untuk peringatan Hari Jadi Juang TNI AD. 15 Desember 2025. Dulunya, lapangan ini penuh masalah: tanah becek berlubang, gedung aula kotor dan kurang terawat, serta pohon-pohon dengan […]

  • Implementasi GARATTA TBC, Puskesmas Pamboang Perkuat Pemberian TPT bagi Kontak Erat dan Kelompok Berisiko

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Majene -Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) melalui implementasi inovasi GARATTA TBC (Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu dalam Penanggulangan Tuberkulosis). Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penguatan pelaksanaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak erat, kontak serumah, dan kelompok berisiko di […]

expand_less