Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎‎Dua Gelar Doktor dalam Sepekan, H. Muhammad Sain Padukan Ekonomi dan Pendidikan Islam untuk Kemajuan Pesantren

‎‎Dua Gelar Doktor dalam Sepekan, H. Muhammad Sain Padukan Ekonomi dan Pendidikan Islam untuk Kemajuan Pesantren

  • account_circle Tim Media
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

Polewali Mandar — Proclaimnews.id  Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Muhammad Sain.

‎Dalam waktu sepekan, ia berhasil meraih dua gelar doktor dari dua perguruan tinggi berbeda dengan disiplin ilmu yang saling melengkapi, yakni ekonomi dan pendidikan agama Islam.

‎Pada Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Parepare, Muhammad Sain resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan Agama Islam.

‎Disertasinya mengangkat tema “Model Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Brand Image Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lampoko”.

‎ Penelitian tersebut menjadi bentuk kegelisahan akademiknya terhadap perkembangan lembaga pendidikan Islam, khususnya pondok pesantren di Polewali Mandar yang dinilai masih tertinggal dibanding sejumlah pesantren maju di Pulau Jawa.

‎Sidang promosi doktor tersebut dipimpin tim penguji yang terdiri dari St. Wardah Hanafie Das, Raya Mangsi, M. Nasri Hamang, Jamaluddin Ahmad, Syarifuddin Yusuf, Abdul Halik, serta penguji eksternal Muliati.
‎Sementara promotor dan sekretaris promotor yakni Sriyanti Mustafa dan Andi Fitriani Djollong.

‎Keberhasilan tersebut melengkapi capaian akademik sebelumnya. Pada 12 Mei lalu, Muhammad Sain juga sukses meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan predikat cumlaude.
‎Muhammad Sain mengatakan, keputusan menempuh dua program doktoral di bidang ekonomi dan pendidikan agama Islam bukan tanpa alasan.

‎Ia ingin memadukan konsep manajemen modern dengan nilai-nilai Islam dalam pengembangan lembaga pendidikan pesantren.

‎Menurutnya, pondok pesantren saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas pendidikan keagamaan, tetapi juga harus mampu membangun manajemen kelembagaan, pemasaran pendidikan, dan citra institusi yang profesional agar mampu bersaing di era modern.

‎“Pesantren harus berkembang seperti perusahaan yang sehat dan profesional, namun tetap menjaga nilai-nilai Salafus Shalih. Saya ingin bagaimana lembaga pendidikan Islam bisa maju secara manajemen tanpa meninggalkan ruh keislamannya,” ujar Muhammad Sain.

‎Ia menilai banyak pesantren di Sulawesi Barat memiliki potensi besar, namun belum maksimal dalam pengelolaan promosi, penguatan brand image, hingga strategi pengembangan lembaga.

‎ Hal itulah yang mendorong dirinya melakukan penelitian mendalam terkait pemasaran jasa pendidikan Islam.
‎Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha, Muhammad Sain ternyata belum berhenti mengejar pendidikan.

‎ Saat ini ia masih menjalani proses akademik pada Program Magister Hukum dan dijadwalkan mengikuti ujian tutup serta yudisium pada awal Juni mendatang.

‎Putra pasangan H. Saharuddin dan Hj. Masati Pateha itu bahkan menargetkan mampu meraih gelar Guru Besar pada tahun 2029 sebagai bentuk pengabdian terhadap dunia pendidikan, ekonomi, dan pengembangan keilmuan Islam di Sulawesi Barat.

‎Sang istri, Fatimah Rasak, mengaku sangat bersyukur atas capaian akademik suaminya. Ia menyebut keberhasilan meraih dua doktor dalam waktu singkat merupakan anugerah besar bagi keluarga.

‎“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Setelah lulus doktor ekonomi dengan predikat cumlaude di Surabaya, beliau kembali lulus doktor Pendidikan Agama Islam dengan IPK 4,0.

‎Semoga ilmu ekonomi manajemen yang dipadukan dengan pendidikan Islam ini benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Fatimah menambahkan, target berikutnya adalah mengantarkan Muhammad Sain menjadi Guru Besar pada 2029 mendatang dengan bekal pengalaman akademik dan dunia usaha yang telah dimiliki.

‎Senada dengan itu, pengusaha muda Polman sekaligus Owner Amazone, Hamka, menyebut capaian Muhammad Sain sebagai sesuatu yang langka dan inspiratif.

‎Menurutnya, di tengah aktivitas sebagai Owner dan CEO Group Semoga Laris serta Laris Mart, Muhammad Sain tetap mampu menunjukkan kapasitas intelektual luar biasa hingga berhasil meraih dua gelar doktor hanya dalam rentang tujuh hari.

‎“Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Aktivitas bisnis tentu menyita banyak waktu dan energi, tetapi beliau mampu membuktikan kualitas intelektualnya dengan hasil terbaik,” kata Hamka.

‎Diketahui, Muhammad Sain merupakan salah satu pengusaha grosir ternama di Polewali Mandar dan pemilik Laris Group serta Laris Mart. Jiwa bisnisnya disebut tumbuh dari keluarga, dimana kedua orang tuanya telah lama bergerak di bidang usaha furnitur dan meubel di Polewali Mandar.Muhammad sain juga merupakan ketua Senat ITBM. Kab Polman.(*)



‎‎

  • Penulis: Tim Media
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 1418/Mamuju Tinjau Jembatan Gantung Saluole yang Ambruk, Kerahkan Personel Percepat Perbaikan

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Kodim 1418/Mamuju bergerak cepat dan responsif menangani ambruknya Jembatan Gantung Saluole yang berada di Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Dipimpin langsung oleh Dandim 1418/Mamuju, Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P., jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat melakukan peninjauan sekaligus langkah percepatan perbaikan guna memulihkan akses vital warga. […]

  • Gubernur Hadiri dan Menyaksikan Laga Final Liga 4 Sulbar di Stadion Manakarra Mamuju

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU –  Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menghadiri dan menyaksikan laga final Liga 4 Sulbar 2026 di Stadion Manakarra Mamuju, Selasa 28 April 2026. Hadir pula Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Wakil Ketua KONI Sulbar Muhammad Ilham, Plt Sekretaris PSSI Sulbar, Ketua DPRD Mamuju, Ketua KONI Mamuju, pimpinan OPD Pemprov Sulbar dan para tamu undangan […]

  • Gubernur Sulbar Alokasikan Rp25 Miliar untuk Infrastruktur Pasangkayu di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pasangkayu — Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur jalan dan jembatan di seluruh kabupaten, meskipun pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi nasional. Hal tersebut disampaikan Gubernur Suhardi Duka saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Minggu, 22 […]

  • Pastikan Standar Pelayanan Publik yang Jelas, Dinas ESDM Sulbar Godok Instrumen Survei Kepuasan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MAMUJU – Proclaimnews.id Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan penyusunan draf standar pelayanan (SP) dan instrumen survei kepuasan masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan setiap tugas dan fungsi dinas yang bersentuhan langsung dengan publik memiliki tolok ukur kinerja yang jelas dan akuntabel. Hal ini menjadi bagian dari komitmen besar […]

  • Libatkan SMA Sederajat di Sulbar, Kesbangpol Sulbar Apresiasi Lomba Baris Berbaris oleh MPR RI

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 43
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMINEWS.ID Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh Darwis Damir mengapresiasi Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera tingkat Provinsi Sulawesi Barat di Lapangan Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini diprakarsai oleh MPR RI bekerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta dan […]

  • BPKPAD Mamuju Tengah Lakukan Strategi Dalam Pencapaian Peningkatan PAD 2026

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle **
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah -.Proclaimnews.id  Untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) telah menyiapkan dua strategi pencapaian. Penerimaan dari pajak rumah kos dan tempat jembatan timbangan kelapa sawit yang ada di lima kecamatan kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Hal ini disampaikan oleh […]

expand_less