Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎‎Dua Gelar Doktor dalam Sepekan, H. Muhammad Sain Padukan Ekonomi dan Pendidikan Islam untuk Kemajuan Pesantren

‎‎Dua Gelar Doktor dalam Sepekan, H. Muhammad Sain Padukan Ekonomi dan Pendidikan Islam untuk Kemajuan Pesantren

  • account_circle Tim Media
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

Polewali Mandar — Proclaimnews.id  Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Muhammad Sain.
‎
‎Dalam waktu sepekan, ia berhasil meraih dua gelar doktor dari dua perguruan tinggi berbeda dengan disiplin ilmu yang saling melengkapi, yakni ekonomi dan pendidikan agama Islam.
‎
‎Pada Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Parepare, Muhammad Sain resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan Agama Islam.
‎
‎Disertasinya mengangkat tema “Model Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Brand Image Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lampoko”.
‎
‎ Penelitian tersebut menjadi bentuk kegelisahan akademiknya terhadap perkembangan lembaga pendidikan Islam, khususnya pondok pesantren di Polewali Mandar yang dinilai masih tertinggal dibanding sejumlah pesantren maju di Pulau Jawa.
‎
‎Sidang promosi doktor tersebut dipimpin tim penguji yang terdiri dari St. Wardah Hanafie Das, Raya Mangsi, M. Nasri Hamang, Jamaluddin Ahmad, Syarifuddin Yusuf, Abdul Halik, serta penguji eksternal Muliati.
‎Sementara promotor dan sekretaris promotor yakni Sriyanti Mustafa dan Andi Fitriani Djollong.
‎
‎Keberhasilan tersebut melengkapi capaian akademik sebelumnya. Pada 12 Mei lalu, Muhammad Sain juga sukses meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan predikat cumlaude.
‎Muhammad Sain mengatakan, keputusan menempuh dua program doktoral di bidang ekonomi dan pendidikan agama Islam bukan tanpa alasan.
‎
‎Ia ingin memadukan konsep manajemen modern dengan nilai-nilai Islam dalam pengembangan lembaga pendidikan pesantren.
‎
‎Menurutnya, pondok pesantren saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas pendidikan keagamaan, tetapi juga harus mampu membangun manajemen kelembagaan, pemasaran pendidikan, dan citra institusi yang profesional agar mampu bersaing di era modern.
‎
‎“Pesantren harus berkembang seperti perusahaan yang sehat dan profesional, namun tetap menjaga nilai-nilai Salafus Shalih. Saya ingin bagaimana lembaga pendidikan Islam bisa maju secara manajemen tanpa meninggalkan ruh keislamannya,” ujar Muhammad Sain.
‎
‎Ia menilai banyak pesantren di Sulawesi Barat memiliki potensi besar, namun belum maksimal dalam pengelolaan promosi, penguatan brand image, hingga strategi pengembangan lembaga.
‎
‎ Hal itulah yang mendorong dirinya melakukan penelitian mendalam terkait pemasaran jasa pendidikan Islam.
‎Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha, Muhammad Sain ternyata belum berhenti mengejar pendidikan.
‎
‎ Saat ini ia masih menjalani proses akademik pada Program Magister Hukum dan dijadwalkan mengikuti ujian tutup serta yudisium pada awal Juni mendatang.
‎
‎Putra pasangan H. Saharuddin dan Hj. Masati Pateha itu bahkan menargetkan mampu meraih gelar Guru Besar pada tahun 2029 sebagai bentuk pengabdian terhadap dunia pendidikan, ekonomi, dan pengembangan keilmuan Islam di Sulawesi Barat.
‎
‎Sang istri, Fatimah Rasak, mengaku sangat bersyukur atas capaian akademik suaminya. Ia menyebut keberhasilan meraih dua doktor dalam waktu singkat merupakan anugerah besar bagi keluarga.
‎
‎“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Setelah lulus doktor ekonomi dengan predikat cumlaude di Surabaya, beliau kembali lulus doktor Pendidikan Agama Islam dengan IPK 4,0.
‎
‎Semoga ilmu ekonomi manajemen yang dipadukan dengan pendidikan Islam ini benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
‎
‎Fatimah menambahkan, target berikutnya adalah mengantarkan Muhammad Sain menjadi Guru Besar pada 2029 mendatang dengan bekal pengalaman akademik dan dunia usaha yang telah dimiliki.
‎
‎Senada dengan itu, pengusaha muda Polman sekaligus Owner Amazone, Hamka, menyebut capaian Muhammad Sain sebagai sesuatu yang langka dan inspiratif.
‎
‎Menurutnya, di tengah aktivitas sebagai Owner dan CEO Group Semoga Laris serta Laris Mart, Muhammad Sain tetap mampu menunjukkan kapasitas intelektual luar biasa hingga berhasil meraih dua gelar doktor hanya dalam rentang tujuh hari.
‎
‎“Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Aktivitas bisnis tentu menyita banyak waktu dan energi, tetapi beliau mampu membuktikan kualitas intelektualnya dengan hasil terbaik,” kata Hamka.
‎
‎Diketahui, Muhammad Sain merupakan salah satu pengusaha grosir ternama di Polewali Mandar dan pemilik Laris Group serta Laris Mart. Jiwa bisnisnya disebut tumbuh dari keluarga, dimana kedua orang tuanya telah lama bergerak di bidang usaha furnitur dan meubel di Polewali Mandar.Muhammad sain juga merupakan ketua Senat ITBM. Kab Polman.(*)
‎
‎
‎
‎‎

  • Penulis: Tim Media
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Peran Generasi Muda, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Gelar Rapat FAD dan Pemilihan Ketua Periode 2026–2028

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Dinsos P3A dan PMD Sulbar terus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinsos P3A dan PMD Sulbar gelar kegiatan Rapat Pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Sulawesi Barat yang dirangkaikan dengan pemilihan Ketua periode 2026–2028. Kegiatan […]

  • Dinas ESDM Sulbar Lakukan Reviu Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Ketenagalistrikan, Qamaruddin Kamil, didampingi oleh Andi Hasrul B. selaku Operator Pengadaan OPD serta Suratmin Amir, Staf Bidang Ketenagalistrikan, melaksanakan kegiatan Reviu Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Perangkat Daerah, Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Biro Pengadaan Barang […]

  • Tiga Pemuda Asal Donggala Sulteng Ditangkap Ditresnarkoba Polda Sulbar, Satu DPO!

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnrws.id Tiga pemuda asal Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) harus berurusan dengan petugas Direktorat reserse narkotika Polda Sulbar karena terbukti memiliki sabu-sabu. Ketiga pemuda itu identitasnya diketahui yaitu FK (23), RV (21) dan AF (23). Selanjutnya petugas mengamankan barang bukti berupa 3 (Tiga) buah saset kecil berisi kristal bening diduga sabu, 5 (lima) […]

  • Berkah dan Humanis, Ditlantas Polda Sulbar Berbagi Takjil dan Sisipkan Pesan Keselamatan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Kehangatan momen Ramadan semakin terasa lewat sentuhan berkah dan kepedulian Ditlantas Polda Sulbar yang berbagi takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di sekitar Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Selasa (3/3/26). Tak hanya berbagi makanan dan minuman untuk menyambut waktu berbuka puasa, langkah humanis Ditlantas Polda Sulbar juga diisi dengan pesan penting […]

  • Bersama Anak Yatim, Jadi Sarana Utama Polda Sulbar Jaga Keamanan Melalui Keberkahan Doa

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Menjadikan momen kebersamaan sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah Subuhanahu Wataalah serta memohon pertolongan‑Nya, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat secara rutin menyelenggarakan kegiatan doa bersama yang secara khusus mengikutsertakan para anak yatim. Kegiatan ini dilandasi keyakinan, bahwa terjaganya keamanan, ketertiban, serta kedamaian di seluruh wilayah tidak hanya ditopang oleh kekuatan fisik dan […]

  • Rancang Dokumen Akhir RKPD, Pemprov Sulbar Matangkan Integrasi Data Sektoral

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kini tengah mematangkan dokumen perencanaan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran. Salah satu langkah krusial yang diambil adalah dengan memperkuat pengelolaan data sektoral dengan melibatkan sejumlah stakeholder, termasuk dari Badan Pusat Statistik. Hal ini merupakan tindak lanjut adari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar data sektoral menjadi kunci dalam […]

expand_less