Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, DKPPKB Sulbar Lakukan Penilaian Puskesmas Kawasan Terpencil di Polewali Mandar

Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, DKPPKB Sulbar Lakukan Penilaian Puskesmas Kawasan Terpencil di Polewali Mandar

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 163
  • comment 0 komentar

Polewali Mandar – Proclaimnews.id  Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan penilaian terhadap sejumlah puskesmas yang diusulkan menjadi Puskesmas Kawasan Terpencil di Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Kesehatan.

Langkah ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat dan meningkatkan pemerataan pembangunan, khususnya di sektor kesehatan. Penguatan pelayanan kesehatan primer di wilayah terpencil menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang lebih sehat dan sejahtera.

Terdapat empat puskesmas yang diusulkan untuk mendapatkan status kawasan terpencil, yakni Puskesmas Tutallu, Puskesmas Tutar, Puskesmas Bulo, dan Puskesmas Matangnga. Penilaian dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 6 Maret 2026 di wilayah kerja masing-masing puskesmas.

Usulan tersebut diajukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah agar puskesmas di wilayah dengan keterbatasan akses dapat memperoleh dukungan kebijakan dan pembiayaan, termasuk menjadi pertimbangan bagi BPJS Kesehatan dalam mendukung skema kapitasi untuk Puskesmas Kawasan Terpencil pada tahun 2026.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan bahwa kegiatan penilaian ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa puskesmas yang berada di wilayah sulit dijangkau tetap mendapatkan perhatian dalam penguatan pelayanan kesehatan dasar.

“Penilaian ini dilakukan untuk memastikan bahwa puskesmas yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses geografis dapat teridentifikasi secara objektif sebagai kawasan terpencil. Dengan penetapan tersebut, diharapkan dukungan pembiayaan dan penguatan layanan kesehatan primer dapat lebih optimal sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dr. Anita, MARS menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang telah menurunkan tim untuk melakukan penilaian lapangan terhadap puskesmas yang diusulkan.

“Kami berharap melalui proses penilaian ini, puskesmas yang berada di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang dapat ditetapkan sebagai Puskesmas Kawasan Terpencil sehingga mendapatkan dukungan kebijakan dan pembiayaan yang lebih memadai. Hal ini sangat penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Salah satu anggota tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Ahmad, yang turun langsung melakukan verifikasi lapangan menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai indikator yang telah ditetapkan.

“Penilaian ini tidak hanya melihat kondisi fasilitas puskesmas, tetapi juga mempertimbangkan aksesibilitas wilayah, jarak tempuh masyarakat, kondisi geografis, serta ketersediaan sumber daya kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penetapan status kawasan terpencil benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan,” jelas Ahmad.

Ia menambahkan, hasil penilaian lapangan nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam memperkuat dukungan terhadap puskesmas di wilayah terpencil, sehingga pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat dapat semakin ditingkatkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan upaya pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil Kabupaten Polewali Mandar dapat semakin diperkuat, sehingga masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edukasi Penanganan Stunting Lintas Sektoral, Optimalkan Publikasi Hingga Dorong Integrasi Data

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnewa.id Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulawesi Barat melaporkan hasil dukungan terhadap Program Pastipadu Tahun Anggaran 2026. Memasuki pertengahan tahun ini, Kominfo Sulbar bersiap melakukan lompatan besar dengan mengintegrasikan data stunting lintas sektoral guna menyusun konten edukasi yang lebih akurat, sekaligus menyiapkan fasilitasi dashboard serta penyediaan aplikasi khusus sebagai program intervensi. […]

  • Wakil Ketua DPRD Sulbar Apresiasi Sinergi Pemprov–Pemkab, Jalan Jantung Kota Mamuju Kini Mulus Pasca Preservasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Mamuju —  Proclaimnews.id Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Hj. St. Suraidah Suhardi, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan infrastruktur pasca preservasi jalan dalam Kota Mamuju, tepatnya di depan Anjungan Pantai Manakarra, Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju. *Selasa, 3 Maret 2026*. Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Suhardi Duka selaku Gubernur Sulbar, […]

  • Menjaga iklim investasi, DPMPTSP Sulbar Bahas Evaluasi Kinerja dan Program Kerja 2026

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim kerja pengembangan iklim penanaman modal melaksanakan rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2025 dan pembahasan Program Kerja Tahun Anggaran 2026, bertempat di Ruang Tim Kerja Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Senin, 19 Januari 2026. Rapat ini diikuti oleh ketua tim kerja […]

  • Pertemuan Kabupaten Binaan di Mamuju Tengah Bahas Penguatan SDMK Puskesmas sesuai Standar Terbaru

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Kabupaten Binaan (Kabin) Tahun 2026 di Kabupaten Mamuju Tengah, Kamis 11 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah ini menjadi forum evaluasi capaian program, identifikasi tantangan pembangunan kesehatan, serta penyusunan langkah tindak lanjut untuk meningkatkan […]

  • Kapolda Sulbar Tegaskan Rekrutmen Polri Wajib Berprinsip Betah, Tidak ada Toleransi Untuk Percaloan

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, kembali menegaskan komitmen kuatnya untuk menyelenggarakan penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis, Senin (13/4/26). Pihaknya berjanji akan menjaga integritas seleksi agar hanya putra-putri terbaik yang terpilih sebagai abdi negara. Hal tersebut disampaikan Kapolda melalui PLH Kabid Humas […]

  • Wabup Askary Apresiasi Aksi Damai Nakes dan GMNI, Janji Akan Tindak Lanjuti Apa Yang Mereka Tuntut

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Mateng -Proclaimnews.id Ia menilai aksi berlangsung berjalan dengan tertib dan damai. Mewakili Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Askary menyampaikan terima kasih atas tiga tuntutan yang disuarakan massa aksi. Menurutnya, Pemkab telah melakukan pertemuan sebelum aksi digelar untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. “Kami siap menerima aspirasi yang disampaikan,” ujar Askary. Ia menegaskan bahwa apa yang […]

expand_less