Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DKP Sulbar Perkuat Sinergi Nasional, Perjuangkan Program Strategis Daerah pada Rakornas KKP 2026

DKP Sulbar Perkuat Sinergi Nasional, Perjuangkan Program Strategis Daerah pada Rakornas KKP 2026

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
  • visibility 160
  • comment 0 komentar

Jakarta – Proclaimnews.id Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional melalui keikutsertaannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026, yang berlangsung selama dua hari, 2–3 Juli 2026, di Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta.

Rakornas yang mengusung tema “Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Mendukung Swasembada Pangan” tersebut dihadiri sekitar 600 peserta secara luring dan daring. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari pimpinan Komisi IV DPR RI, kementerian dan lembaga, gubernur, bupati/wali kota, kepala dinas kelautan dan perikanan provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, jajaran KKP, pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.

Wujud Komitmen Pemprov Sulbar Mendukung Program Nasional

Kehadiran DKP Sulbar dikoordinir oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM., didampingi Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Irwan Latif bersama Kepala Bidang Perikanan Budidaya-Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PB-PDSPKP), Fachrul Odang.

Partisipasi tersebut merupakan implementasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sektor unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bagi Sulawesi Barat, sektor kelautan dan perikanan memiliki posisi yang sangat strategis. Dengan garis pantai yang panjang, potensi perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil perikanan, hingga sumber daya pesisir yang melimpah, pembangunan sektor ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Rakornas Jadi Forum Menyatukan Arah Kebijakan Pusat dan Daerah

Rakornas KKP menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan bersama-sama menyusun langkah percepatan implementasi Program Kerja Prioritas Nasional agar pelaksanaannya lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM., menilai Rakornas bukan hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga momentum penting untuk memastikan kebutuhan daerah dapat diakomodasi dalam kebijakan nasional.

“Rakornas ini menjadi ruang yang sangat strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan riil pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Kami hadir bukan hanya untuk mengikuti arahan pemerintah pusat, tetapi juga memperjuangkan program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Sulawesi Barat, mulai dari nelayan, pembudidaya ikan, pelaku usaha pengolahan hasil perikanan hingga masyarakat pesisir. Harapan kami, sinergi yang terbangun mampu mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang Safaruddin kepada Tim Humas DKP Sulbar via whatsapp, Jumat (03/07/26).

DKP Sulbar Serahkan Proposal Program Tahun 2027

Di sela-sela pelaksanaan Rakornas, Kepala DKP Sulbar bersama jajaran juga memanfaatkan kesempatan untuk menyerahkan proposal teknis program dan kegiatan DKP Sulbar Tahun 2027 kepada perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Proposal tersebut telah disusun jauh hari berdasarkan kebutuhan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Barat. Langkah ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung Program Kerja Prioritas Nasional sekaligus mengupayakan dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai program strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.

Usulan tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan infrastruktur kelautan dan perikanan, meningkatkan produktivitas nelayan dan pembudidaya ikan, memperluas akses pasar hasil perikanan, meningkatkan daya saing produk, hingga mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Menteri KKP: Rakornas Memiliki Arti Penting dan Strategis

Dalam sambutannya, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa Rakornas merupakan forum yang memiliki arti penting dalam memperkuat konsolidasi nasional.

“Forum ini memiliki arti penting dan strategis sebagai ruang konsolidasi nasional untuk menyatukan arah, memperkuat koordinasi, serta memastikan pelaksanaan kegiatan prioritas KKP tahun 2026 berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menteri Trenggono.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi Asta Cita Presiden, terutama dalam memperkuat kedaulatan pangan melalui penyediaan protein ikan dan garam, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Bahas Berbagai Program Prioritas Nasional

Selama dua hari pelaksanaan Rakornas, peserta mengikuti berbagai sesi diskusi dan desk pembahasan yang difokuskan pada percepatan implementasi Program Kerja Prioritas Nasional.

Beberapa desk yang menjadi fokus pembahasan antara lain:

a. Desk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), sebagai program transformasi kawasan pesisir.
b. Desk Budidaya Tematik KNMP, yang diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi perikanan budidaya.
c. Desk Pergaraman, sebagai upaya percepatan swasembada garam nasional.
d. Desk Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Selain itu, peserta juga mendapatkan paparan strategis dari Komisi IV DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta berbagai narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kelautan dan perikanan.

Rumusan Rakornas Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah

Pada penutupan Rakornas yang dipimpin Sekretaris Jenderal KKP RI, Andy Artha Donny Oktopura, disepakati sejumlah rumusan strategis yang menjadi pedoman pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional sektor kelautan dan perikanan.

Beberapa poin penting yang disepakati antara lain:

– Penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung swasembada pangan berbasis protein ikan dan garam.
– Penerapan kolaborasi “pentahelix” yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.
– Pendekatan “bottom-up” yang memberi ruang lebih besar kepada pemerintah daerah dan masyarakat dalam proses perencanaan hingga evaluasi program.
– Pengembangan “Kampung Nelayan Merah Putih” sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui penguatan infrastruktur, logistik, akses pasar, dan kepastian usaha.
– Pengembangan “Budidaya Tematik” guna mendukung kebutuhan konsumsi ikan nasional sekaligus menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis.
– Percepatan swasembada garam melalui pembangunan kawasan garam terpadu berbasis intensifikasi, ekstensifikasi, dan teknologi.
– Fokus pada pencapaian outcome berupa peningkatan produksi, pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, penurunan kemiskinan ekstrem, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Komitmen DKP Sulbar Mengawal Implementasi Program

Keikutsertaan DKP Sulbar dalam Rakornas KKP Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mengawal berbagai program strategis yang berpihak kepada masyarakat.

Melalui sinergi yang semakin kuat, DKP Sulbar optimistis berbagai program prioritas nasional akan mampu mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Barat. Ke depan, pemerintah daerah akan terus mengawal implementasi berbagai program tersebut agar memberikan manfaat nyata bagi nelayan, pembudidaya ikan, pelaku usaha perikanan, masyarakat pesisir, serta berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(**)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI, Ajbar Abdul Kadir Turut Serta Dalam Agenda Talk show Refleksi Hari Jadi Sulbar ke 22 Tahun di Warkop Galaxy

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2026
    • account_circle Tim Media
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MAMUJU,  — PROCLAIMNEWS.ID  Anggota DPR RI, Ajbar Abdul Kadir menghadiri talk show Refleksi Hari Jadi Sulbar ke 22 Tahun di Warkop Galaxy Mamuju, Selasa, 22 September 2026. Kegiatan dengan tema “Logam Tanah Jarang (LTJ) Untuk Siapa?” ini juga dihadiri Anggota DPRD Sulbar, Muhammad Khalil Qibran; dan Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir. Talk show ini digelar […]

  • Sinergi Literasi dan Tradisi: Perpustakaan Keliling Sulbar Warnai Kemeriahan Pasar Malam Rakyat di Tinambung

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 189
    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR – PROCLAIMNEWS.ID Kemeriahan menyelimuti Pelataran Pasar Tinambung pada Sabtu malam (11/4/2026). Hari pertama pelaksanaan Pasar Malam Rakyat (PMR) tidak hanya menyuguhkan hiburan dan jajanan, tetapi juga menghadirkan oase literasi melalui layanan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat. Sejak dibuka pukul 19.00 WITA, armada mobil perpustakaan keliling langsung dipadati oleh […]

  • Dinkes Sulbar Evaluasi Kinerja Program 2025, Perkuat Arah Pembangunan Kesehatan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Evaluasi Program dan Indikator Kinerja Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola program dan pengelola data lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai capaian kinerja program kesehatan sepanjang […]

  • Penanggulangan Penyakit Menular : DKPPKB Sulbar Dorong Pendekatan Kolaboratif Tangani AIDS, TB dan Malaria

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam kegiatan Fasilitasi Diskusi Pra Pertemuan Kemitraan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria, yang dilaksanakan oleh RSSH Adinkes di Kabupaten Mamuju, Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian penyakit menular di daerah. […]

  • Musrenbang Yang Di Gelar Di Kecamatan Topiyio Menjadi Wadah Penyelarasan Program Pembangunan

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Pemerintah Kecamatan Topoyo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Senin (9/2) di Kantor Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah. Musrenbang Yang Di Gelar Di Kecamatan Topiyio Menjadi Wadah Penyelarasan Program Pembangunan dengan mengangkat tema percepatan transformasi ekonomi melalui hilirisasi, sektor pertanian, serta penguatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut […]

  • Junda Maulana Resmi Tempati Rumah Jabatan Sekda Sulbar, Pelayanan Publik Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MAMUJU –  PROCLAIMNEWS.ID Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, resmi menempati rumah jabatan (rujab) Sekda Sulbar, Senin, 19 Januari 2026. Penempatan rumah jabatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka serta sejumlah kepala OPD, menandai dimulainya pemanfaatan rumah jabatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dan konsolidasi pemerintahan. “Alhamdulillah, hari […]

expand_less