Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

MAMUJU —Proclaimnews.id Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola Pajak Air Permukaan (PAP) dengan mengedepankan kepastian hukum, kajian teknis, serta harmonisasi regulasi pusat dan daerah.

 

Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Penetapan dan Dasar Pengenaan PAP, yang digelar di Ruang Rapat Kepala Bapenda Sulbar, Rabu, 6 Mei 2026.

 

Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Gaffar, didampingi Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh, Kepala UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu, Kasfiani Darwis, serta dihadiri perwakilan perusahaan sawit se-Sulawesi Barat.

 

Agenda utama rapat membahas mekanisme penetapan tarif dan dasar pengenaan PAP, termasuk kajian terhadap objek pajak serta Nilai Perolehan Air (NPA) yang menjadi komponen penting dalam perhitungan pajak.

 

Dalam pembahasan, salah satu isu yang mengemuka yakni perubahan NPA di Kabupaten Pasangkayu. Meski tarif PAP tetap sebesar 10 persen, perubahan NPA dari sebelumnya 400 menjadi 1.000 berdampak langsung terhadap kenaikan nilai pajak terutang.

 

Peserta rapat mempertanyakan dasar penyesuaian tersebut, termasuk apakah telah melalui kajian teknis, ekonomi, serta regulasi yang memadai. Forum juga menekankan pentingnya setiap perubahan NPA didukung oleh kajian akademis, regulasi yang sah, serta mempertimbangkan kemampuan wajib pajak.

 

“Bapenda Sulbar ingin memastikan setiap kebijakan perpajakan memiliki dasar hukum yang kuat, transparan, dan tidak menimbulkan multitafsir di lapangan,” ujar Gaffar dalam rapat tersebut.

 

Dalam diskusi berkembang pandangan bahwa air hujan secara alami belum tentu masuk kategori air permukaan sebelum mengalami aliran atau runoff. Karena itu, diperlukan kejelasan apakah air hujan yang ditampung dan dimanfaatkan untuk kegiatan usaha dapat dikenakan pajak.

 

Pembahasan juga mengerucut pada perlunya penegasan batas antara air permukaan, air tanah, dan air hujan agar implementasi kebijakan di daerah tetap selaras dengan regulasi nasional.

 

Muh. Saleh menegaskan bahwa harmonisasi aturan menjadi langkah penting agar pemerintah daerah tidak keliru dalam menerapkan kebijakan pajak.

 

“Kami ingin memastikan implementasi PAP berjalan sesuai koridor hukum dan tidak menimbulkan persoalan bagi pemerintah maupun wajib pajak. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pembenahan kebijakan PAP dilakukan agar seluruh proses penetapan pajak berjalan adil, profesional, dan memiliki kepastian hukum yang jelas.

 

“Kami tidak ingin ada kebijakan yang menimbulkan keraguan di masyarakat maupun pelaku usaha. Semua harus berbasis regulasi, kajian teknis, dan sinkron dengan aturan pemerintah pusat. Kepastian hukum menjadi prioritas utama Bapenda Sulbar dalam penataan PAP,” tegas Abdul Wahab.

 

Ia menambahkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pendapatan daerah yang sehat dan akuntabel.

 

“Optimalisasi pendapatan daerah penting, namun harus tetap memperhatikan asas keadilan, transparansi, dan kepastian hukum bagi wajib pajak. Ini yang terus kami jaga dalam setiap penyusunan kebijakan,” tambahnya.

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

 

Dari hasil rapat disepakati bahwa perubahan NPA harus berbasis kajian yang jelas dan memiliki dasar hukum kuat. Sementara status air hujan sebagai objek PAP masih memerlukan penegasan regulatif melalui telaah hukum lanjutan dan konsultasi dengan kementerian terkait.

 

Sebagai tindak lanjut, Bapenda Sulbar akan menyusun kajian teknis terkait penetapan NPA, menginventarisasi regulasi mengenai objek PAP khususnya terkait air hujan, melakukan koordinasi dengan instansi pusat, serta menyiapkan rekomendasi kebijakan daerah yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sulbar Audiensi Bersama Ketua PSI dan Kadin Sulbar, Bahas Upaya Kesejahteraan Masyarakat di Tengah Komplik Global

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta dalam pertemuan audiensi bersama Ketua PSI dan Ketua Kadin Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Tamu Sendana Mapolda, fokus membahas upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulbar dalam menghadapi dinamika global, Senin (23/3/26). Ketua Kadin menyampaikan bahwa potensi Sulbar sangat besar, dan pengelolaan optimal minimal […]

  • Capaian Dan Penghargaan Telah Di Torehkan, Arsal Aras dan Askary Anwar Dalam Satu Tahun Menahkodai Mamuju Tengah

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Muh. Arsyad
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Mamuju Tebgah – Proclaimnews.id Berdasarkan data hingga Februari 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng) dibawa kepemimpinan Bupati, Dr. H. Arsal Aras, SE bersama Wakil Bupati, Dr. H. Askary Anwar, S.sos, M. Si Periode 2025–2030 telah menorehkan beberapa pencapaian dan penghargaan signifikan, terutama dalam reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik. Berikut adalah rangkuman penghargaan dan […]

  • Latpraops Pekat Marano, Wakapolda Sulbar: Kita Jaga Keamanan dan Kenyamanan Jelang Ramadhan

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar Latihan Pra Operasi Pekat Marano 2025 dalam rangka memelihara kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Marannu Mapolda, Rabu (26/2/25). Latihan Pra Operasi Pekat Marano 2025 dibuka oleh Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Rachmat Pamudji didampingi Irwasda Kombes Pol […]

  • Sering Lemas dan Tidak Bergairah Saat Puasa? Ini 5 Tips Agar Tetap Produktif Selama Ramadan

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta – Proclaimnews.id Ramadan menjadi bulan penuh berkah yang banyak ditunggu-tunggu. Sayangnya, selama Ramadan, rasa lemas dan kurang bertenaga sering kali muncul saat menjalani ibadah puasa. Adapun rasa lemas bisa muncul lantaran perbedaan pola makan dan tidur selama puasa sehingga tingkat energi menurun. Akibatnya, tubuh menjadi kurang fokus dan tidak produktif selama puasa sehingga mengganggu […]

  • Halal Bihalal DiskominfoSS Sulbar, Pacu Kerja Optimal dan Berkualitas

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Mamuju– Proclaimnews.id  Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menegaskan kembali disiplin kerja aparatur, khususnya dalam penerapan sistem kerja fleksibel pascalibur Lebaran. Hal itu disampaikan Kepala DiskominfoSS Provinsi Sulawesi Barat Muhammaad Ridwan Djafar pada Halal Bihalal di kantor mereka, Senin, 30 Maret 2026. Kata […]

  • Suhardi Duka: Majene Akan Menjadi Kabupaten Candradimuka

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Majene – Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menegaskan komitmennya untuk menjadikan Majene sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal itu Ia sampaikan di hadapan masyarakat usai Salat Subuh di Masjid Raya Raudhatul Abidin, Majene , Sabtu, 1 Maret 2025 Dalam perjalanannya dari Makassar menuju Mamuju, ibu kota […]

expand_less