Kunjungan lapangan tersebut bertujuan memastikan salah satu proyek strategis nasional (PSN) di Mateng berjalan sesuai target tanpa kendala berarti. Lokasi pembangunan RS ini terbilang sangat strategis karena berada di jantung Ibu Kota Mateng, Tobadak, yang hanya berjarak sekitar 400 hingga 600 meter dari Kantor Bupati Mamuju Tengah.
Bupati Arsal Aras menyampaikan bahwa kunjungan tim pemerintah pusat ini bertujuan memastikan program prioritas Presiden terlaksana dengan baik di daerah. Menurutnya, pemeriksaan oleh Tim KSP dilakukan secara menyeluruh dan detail, tidak hanya mencakup progres fisik bangunan tetapi juga kesiapan sarana pendukung operasional.
“Sore tadi kami mendapat kabar Tim KSP hadir untuk mengecek proses pembangunan rumah sakit di Mamuju Tengah. Pemeriksaannya cukup detail, bahkan sampai mengecek dokumen pemesanan (purchase order) untuk lift, genset, dan kelengkapan lainnya,” ujar Arsal.
Mengenai rincian teknis dan capaian progres, Arsal menyebut pihak KSP dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akan menyampaikannya secara detail setelah berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana.
“Pemerintah daerah bertindak memfasilitasi peninjauan langsung ini. Alhamdulillah, progresnya berjalan positif,” lanjutnya.
Sementara itu, Tim Ahli Kedeputian IV KSP, Steven Pratama, menjelaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan percepatan PSN, termasuk program peningkatan status rumah sakit di Mamuju Tengah dari tipe D menjadi tipe C.
Steven menegaskan, pengawasan mencakup aspek fisik, kualitas pelayanan, administrasi, perizinan, hingga kelengkapan dokumen pendukung. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya fisik bangunan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Paling penting itu outcome-nya. Rumah sakit ini diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan menjawab kebutuhan fasilitas kesehatan bagi masyarakat Mamuju Tengah,” tegas Steven.(*)


Saat ini belum ada komentar