Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

  • account_circle proclaimnews
  • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Jakarta – Proclaimnews.id  Kreatinin adalah salah satu zat sisa yang harus dibuang dari tubuh. Seseorang biasanya harus menjalani tes kreatinin untuk mengetahui kesehatan ginjalnya. Jika kadar kreatininnya tinggi, maka kemungkinan ginjalnya sudah tidak berfungsi baik.
Simak artikel ini untuk mengetahui apa itu kreatinin, lengkap dengan kadar normal, penyebab kadarnya tinggi, berbagai gejala, hingga cara mengatasi kadar kreatinin yang tinggi.

Kreatinin Adalah Zat Limbah
Dikutip dari Medline Plus, kreatinin adalah zat limbah normal yang dihasilkan tubuh saat Anda menggunakan otot dan sebagian jaringan otot tersebut rusak. Namun ketika ginjal bermasalah, kreatinin tidak tersaring dengan baik, sehingga menumpuk dalam darah.

Kreatinin yang telah disaring oleh ginjal akan dibuang melalui urine. Jika kadar kreatinin dalam darah dan/atau urine tidak normal, maka bisa jadi merupakan tanda penyakit ginjal .

Cara Mengetahui Kadar Kreatinin
Untuk bisa mengetahui berapa kadar kreatinin seseorang, maka harus dilakukan tes. Dua jenis tes yang mungkin dilakukan adalah:

1. Tes Darah
Dalam pelaksanaan tes darah untuk kreatinin, dokter atau perawat akan mengambil sampel darah dari vena di lengan.Darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau botol kecil. Proses ini biasanya memakan waktu kurang dari lima menit.

2. Tes Urine
Penyedia kesehatan mungkin meminta sampel urine setiap kali kencing selama 24 jam. Ini dilakukan karena kadar kreatinin bisa bervariasi sepanjang hari. Namun terkadang hanya dibutuhkan sampel urine dari periode waktu yang lebih pendek.

Berapa Kadar Kreatinin Normal?
Berapakah kadar kreatinin yang dikatakan normal? Berdasarkan situs Mayo Clinic, kadar kreatinin normal adalah sebagai berikut:

Pria dewasa: 0,74-1,35 mg/dL.
Wanita dewasa: 0,59-1,04 mg/dL.
Penyebab Kadar Kreatinin Meningkat
Kadar kreatinin bisa tinggi karena beberapa hal. Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut penyebab kadar kreatinin di atas normal:

Ginjal yang bermasalah, seperti penyakit gagal ginjal, batu ginjal, dan infeksi ginjal.
Sensitif terhadap beberapa jenis obat, seperti antibiotik dan diuretik.
Memiliki riwayat hipertensi
Mengidap diabetes.
Mengalami dehidrasi.
Gejala Akibat Kadar Kreatinin Tinggi
Tanpa tes, orang tidak akan mengetahui apakah kadar kreatininnya tinggi. Namun beberapa gejala yang mungkin dirasakan ketika kadar kreatininnya tinggi adalah sebagai berikut:

Sering buang air kecil.
Tangan, kaki, atau kelopak mata bengkak.
Kulit kering, gatal, atau mati rasa.
Mual-mual.
Kram otot.
Gampang lelah.
Gatal-gatal.
Selera makan hilang.
Kapan Harus Mengecek Kadar Kreatinin?
Orang tidak bisa serta merta menjalani tes kreatinin ketika mengalami gejala-gejala di atas. Sebab gejala tersebut juga sering ditemui dalam masalah kesehatan lain.

Tes kreatinin akan dilakukan dokter jika ada faktor risiko atau diagnosis yang mengarah pada kerusakan ginjal. Beberapa di antaranya adalah:

Memiliki penyakit kencing manis.
Hipertensi.
Mengalami diabetes.
Obesitas.

Ada riwayat keluarga yang mengalami gangguan ginjal, hipertensi, atau diabetes.
Punya penyakit jantung.
Faktor usia karena sudah di atas 60 tahun.
Cara Mengatasi Kadar Kreatinin Tinggi
Jika hasil tes menunjukkan kadar kreatinin yang tinggi, maka bisa menjadi tanda kerusakan ginjal. Jika dibiarkan, tentu fungsi ginjal akan semakin parah. Dilansir dari Healthline dan Kidney, berikut ini beberapa cara untuk mengatasi kadar kreatinin tinggi:

Jangan mengkonsumsi suplemen yang mengandung kreatin.
Rutin berolahraga, tetapi jangan sampai di luar batas karena bisa merusak jaringan otot.
Kurangi asupan protein, misalnya makanan dengan daging merah.
Makanlah lebih banyak serat, misalnya dari buah, sayur, biji-bijian, atau kacang-kacangan.
Penuhi kebutuhan cairan tubuh. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan, seberapa besar kebutuhan Anda.
Kurangi asupan garam atau natrium, terutama dari makanan olahan.
Hindari penggunaan obat pereda nyeri seperti NSAID secara berlebihan.
Jangan merokok dan minum alkohol.
Demikian tadi penjelasan tentang kreatinin, yaitu zat limbah yang menjadi penanda kesehatan ginjal. Segera konsultasikan dengan dokter jika memiliki faktor risiko atau mengalami gejala-gejala di atas(**)

  • Penulis: proclaimnews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang Kecamatan Budong-Budong, Bupati Mamuju Tengah Tekankan Pembangun Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – PROCLAIMNEWS.ID Pemerintah Kecamatan Budong-Budong menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si, bersama Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Hengky Kristanto Abadi, S.H., S.I.K., serta jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan berbagai sektor. Jumat (7/3/2025). Dalam […]

  • Wakil ketua DPRD Dampaingi Gubernur Tinjau sungai Matakali di Polman sekaligus buka puasa bersama di kediaman ketua Komisi I Sulbar

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Polman — Proclaimnews.id Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Hj. St. Suraidah, mendampingi Gubernur Sulawesi Barat meninjau kondisi Sungai Matakali dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan pemerintah daerah. Polewali 13 Maret 2026 Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk melihat secara langsung kondisi sungai serta memastikan langkah-langkah penanganan yang diperlukan demi menjaga keamanan dan […]

  • Polda Sulbar Gelar Sholat Gaib untuk Tiga Personel yang Gugur Saat Penggerebekan Sabung Ayam

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sulbar –  Proclaimnews.id Usai melaksanakan sholat Ashar berjamaah, personel Polda Sulbar yang diimami oleh AKP Roby melaksanakan salat gaib di Masjid Jabal Rahmah Mapolda, Selasa (18/3/25). Salat tersebut dilaksanakan sebagai doa atas gugurnya tiga anggota Polri yakni AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto dan Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganti saat melaksanakan tugas. Kabid […]

  • BKPSDM Sulbar Monev Kelas Kerja Sama ASN di Unimaju

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Kelas Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju). Pelaksanaan Kelas Kerja Sama ini sejalan dengan Misi Kelima Gubernur Sulawesi Barat dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, yakni meningkatkan kualitas sumber daya […]

  • Amankan Pengedar Narkoba, Ditresnarkoba Polda Sulbar Sita 14 Saset Sabu Siap Edar

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id  Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmen dalam memberantas peredaran narkoba. Pada haru Minggu, 9 Maret 2025, dalam sebuah operasi Ditresnarkoba berhasil mengamankan tiga tersangka, dua diantaranya pengedar dan satu kurir di Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju. Dari penangkapan ini, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 14 saset […]

  • Kapolda Sulbar Resmi Buka Latihan Pra Operasi Ketupat Marano: Siap Amankan Lebaran

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Kepala Kepolisian daerah Sulawesi barat Irjen Pol Adang Ginanjar secara resmi membuka kegiatan Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat Marano – 2025” sebagai bentuk kesiapan untuk menjamin keamanan selama masa mudik dan puncak lebaran hari raya Idul fitri 1446 H. Kegiatan berlangsung di Aula Ditreskrimsus Polda Sulbar, Selasa (18/3/25). Dalam […]

expand_less