Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

  • account_circle proclaimnews
  • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
  • visibility 297
  • comment 0 komentar

Jakarta – Proclaimnews.id  Kreatinin adalah salah satu zat sisa yang harus dibuang dari tubuh. Seseorang biasanya harus menjalani tes kreatinin untuk mengetahui kesehatan ginjalnya. Jika kadar kreatininnya tinggi, maka kemungkinan ginjalnya sudah tidak berfungsi baik.
Simak artikel ini untuk mengetahui apa itu kreatinin, lengkap dengan kadar normal, penyebab kadarnya tinggi, berbagai gejala, hingga cara mengatasi kadar kreatinin yang tinggi.

Kreatinin Adalah Zat Limbah
Dikutip dari Medline Plus, kreatinin adalah zat limbah normal yang dihasilkan tubuh saat Anda menggunakan otot dan sebagian jaringan otot tersebut rusak. Namun ketika ginjal bermasalah, kreatinin tidak tersaring dengan baik, sehingga menumpuk dalam darah.

Kreatinin yang telah disaring oleh ginjal akan dibuang melalui urine. Jika kadar kreatinin dalam darah dan/atau urine tidak normal, maka bisa jadi merupakan tanda penyakit ginjal .

Cara Mengetahui Kadar Kreatinin
Untuk bisa mengetahui berapa kadar kreatinin seseorang, maka harus dilakukan tes. Dua jenis tes yang mungkin dilakukan adalah:

1. Tes Darah
Dalam pelaksanaan tes darah untuk kreatinin, dokter atau perawat akan mengambil sampel darah dari vena di lengan.Darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau botol kecil. Proses ini biasanya memakan waktu kurang dari lima menit.

2. Tes Urine
Penyedia kesehatan mungkin meminta sampel urine setiap kali kencing selama 24 jam. Ini dilakukan karena kadar kreatinin bisa bervariasi sepanjang hari. Namun terkadang hanya dibutuhkan sampel urine dari periode waktu yang lebih pendek.

Berapa Kadar Kreatinin Normal?
Berapakah kadar kreatinin yang dikatakan normal? Berdasarkan situs Mayo Clinic, kadar kreatinin normal adalah sebagai berikut:

Pria dewasa: 0,74-1,35 mg/dL.
Wanita dewasa: 0,59-1,04 mg/dL.
Penyebab Kadar Kreatinin Meningkat
Kadar kreatinin bisa tinggi karena beberapa hal. Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut penyebab kadar kreatinin di atas normal:

Ginjal yang bermasalah, seperti penyakit gagal ginjal, batu ginjal, dan infeksi ginjal.
Sensitif terhadap beberapa jenis obat, seperti antibiotik dan diuretik.
Memiliki riwayat hipertensi
Mengidap diabetes.
Mengalami dehidrasi.
Gejala Akibat Kadar Kreatinin Tinggi
Tanpa tes, orang tidak akan mengetahui apakah kadar kreatininnya tinggi. Namun beberapa gejala yang mungkin dirasakan ketika kadar kreatininnya tinggi adalah sebagai berikut:

Sering buang air kecil.
Tangan, kaki, atau kelopak mata bengkak.
Kulit kering, gatal, atau mati rasa.
Mual-mual.
Kram otot.
Gampang lelah.
Gatal-gatal.
Selera makan hilang.
Kapan Harus Mengecek Kadar Kreatinin?
Orang tidak bisa serta merta menjalani tes kreatinin ketika mengalami gejala-gejala di atas. Sebab gejala tersebut juga sering ditemui dalam masalah kesehatan lain.

Tes kreatinin akan dilakukan dokter jika ada faktor risiko atau diagnosis yang mengarah pada kerusakan ginjal. Beberapa di antaranya adalah:

Memiliki penyakit kencing manis.
Hipertensi.
Mengalami diabetes.
Obesitas.

Ada riwayat keluarga yang mengalami gangguan ginjal, hipertensi, atau diabetes.
Punya penyakit jantung.
Faktor usia karena sudah di atas 60 tahun.
Cara Mengatasi Kadar Kreatinin Tinggi
Jika hasil tes menunjukkan kadar kreatinin yang tinggi, maka bisa menjadi tanda kerusakan ginjal. Jika dibiarkan, tentu fungsi ginjal akan semakin parah. Dilansir dari Healthline dan Kidney, berikut ini beberapa cara untuk mengatasi kadar kreatinin tinggi:

Jangan mengkonsumsi suplemen yang mengandung kreatin.
Rutin berolahraga, tetapi jangan sampai di luar batas karena bisa merusak jaringan otot.
Kurangi asupan protein, misalnya makanan dengan daging merah.
Makanlah lebih banyak serat, misalnya dari buah, sayur, biji-bijian, atau kacang-kacangan.
Penuhi kebutuhan cairan tubuh. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan, seberapa besar kebutuhan Anda.
Kurangi asupan garam atau natrium, terutama dari makanan olahan.
Hindari penggunaan obat pereda nyeri seperti NSAID secara berlebihan.
Jangan merokok dan minum alkohol.
Demikian tadi penjelasan tentang kreatinin, yaitu zat limbah yang menjadi penanda kesehatan ginjal. Segera konsultasikan dengan dokter jika memiliki faktor risiko atau mengalami gejala-gejala di atas(**)

  • Penulis: proclaimnews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikapi Berbagai Kasus Sosial, Kapolda Sulbar Tegaskan Polisi Wajib Jadi Pelindung dan Jamin Keamanan

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PoldaSulbar-Proclaimnews.id Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menegaskan kembali fungsi utama kepolisian sebagai pelindung masyarakat kepada seluruh personelnya saat memimpin pelaksanaan apel pagi, Senin (27/4/26) di lapangan Tribrata Mapolda.   Hal ini disampaikannya berdasarkan monitoring dan evaluasi perkembangan situasi kamtibmas selama sepekan terakhir yang menyoroti sejumlah peristiwa memprihatinkan.   Dalam arahannya, […]

  • Pemkesra Sulbar Gelar Rapat, Bahas Batas Wilayah bersama Kementerian dalam Negeri RI

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penegasan Batas Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa (13/1/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar. Rapat yang difasilitasi Biro Pemkesra ini bertujuan mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan berbagai hambatan dalam proses penetapan batas wilayah, baik batas antarprovinsi maupun batas antar […]

  • Tiada Lagi Nyawa yang Bertaruh di Arus Sungai: Jembatan Harapan Desa Bonda Akhirnya Berdiri Tegak”

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 205
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Kabar bahagia datang bagi seluruh masyarakat Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Pembangunan jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Paniki kini telah mencapai progres 100 persen berdasarkan laporan terbaru dari lapangan pada Jumat (6/3/2026). Capaian tersebut menjadi penanda penting bahwa penantian panjang warga untuk memiliki akses penyeberangan yang aman, nyaman, dan […]

  • Buka SMD Khusus GBI Sulbar, Gubernur Dorong Peran Gereja Bangun Daerah

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MAMUJU -Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka menghadiri sekaligus membuka Sidang Majelis Daerah (SMD) Khusus Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulbar, Kamis, 28 Mei 2026. Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka menegaskan, agama dan nilai-nilai spiritual sejatinya menjadi dasar lahirnya ilmu pengetahuan dan peradaban manusia. Menurutnya, banyak penelitian dan penemuan bermula dari keyakinan yang kemudian berkembang […]

  • FGD Eksekutif Sulbar Bahas Strategi Tekan Kemiskinan dan Perkuat PAD

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Akselerasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Disiplin Anggaran Menuju Sulbar Mandiri” dalam rangka penyusunan Laporan Eksekutif Daerah Semester I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulbar, […]

  • Kepala UPTD Air Bersih , Amiruddin, Telah Menyiapkan Berbagai Langkah Antisipatif Dalam Persoalan Gangguan Distribusi Air Bersih

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle **
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Mateng – Proclaimnews.id UPTD Air Bersih meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan air bersih selama bulan Ramadhan. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan dasar tetap berjalan optimal di tengah peningkatan pemakaian oleh pelanggan. Kepala UPTD Air Bersih, Amiruddin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Meski demikian, ia tidak menampik potensi gangguan distribusi air yang […]

expand_less