Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Setelah Status Tanggap Darurat, Warga Sulbar Diminta Kenali Risiko dan Hemat Air

Setelah Status Tanggap Darurat, Warga Sulbar Diminta Kenali Risiko dan Hemat Air

  • account_circle Hms
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Mamuju -Proclaimnews.id Penanganan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), kekeringan dan ancaman hidrometeorologi di Sulawesi Barat tidak hanya membutuhkan kerja pemerintah. Setelah status tanggap darurat ditetapkan, masyarakat juga diminta memperkuat kewaspadaan dari lingkungan masing-masing.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, yang menjadi bagian dari koordinasi penanganan kondisi darurat yang mencakup Karhutla, kebakaran permukiman, kekeringan serta ancaman hidrometeorologi.

Data terbaru menunjukkan dampak kebakaran telah menyentuh kawasan hutan maupun lahan masyarakat. Luas hutan terdampak tercatat sekitar 410,62 hektare, sementara luas lahan atau kebun terdampak mencapai sekitar 579,26 hektare.

Di tengah kondisi tersebut, mitigasi berbasis masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan di lapangan.

“Masyarakat diminta menghindari wilayah yang rawan Karhutla, asap tebal dan kekurangan air. Keluarga juga dianjurkan menyiapkan tas darurat yang berisi dokumen penting, obat-obatan, air minum, makanan serta kebutuhan anak,” ungkapnya, Selasa, 29 September 2026.

Persoalan air menjadi perhatian lain. Warga diminta menggunakan air berdasarkan skala prioritas, terutama untuk minum, memasak dan kebutuhan kesehatan.

Cadangan air juga perlu disimpan dalam wadah tertutup. Jika menemukan sumber air yang mulai mengering, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti.

Untuk mencegah kebakaran meluas, masyarakat diingatkan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah.

“Ketika kualitas udara menurun akibat asap, warga dianjurkan menggunakan masker dan segera menjauh apabila api atau kepulan asap mulai mendekati permukiman,” sebutnya.

Kesiapan evakuasi juga perlu diperhatikan. Setiap keluarga diminta mengetahui jalur keluar dari rumah, titik kumpul serta lokasi pengungsian terdekat.

Dalam kondisi darurat, kelompok yang membutuhkan perhatian lebih seperti anak-anak, lansia, ibu hamil dan penyandang disabilitas perlu didahulukan.

Kewaspadaan juga diminta dibangun di tingkat lingkungan. Komunikasi cepat antarwarga dapat dilakukan melalui RT/RW, pemerintah desa atau kelurahan dan relawan.

“Setiap informasi mengenai kebakaran, kekurangan air, warga yang sakit atau kondisi darurat lainnya diharapkan segera disampaikan kepada petugas,” ujarnya.

Dari sisi kesehatan, masyarakat diminta memperbanyak minum dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap sedang pekat. Warga yang mengalami sesak napas, pusing atau tanda dehidrasi diminta segera mencari pertolongan.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu kondisi memburuk sebelum mengambil tindakan. Informasi resmi pemerintah dan petugas perlu menjadi rujukan, terutama ketika terdapat peringatan atau perintah evakuasi.

Jika evakuasi diperintahkan, warga diminta segera bergerak menuju lokasi aman dan tidak kembali sebelum dinyatakan aman oleh petugas.

Mitigasi yang ditekankan kepada masyarakat sederhana: kenali risikonya, lindungi keluarga, hemat air, jangan membakar, laporkan kejadian dan ikuti evakuasi. Langkah ini diharapkan membuat masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi saat kondisi darurat, tetapi turut menjadi bagian dari sistem kewaspadaan dan penanganan di tingkat lingkungan. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKRS RSUD Provinsi Sulawesi Barat Perkuat Edukasi Pencegahan Bunuh Diri, Bangun Kesadaran dan Kepedulian Kesehatan Jiwa

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan jiwa dan pencegahan tindakan bunuh diri. Langkah nyata ini diambil untuk membangun lingkungan yang lebih peduli, peka, dan mampu memberikan dukungan bagi setiap individu yang membutuhkan bantuan. Upaya penguatan edukasi kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri […]

  • Samsat Pasangkayu Hadirkan Layanan Samkel di Alun-Alun, Semarakkan HUT Pasangkayu

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pasangkayu-Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) turut ambil bagian dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu dengan menghadirkan layanan Samsat Keliling (Samkel) di kawasan Alun-Alun Pasangkayu.   Kegiatan yang berlangsung mulai 18 hingga 26 April 2026 ini diprakarsai oleh UPTD Pelayanan Pajak Daerah (Samsat) Pasangkayu di bawah kepemimpinan […]

  • TPP Berbasis Kinerja, Tim Pemantau Kanal Informasi Siap Jalankan Penilaian

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MAMUJU — Proclaimnews.id Bidang Komunikasi Publik dan Media (KPM) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Sulbar merampungkan pembentukan tim khusus yang akan melakukan penilaian terhadap kanal informasi digital, baik website maupun platform media sosial seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melalui Rapat di Bidang KPM Kantor Diskominfo Sulbar, Senin 12 Januari 2025. Kepala Bidang KPM […]

  • Pemkesra Sulbar Rakor, Membahas Rencana Kerjasama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Daerah RI

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Dhany Sadry, memimpin rapat rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Daerah Republik Indonesia. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra, Selasa (10/2/2026). Rapat tersebut membahas sinkronisasi program dan langkah strategis kolaborasi lintas sektor dalam mendukung […]

  • Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan silaturahmi dari BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Selasa, 6 Januari 2026. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Staf Keuangan Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar, Masita, yang mewakili Plt. Kepala Dinas Sosial, P3A dan Pemdes Sulbar, […]

  • Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Sulbar Gaungkan Transformasi Pendidikan Berbasis Digital

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Sulbar, Sabtu (2/5/2026). Peringatan tahun ini menekankan pentingnya digitalisasi pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru sebagai kunci pembangunan sumber daya manusia.   Upacara tersebut turut dihadiri Haris Iskandar, Widya Prada Ahli Utama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, sebagai perwakilan […]

expand_less