Indonesia Pickleball Federation (IPF) Mamuju Tengah Siap Gelar Open Turnamen Bergengsi Dengan Total Hadiah 30 Juta Rupiah
- account_circle Tim Media
- calendar_month Rab, 5 Agu 2026
- visibility 141
- comment 0 komentar

Mateng – Proclaimnews.id Persiapan pelaksanaan turnamen pickleball pertama di Kabupaten Mamuju Tengah terus dilakukan dengan matang, terutama dalam penyiapan lapangan dan areal yang akan digunakan bertanding pada Jum’at, 7 Agustus 2026. Tepatnya Komplex lapangan tenis Kantor DPRD Mamuju Tengah KTM . Jln. Pue Balung.
Mengingat olahraga ini untuk pertama kalinya di gelar di Mamuju Tengah, semua panitia memastikan segala kesiapan berjalan dengan baik guna menjamin kelancaran pelaksanaan.
Pegelaran Turnamen olah raga baru namun sangat di gemari masyarakat saat ini panitia telah menyiapkan total hadiah mencapai Rp30.000.000 (Tiga Puluh Juta Rupiah), yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
Pegelaran Turnamen ini yang semula direncanakan terbuka untuk tingkat nasional, namun panitia belum bisa di selebggarakan hingga panitia menyusaikan kembali dengan anggaran yang ada sehingga menjadi lingkup wilayah Sulawesi Barat saja dulu Insya Allah berikutnya akan kita gelar tingkat Nasional.
Seiring Dengan masih dalam prosesnya regulasi dari tingkat pusat. Meski demikian, kegiatan ini tetap diikuti peserta yang datang dari Sulawesi Selatan (Sidrap dan Makassar) serta berbagai wilayah di Sulawesi Barat.
“Adapun sumber Dana pelaksanaan turnamen ini sepenuhnya bersumber dari swadaya panitia, kontribusi peserta, serta dukungan sponsor yang sifatnya tidak mengikat.
Turnamen kali ini mepertandingkan kelas Ganda Campuran, ganda putra.
“Sementara Ketua Panitia pelakasana Suparmin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan olahraga pickleball kepada masyarakat luas, mencari bibit atlit baru yang bisa beprestasi hingga tingkat Nasional bahkan Internasioal.
“Insya Allah Ke depannya, pihaknya pengurus IPF Mateng yang di ketuai oleh H.Zainuddin.H akan berencana bekerja sama dengan KONI Mamuju Tengah dan penggiat cabor ini untuk menyusun program pembinaan atlet, terutama atlit yang masih usia dini, kita akan masuk ke sekolah – sekolah SD, SMP, SMA Bahkan kita akan masuk ke kampus dan juga ke kalangan masyarakat umum guna mencari atlit- atlit yang berprestasi.Ulasnya,”(**34/***)
- Penulis: Tim Media
- Editor: El.kml

Saat ini belum ada komentar