Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DKP Sulbar Kolaborasi LPPM Unhas Petakan Strategi Industri Rumput Laut Berkelanjutan Lewat FGD

DKP Sulbar Kolaborasi LPPM Unhas Petakan Strategi Industri Rumput Laut Berkelanjutan Lewat FGD

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Dalam upaya memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat bersinergi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Hulu Industri Rumput Laut: Peningkatan Kualitas Bibit, Mutu, dan Tata Kelola Rantai Nilai Lokal”.

 

FGD berlangsung di Grand Maleo Hotel & Convention, Mamuju, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pemetaan strategi industri rumput laut berkelanjutan di Sulawesi Barat.

 

Kegiatan strategis ini selaras dengan visi besar Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang tertuang dalam program PANCA DAYA, khususnya pada poin pertama yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah kolaboratif ini juga mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat, Junda Maulana yang terus mendorong integrasi kebijakan lintas sektor guna memastikan komoditas unggulan daerah memiliki daya saing global.

 

Riset PAIR: Menuju Ekonomi Sirkular di Laut Sulawesi

 

​Pertemuan lintas multi sektoral ini merupakan bagian dari rangkaian riset lapangan dalam kerangka program Partnership for Australia – Indonesia Research (PAIR). Fokus utamanya adalah implementasi Circular Economy (Ekonomi Sirkular) pada industri rumput laut di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

 

Prof. Ambo Tuwo sebagai Ketua Tim Peneliti dari LPPM Unhas menekankan bahwa rumput laut bukan sekadar komoditas dagang, melainkan pilar penting bagi ekosistem dan ketahanan pangan.

 

​”Kita memerlukan harmonisasi kebijakan dari pusat hingga daerah agar nilai ekonomi rumput laut meningkat melalui diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah,” jelasnya.

 

Peran Strategis: Dari Penyerap Karbon hingga Pupuk Organik

 

​Dalam diskusi sehari ini, terungkap bahwa rumput laut memegang peranan krusial dalam ekonomi sirkular melalui tiga fungsi utama:

 

​1. Restorasi Ekosistem (Blue Carbon): Menyerap CO2 lebih efektif dibanding hutan daratan.

2. Fitoremediasi: Menjadi filter alami yang menyerap kelebihan nutrisi limbah industri untuk membersihkan perairan.

3. Pupuk Organik Cair: Limbah ekstraksi rumput laut dapat diolah menjadi bio-stimulan bagi pertanian, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

 

Tantangan di Lapangan: Bibit hingga Akses Ekspor

 

​Sesi diskusi yang dipandu oleh tim ahli dari Unhas, ITB, dan Unair ini menyerap berbagai aspirasi dari nelayan pembudidaya, penyuluh, hingga akademisi. Staf Teknis Perikanan Budidaya DKP Sulbar, Ashar, menyoroti kendala teknis yang dihadapi di lapangan.

“Sulbar masih menghadapi keterbatasan bibit unggul lokal. Selain itu, belum adanya fasilitas bea cukai di wilayah kita menjadi hambatan bagi pembudidaya untuk mengakses jalur ekspor secara langsung,” ungkap Ashar.

 

Masalah lain yang mencuat meliputi fluktuasi harga (harga basah Rp5.000 dan kering Rp15.500), serangan hama penyu, hingga minimnya sarana pengeringan yang selama ini masih bersifat swadaya.

Menutup penyampainnya pada kegiatan ini, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, memberikan penegasan mengenai komitmen pemerintah daerah. Ia menilai FGD ini sebagai referensi penting untuk menentukan arah kebijakan bantuan dan pendampingan ke depan.

 

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tengah melakukan langkah-langkah konkret dalam mengembangkan usaha budidaya rumput laut. Kami mendengar masukan mengenai kendala regulasi, akses perbankan, hingga masalah sampah plastik. Kesan saya, sinergi antara akademisi dan praktisi seperti hari ini adalah kunci untuk memecah kebuntuan di sektor hulu. Kami berkomitmen agar bantuan pemerintah, seperti pelatihan sistem kultur jaringan, benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan kita di Sulawesi Barat,” pungkas Safaruddin. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Mulia Polisi Bantu Ibu-Anak yang Kehabisan Tiket Bus Mudik

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta. Proclaimnews.id  Seorang ibu bernama Siti kebingungan saat akan mudik karena kehabisan tiket bus. Polisi yang menemukan Siti dan anaknya lalu turun tangan membantu. Peristiwa itu terjadi saat Panit Lantas Polsek Ciputat Timur Ipda Dedi Wijaya dan Brigadir Yudha Adiprastyo mengecek kondisi pul bus di kawasan Ciputat pada Sabtu (15/3/2025) pukul 17.15 WIB. Keduanya mendapati […]

  • Pj Sekretaris Provinsi, Amujib dan Wakil Ketua DPRD Sulbar tanda tangani hasil paripurna.

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 145
    • 0Komentar

    ­Mamuju – Proclaimnews.id   DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat Paripuna bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi dan Munandar Wijaya, dan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Amujib, di Ruang Paripurna, Kamis, (30/1/2025) Rapat ini membahas tiga agenda utama yang berkaitan dengan pelaksanaan APBD 2024, […]

  • Tahun Pertama Penuh Tantangan, SDK–JSM Tetap Optimistis Wujudkan Sulbar Maju

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menyebut 2025 sebagai tahun yang penuh makna. Tahun ini menjadi awal kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga. Pasca dilantik, keduanya langsung diperhadapkan dengan berbagai tantangan sejak hari pertama memimpin. Namun, SDK menyebut semua tantangan tersebut bisa dilalui dengan capaian yang baik karena keduanya saling […]

  • Hadirkan Solusi Nyata, Kapolda Sulbar Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih untuk Warga Pepana Mamasa

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Polda Sulbar -Proclaimmews.id Kepedulian nyata Kepolisian Daerah Sulawesi Barat terhadap kesejahteraan masyarakat kembali dibuktikan. Kali ini, bantuan sarana air bersih yang bersumber dari perhatian Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, resmi diresmikan dan mulai dinikmati oleh warga Lingkungan Pepana, Kelurahan Talippuki, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Kegiatan peresmian atau launching dilaksanakan langsung oleh personel Polsek […]

  • Penanggulangan Penyakit Menular : DKPPKB Sulbar Dorong Pendekatan Kolaboratif Tangani AIDS, TB dan Malaria

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam kegiatan Fasilitasi Diskusi Pra Pertemuan Kemitraan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria, yang dilaksanakan oleh RSSH Adinkes di Kabupaten Mamuju, Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian penyakit menular di daerah. […]

  • Sulbar Bidik Dana FOLU, Usulkan Program Pelestarian Hutan ke Pusat

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan usulan program pelestarian hutan ke Kementerian Kehutanan. Targetnya, membuka peluang pendanaan dari pusat. Hal itu dibahas dalam rapat persiapan verifikasi dan asistensi usulan kegiatan kehutanan Dana Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH). Rapat digelar di Ruang Sekretaris Daerah Lantai II Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin 9 Februari 2026. Langkah […]

expand_less