Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DKP Sulbar Kolaborasi LPPM Unhas Petakan Strategi Industri Rumput Laut Berkelanjutan Lewat FGD

DKP Sulbar Kolaborasi LPPM Unhas Petakan Strategi Industri Rumput Laut Berkelanjutan Lewat FGD

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id Dalam upaya memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat bersinergi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Hulu Industri Rumput Laut: Peningkatan Kualitas Bibit, Mutu, dan Tata Kelola Rantai Nilai Lokal”.

 

FGD berlangsung di Grand Maleo Hotel & Convention, Mamuju, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pemetaan strategi industri rumput laut berkelanjutan di Sulawesi Barat.

 

Kegiatan strategis ini selaras dengan visi besar Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang tertuang dalam program PANCA DAYA, khususnya pada poin pertama yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah kolaboratif ini juga mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat, Junda Maulana yang terus mendorong integrasi kebijakan lintas sektor guna memastikan komoditas unggulan daerah memiliki daya saing global.

 

Riset PAIR: Menuju Ekonomi Sirkular di Laut Sulawesi

 

​Pertemuan lintas multi sektoral ini merupakan bagian dari rangkaian riset lapangan dalam kerangka program Partnership for Australia – Indonesia Research (PAIR). Fokus utamanya adalah implementasi Circular Economy (Ekonomi Sirkular) pada industri rumput laut di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

 

Prof. Ambo Tuwo sebagai Ketua Tim Peneliti dari LPPM Unhas menekankan bahwa rumput laut bukan sekadar komoditas dagang, melainkan pilar penting bagi ekosistem dan ketahanan pangan.

 

​”Kita memerlukan harmonisasi kebijakan dari pusat hingga daerah agar nilai ekonomi rumput laut meningkat melalui diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah,” jelasnya.

 

Peran Strategis: Dari Penyerap Karbon hingga Pupuk Organik

 

​Dalam diskusi sehari ini, terungkap bahwa rumput laut memegang peranan krusial dalam ekonomi sirkular melalui tiga fungsi utama:

 

​1. Restorasi Ekosistem (Blue Carbon): Menyerap CO2 lebih efektif dibanding hutan daratan.

2. Fitoremediasi: Menjadi filter alami yang menyerap kelebihan nutrisi limbah industri untuk membersihkan perairan.

3. Pupuk Organik Cair: Limbah ekstraksi rumput laut dapat diolah menjadi bio-stimulan bagi pertanian, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

 

Tantangan di Lapangan: Bibit hingga Akses Ekspor

 

​Sesi diskusi yang dipandu oleh tim ahli dari Unhas, ITB, dan Unair ini menyerap berbagai aspirasi dari nelayan pembudidaya, penyuluh, hingga akademisi. Staf Teknis Perikanan Budidaya DKP Sulbar, Ashar, menyoroti kendala teknis yang dihadapi di lapangan.

“Sulbar masih menghadapi keterbatasan bibit unggul lokal. Selain itu, belum adanya fasilitas bea cukai di wilayah kita menjadi hambatan bagi pembudidaya untuk mengakses jalur ekspor secara langsung,” ungkap Ashar.

 

Masalah lain yang mencuat meliputi fluktuasi harga (harga basah Rp5.000 dan kering Rp15.500), serangan hama penyu, hingga minimnya sarana pengeringan yang selama ini masih bersifat swadaya.

Menutup penyampainnya pada kegiatan ini, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, memberikan penegasan mengenai komitmen pemerintah daerah. Ia menilai FGD ini sebagai referensi penting untuk menentukan arah kebijakan bantuan dan pendampingan ke depan.

 

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tengah melakukan langkah-langkah konkret dalam mengembangkan usaha budidaya rumput laut. Kami mendengar masukan mengenai kendala regulasi, akses perbankan, hingga masalah sampah plastik. Kesan saya, sinergi antara akademisi dan praktisi seperti hari ini adalah kunci untuk memecah kebuntuan di sektor hulu. Kami berkomitmen agar bantuan pemerintah, seperti pelatihan sistem kultur jaringan, benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan kita di Sulawesi Barat,” pungkas Safaruddin. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Tegaskan Tidak Boleh Ada Penolakan Pasien Miskin di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa tidak boleh ada masyarakat, khususnya warga kurang mampu, yang ditolak saat membutuhkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi Virtual Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin 3 Agustus 2026, yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) […]

  • Bupati Mamuju Tengah Meperpanjang Masa Kontrak PPPK Guru Sebanyak 247 Orang

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Ambas
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Mateng – Proclaimnews.id  Bupati Mamuju Tengah memperperpanjang masa kontrak PPPK Guru di Mamuju Tengah dengan  di berikan sk  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Mamuju Tengah Sebanyak 247 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kembali mendapat perpanjangan kontrak selama dua tahun. Namun, perpanjangan ini disertai […]

  • Hendra Abdul Hidayat Kuasa Hukum Investasi Bodong Batu Kapur 1,3 Milyar Di Mamuju Tengah Menolak Saksi Terguggat

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim media
    • visibility 4.748
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Kasus Investasi Bodong yang merugikan sekolompok masyarakat Mamuju Tengah dengan kerugian sekitar 1,3 Milyar masih di gelar di Pengadilan Negeri (PN). Mamuju Sulawesi Barat, 6/1/2026. Sidang kali ini dengan menghadirkan 2 saksi namun Ketua Hakim menolak saksi terguggat dengan alasan Saksi yang di hadirkan adalah saudara kandung Saudara Agus Ali (tergugat). Yakni […]

  • Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Barat, Sofian Rendy Ardiansyah, Memaparkan Pertumbuhan  Ekonomi Sulbar Triwulan II 2026 Tumbuh 5,20 Persen

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
    • account_circle Tim Media
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Mamuju —  Proclaimnews.id Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Triwulan II 2026 tercatat sebesar 5,20 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Meski tetap tumbuh positif, angka ini menunjukkan perlambatan dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,35 persen, serta berada sedikit di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Barat, […]

  • Gubernur Sulbar Suhardi Duka Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan: Jangan Percaya Oknum Janjikan Kursi

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 271
    • 0Komentar

    MAMUJU – Proclaimnews.id  Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terkait proses mutasi dan penempatan jabatan. Menyusul adanya perubahan struktur kelembagaan baru, SDK menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara transparan tanpa ada praktik transaksional. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap […]

  • Harmonisasi Kebijakan Fiskal 2027, BPKAD Sulbar Ikuti Pemetaan Kegiatan Pembangunan Prioritas Daerah

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Abd. Kuddus, didampingi Plt. Kasubbid Anggaran dan Bina Kabupaten Wilayah II, Amir Hamzah, mengikuti pemetaan kegiatan pembangunan prioritas daerah dalam rangka harmonisasi kebijakan fiskal nasional Tahun Anggaran 2027. Berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026, kegiatan tersebut […]

expand_less