Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bapperida Sulbar Jadikan Kakao dan Kopi Pilar Transformasi Ekonomi Berbasis Panca Daya

Bapperida Sulbar Jadikan Kakao dan Kopi Pilar Transformasi Ekonomi Berbasis Panca Daya

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Mamuju -Proclaimnews.id Sulawesi Barat memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kakao dan kopi. Namun, besarnya produksi dua komoditas unggulan tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan nilai tambah bagi petani dan perekonomian daerah. Kondisi inilah yang mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempercepat strategi hilirisasi agar kakao dan kopi tidak lagi hanya dijual sebagai bahan baku, melainkan menjadi produk bernilai tinggi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat saat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rekomendasi Core Competence Sulawesi Barat di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, Selasa (28/7/2026).

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, mengatakan penyusunan core competence daerah harus menghasilkan rekomendasi yang dapat diterjemahkan menjadi kebijakan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi dokumen kajian.

Menurutnya, Sulawesi Barat memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis komoditas unggulan. Pada 2025, produksi kakao mencapai sekitar 66,1 ribu ton dari luas areal 140,9 ribu hektare, sedangkan produksi kopi mencapai 5,2 ribu ton dari lahan seluas 17,1 ribu hektare. Sektor pertanian juga masih menjadi penopang utama ekonomi daerah dengan kontribusi sekitar 47,73 persen terhadap struktur perekonomian Sulawesi Barat, sementara pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,36 persen.

Meski demikian, Amujib menilai tingginya produksi belum otomatis meningkatkan kesejahteraan petani. Tantangan utama saat ini adalah mengubah keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif melalui hilirisasi, inovasi, dan penguatan rantai nilai.

“Kita tidak cukup hanya meningkatkan produksi kakao dan kopi. Tantangan kita adalah bagaimana mengubah produksi tersebut menjadi produktivitas, nilai tambah industri, investasi, kesempatan kerja, peningkatan pendapatan petani, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Amujib.

Ia menjelaskan, arah kebijakan tersebut sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui Panca Daya yang menempatkan hilirisasi sebagai salah satu strategi utama pembangunan ekonomi daerah.

Melalui Panca Daya, pemerintah mendorong pengembangan industri pengolahan kakao dan kopi agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun global.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi juga diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui bertambahnya pendapatan petani, berkembangnya UMKM, terbukanya lapangan kerja baru, dan percepatan pengentasan kemiskinan.

Bapperida juga menilai transformasi tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, peningkatan kapasitas petani, pelaku usaha, tenaga pengolah hasil, hingga generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun industri kakao dan kopi yang berkelanjutan.

Selain penguatan SDM, pembangunan infrastruktur produksi, fasilitas pascapanen, logistik, konektivitas digital, hingga industri pengolahan dinilai menjadi faktor pendukung agar rantai nilai kakao dan kopi terus berkembang.

Amujib menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia usaha menjadi fondasi penting dalam mendorong inovasi sekaligus mempercepat implementasi hasil kajian ke dalam program pembangunan dan investasi daerah.

Ia berharap FGD tersebut menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan pembangunan, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Barat sebagai salah satu pusat pengembangan kakao dan kopi nasional.

“Sulawesi Barat tidak ingin selamanya dikenal sebagai daerah penghasil bahan baku. Kita ingin menjadi daerah yang menghasilkan nilai tambah, melahirkan industri, inovasi, dan wirausaha baru, sehingga petani memperoleh manfaat ekonomi yang semakin besar dari komoditas yang mereka hasilkan. Dari kebun kita membangun industri, dari komoditas kita menciptakan nilai tambah, dan melalui Panca Daya kita wujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera,” pungkas Amujib. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Penguatan SPBE, PUPR Sulbar Tingkatkan Kapasitas SDM Digital 

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dalam rangka mendukung penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan penyesuaian penyusunan kebutuhan Jabatan Fungsional (JF) Pranata Humas dan Pranata Komputer, yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (27/4/2026). Bertempat di Ruang Assessment […]

  • Perjalanan Mudik Aman, Ditlantas Polda Sulbar Pastikan Angkutan Bus Antar Kota Layak Beroperasi

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Polda Sulbar -Proclaimnews.id Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Marano 2026 yang bertujuan memastikan keselamatan perjalanan mudik dan mudik balik masyarakat, Ditlantas Polda Sulbar aktif melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan operasional kendaraan bus angkutan antar Kota/Provinsi, Sabtu (14/3/26) di Terminal Tipe A Simbuang, Mamuju. Pemeriksaan yang dipimpin langsung oleh IPTU Abdul Rahim dilakukan secara kolaboratif dengan […]

  • Bupati Mamuju Tengah Asal Aras Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sulbar 

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Mamuju, – Proclaimnews.id  Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, didampingi Sekretaris Daerah, Litha Febriani, menghadiri agenda penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 (Unaudited) kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (31/3/2026) di Kantor BPK Perwakilan Sulbar, Mamuju ini, merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 […]

  • Antisipasi Gejolak Harga, Pemprov Sulbar Gelar Pelatihan Pengendalian Inflasi Melalui Program GERAI Sulawesi Barat

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Sekretaris daerah (Sekda) Sulawesi Barat, Junda Maulana secara resmi membuka Training Of Trainers (TOT) gerakan bersama jaga inflasi (GERAI) Sulawesi Barat menjelang ramadan dan idul fitri 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di ballroom Hotel Maleo Town Square (MATOS) Mamuju, Senin 9 Feberuari 2026. Pada kesempatan itu Sekprov Sulbar, Junda Maulana menyampaikan pesan […]

  • Juknis Gerakan Sulbar Mandarras Digarap, Diskominfo Siapkan Fasilitasi Digital dan Publikasi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id DiskominfoSS Sulbar mengambil peran strategis dengan menyiapkan petunjuk teknis guna mendukung implementasi Program Gerakan Sulbar Mandarras (GSM). Program Sulbar Mandarras sendiri merupakan inisiatif unggulan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang menargetkan tumbuhnya budaya gemar membaca di lingkungan sekolah. Di tengah arus digitalisasi, program ini tidak hanya berfokus pada literasi konvensional, tetapi juga […]

  • Hari Kedua Seleksi Terbuka JPT Pratama Sulbar, Gubernur Fokus pada Penilaian Karakter dan Konsistensi

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Mamuju – .Proclaimnews.id Proses wawancara dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali berlanjut. Pada hari kedua pelaksanaan, Selasa, 16 Desember 2025, peserta mengikuti tahapan wawancara yang digelar oleh Pemprov Sulbar. Wawancara dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur, Salim S Mengga, serta Sekretaris Daerah […]

expand_less