Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pertemuan Kabupaten Binaan di Mamuju Tengah Bahas Penguatan SDMK Puskesmas sesuai Standar Terbaru

Pertemuan Kabupaten Binaan di Mamuju Tengah Bahas Penguatan SDMK Puskesmas sesuai Standar Terbaru

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar

Mamuju Tengah – Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Kabupaten Binaan (Kabin) Tahun 2026 di Kabupaten Mamuju Tengah, Kamis 11 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah ini menjadi forum evaluasi capaian program, identifikasi tantangan pembangunan kesehatan, serta penyusunan langkah tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Salah satu poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kondisi existing persebaran tenaga medis dan tenaga kesehatan (SDMK) pada puskesmas se-Kabupaten Mamuju Tengah. Pemetaan dilakukan dengan membandingkan kondisi ketersediaan SDMK terhadap standar yang diatur dalam Permenkes Nomor 43 Tahun 2019 dan Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan puskesmas.

Berdasarkan standar 9 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai Permenkes Nomor 43 Tahun 2019, Kabupaten Mamuju Tengah menunjukkan capaian yang sangat baik. Seluruh 11 puskesmas (100 persen) telah memenuhi kelengkapan sembilan jenis tenaga kesehatan yang dipersyaratkan, sehingga tidak terdapat kekurangan tenaga pada kategori tersebut. Ketersediaan dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga gizi, promosi kesehatan, sanitasi lingkungan, farmasi, serta analis kesehatan (ATLM) telah terpenuhi di seluruh puskesmas yang teregistrasi.

Namun demikian, ketika dilakukan pemetaan menggunakan standar terbaru berdasarkan Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 yang mensyaratkan 13 jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan, 11 puskesmas di Kabupaten Mamuju Tengah masih memerlukan penguatan SDMK. Hasil analisis menunjukkan terdapat kebutuhan tambahan sebanyak 34 tenaga kesehatan, yang terdiri atas 11 Dokter Kesehatan Keluarga dan Layanan Primer (KKLP), 11 psikolog klinis, 11 fisioterapis, serta 1 terapis gigi dan mulut.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Mamuju Tengah dalam memenuhi standar SDMK berdasarkan regulasi sebelumnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah karena seluruh puskesmas telah berhasil memenuhi kelengkapan sembilan jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai amanat Permenkes Nomor 43 Tahun 2019. Capaian ini menunjukkan komitmen daerah dalam memastikan tersedianya pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat,” ujar dr. Nursyamsi.

Meski demikian, dr. Nursyamsi mengingatkan bahwa hadirnya Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 membawa konsekuensi perlunya penyesuaian terhadap kebutuhan SDMK di puskesmas agar mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

“Standar terbaru puskesmas menuntut adanya penguatan jenis tenaga kesehatan tertentu yang sebelumnya belum menjadi persyaratan. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mengidentifikasi berbagai opsi strategis yang dapat dilakukan dalam pemenuhan SDMK, baik melalui perencanaan kebutuhan yang lebih baik, redistribusi tenaga, pemanfaatan berbagai skema pengadaan tenaga kesehatan, maupun kolaborasi dengan berbagai pihak terkait,” lanjutnya.

Menurutnya, pemenuhan SDMK tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan upaya yang komprehensif dan kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, institusi pendidikan, organisasi profesi, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan seluruh puskesmas memiliki sumber daya manusia kesehatan sesuai standar yang ditetapkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan, Farmasi, Alkes dan SDM Kesehatan dr. Darmawiyah berharap melalui kegiatan Kabupaten Binaan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berkomitmen untuk menjadikan hasil pemetaan SDMK sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di masa mendatang.

“Dengan dukungan lintas sektor dan strategi yang tepat, diharapkan seluruh puskesmas di Kabupaten Mamuju Tengah dapat memenuhi standar SDMK sesuai regulasi terbaru, sehingga pelayanan kesehatan primer yang berkualitas, merata, dan berkesinambungan dapat dirasakan oleh seluruh Masyarakat,” kata dr. Darmawiyah. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV DPRD Sulbar Gelar Rapat bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Hms DPRD
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Mamuju —  Proclaimnewa.id Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2025 serta membahas rencana pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat. Senin 12 Januari 2026 Rapat di laksnakan di ruang rapat komisi IV Sekretariat DPRD Prov. […]

  • Rapat Perjanjian Kinerja Bidang Geologi Fokuskan Konservasi Air Tanah di CAT Polewali

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Hma
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat pembahasan perjanjian kinerja Bidang Geologi dan Air Bawah Tanah pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bidang Geologi dan Air Bawah Tanah Dinas ESDM Sulbar. Rapat dipimpin Kepala Bidang Geologi dan Air Bawah Tanah, Wisnu […]

  • Perkuat SDM Unggul, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Sambut Mahasiswa Magang Prodi Ekonomi Pembangunan

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat secara resmi menerima mahasiswa magang dari Program Studi Ekonomi Pembangunan (Ekpeng), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Mamuju. Penerimaan mahasiswa magang tersebut berlangsung pada Senin 2 Februari 2026 dan diterima langsung oleh Sekretaris Dinsos P3A […]

  • Pemkesra Sulbar Hadiri Rakor SPM, Diharap Terbangun Komitmen demi Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Mamuju, –  Proclaimnews.id Kepala Bagian Pemerintahan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Pemerintahan Umum Biro Pemkesra, Kamis 4 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah […]

  • Pemprov Sulbar dan PT Jamkrindo Jalin Kerjasama, Dukung Jasa Penjamin bagi UMKM

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Mamuju, — Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi menjalin kerja sama dengan PT Jamkrindo dalam rangka memberikan dukungan jasa penjaminan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, Selasa 5 Mei 2026. Kerja sama ini ditujukan untuk mendukung partisipasi UMKM dalam pelaksanaan proyek pekerjaan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Penandatanganan dan serah terima […]

  • Anggota DPRD Mamuju H. Sugianto Desak Pemerintah Beri Kepastian SK PPPK PW (Paruh Waktu) Lulusan Tahun 2025

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Tim media
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews. Id 23 Desember 2025 Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, H. Sugianto, menyambut baik Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh waktu (PW) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang resmi diterima jelang akhir Tahun Anggaran (TA) 2025. Namun, ia meminta pemerintah daerah untuk segera memberikan kepastian serupa bagi PPPK PW tingkat […]

expand_less