Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 309
  • comment 0 komentar

Mamuju – .Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memanggil perwakilan 13 perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Sulawesi Barat untuk membahas anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 3 Juni 2026, secara khusus membahas perkembangan harga TBS setelah diberlakukannya kebijakan ekspor satu pintu yang mulai berjalan pada 1 Juni 2026.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat tersebut, harga TBS sawit di 13 PKS Sulbar per 2 Juni 2026 berada pada kisaran Rp2.070 hingga Rp2.450 per kilogram. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan sebelum pengumuman kebijakan ekspor satu pintu, ketika harga masih berada pada kisaran Rp2.600 hingga Rp3.000 per kilogram.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Suhardi Duka menilai harga TBS yang berlaku saat ini tidak mencerminkan kondisi pasar global dan tidak sejalan dengan harga Crude Palm Oil (CPO) dunia yang masih relatif baik.

“Seharusnya harga sekarang itu di sekitaran Rp3.000 (per kilogram). Tolong beritahu pimpinan mu di Jakarta bahwa kami dievaluasi dan Gubernur menyatakan bahwa harga yang ditentukan ini tidak sesuai dengan pasar global,” tegas Gubernur Suhardi Duka.

SDK meminta seluruh perwakilan perusahaan menyampaikan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Sulbar kepada manajemen pusat masing-masing perusahaan. Menurutnya, penurunan harga yang terjadi tidak memiliki dasar yang kuat jika mengacu pada perkembangan harga CPO dunia.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga TBS secara real time dan melaporkan hasil evaluasi tersebut kepada pemerintah pusat.

“Nanti saya akan sampaikan ke Jakarta. Tapi kalau tidak berubah harga ini kemudian kami laporkan ke Jakarta dan katakan kasih tindakan, saya cabut, pasti ku cabut (izinya), karena saya juga harus tunduk sama pemerintah pusat,” ungkapnya.

Meski demikian, SDK mengaku memahami bahwa langkah penindakan terhadap perusahaan sawit memiliki konsekuensi besar terhadap petani dan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa sawit.

“Kalau perusahaan ditutup, saya juga tahu masyarakat yang akan merasakan dampaknya. Buah sawit petani tidak terbeli dan itu akan merugikan rakyat. Karena itu saya ingin persoalan ini segera diselesaikan melalui penyesuaian harga yang lebih adil,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab untuk melindungi investasi dan dunia usaha di Sulawesi Barat. Namun di sisi lain, pemerintah juga berkewajiban melindungi kepentingan petani sebagai pelaku utama sektor perkebunan.

“Saya berkewajiban melindungi investor dan pengusaha yang berusaha di Sulawesi Barat. Tetapi saya juga memiliki kewajiban yang sama untuk melindungi rakyat. Karena itu saya berharap ada solusi yang adil bagi semua pihak,” ungkapnya.

SDK menjelaskan bahwa sejak 1 Juni 2026 kegiatan ekspor sawit masih dilakukan oleh perusahaan, namun berada dalam pengawasan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Berdasarkan skema yang disampaikan pemerintah pusat, pengelolaan ekspor secara penuh direncanakan akan berada di bawah DSI mulai Januari 2027, kecuali terdapat perubahan kebijakan di kemudian hari.

Sebagai tindak lanjut rapat tersebut, Gubernur meminta seluruh perusahaan segera menyampaikan pesan pemerintah daerah kepada pimpinan perusahaan di Jakarta agar dilakukan evaluasi terhadap harga pembelian TBS di tingkat petani.

“Ini sebagai bagian dari tanggung jawab saya untuk mementau kondisi harga sawit di daerah yang saya pimpin. Semoga saja (harga) ini terjadi perubahan yang cepat, dan masing-masing saudara-saudara dari sini sampaikan langsung kepada pimpinan saudara-saudara di Jakarta. Bapak Gubernur memberikan peringatakan kepada kita,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Suhardi Duka: Gelar Sarjana Tak Cukup, Wisudawan UT Majene Harus Jadi Penjaga Kepercayaan dan Adaptif di Era Perubahan

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), mengingatkan wisudawan Universitas Terbuka (UT) Majene agar gelar sarjana dibarengi dengan komitmen menjaga kepercayaan dan integritas. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda UT Majene Periode I Tahun 2026 di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Senin, 11 Mei 2026. “Saya berharap para wisudawan tidak berhenti pada […]

  • Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Terus Menunjukkan Komitmennya Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional Dan Berbasis Merit.

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, – Proclaimnews.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Mamuju Tengah (Mateng) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berbasis merit. Terkait komitmen tersebut, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, bersama tim melakukan kunjungan kerja (Kungker) ke Badan Kepegawaian Negara dalam rangka mempresentasikan cetak biru serta kesiapan penerapan Sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). […]

  • PKRS RSUD Provinsi Sulawesi Barat Perkuat Edukasi Pencegahan Bunuh Diri, Bangun Kesadaran dan Kepedulian Kesehatan Jiwa

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan jiwa dan pencegahan tindakan bunuh diri. Langkah nyata ini diambil untuk membangun lingkungan yang lebih peduli, peka, dan mampu memberikan dukungan bagi setiap individu yang membutuhkan bantuan. Upaya penguatan edukasi kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri […]

  • Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Program beasiswa Pemprov Sulbar masuk tahun kedua dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK). Program ini merupakan prioritas dalam pemerintahannya, yang jumlahnya sudah mencapai seribu lebih penerima manfaat. Meskipun, ditengah efesiensi anggaran justru anggaran beasiswa tetap dijadikan prioritas oleh Gubernur SDK di tahun 2026. Kepala Biro Pemkesra Sulbar Murdanil mengatakan meski dalam efesiensi […]

  • HUT Sulbar ke-22 Makin Meriah, Fun Run 3 Siapkan Hadiah dan Doorprize

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Bukan sekadar mengejar siapa yang paling cepat sampai garis finis. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ingin Sulbar Fun Run 3 menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, berkumpul, sekaligus merayakan Hari Jadi Sulawesi Barat ke-22. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026, dengan start dan finish di Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat. Pemprov […]

  • Pekan Kemerdekaan RI ke-81 di Sulbar Dimulai, DPMPTSP Turut Semarakkan Lomba Antar-OPD

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Pekan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tingkat Provinsi Sulawesi Barat, Senin (10/8/2026), yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar. Kegiatan tersebut mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, sekaligus dirangkaikan dengan […]

expand_less