Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

Gubernur SDK Ultimatum 13 Perusahaan Sawit: Naikkan Harga TBS atau Siap Hadapi Sanksi Pencabutan Izin

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 254
  • comment 0 komentar

Mamuju – .Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memanggil perwakilan 13 perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Sulawesi Barat untuk membahas anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 3 Juni 2026, secara khusus membahas perkembangan harga TBS setelah diberlakukannya kebijakan ekspor satu pintu yang mulai berjalan pada 1 Juni 2026.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat tersebut, harga TBS sawit di 13 PKS Sulbar per 2 Juni 2026 berada pada kisaran Rp2.070 hingga Rp2.450 per kilogram. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan sebelum pengumuman kebijakan ekspor satu pintu, ketika harga masih berada pada kisaran Rp2.600 hingga Rp3.000 per kilogram.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Suhardi Duka menilai harga TBS yang berlaku saat ini tidak mencerminkan kondisi pasar global dan tidak sejalan dengan harga Crude Palm Oil (CPO) dunia yang masih relatif baik.

“Seharusnya harga sekarang itu di sekitaran Rp3.000 (per kilogram). Tolong beritahu pimpinan mu di Jakarta bahwa kami dievaluasi dan Gubernur menyatakan bahwa harga yang ditentukan ini tidak sesuai dengan pasar global,” tegas Gubernur Suhardi Duka.

SDK meminta seluruh perwakilan perusahaan menyampaikan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Sulbar kepada manajemen pusat masing-masing perusahaan. Menurutnya, penurunan harga yang terjadi tidak memiliki dasar yang kuat jika mengacu pada perkembangan harga CPO dunia.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga TBS secara real time dan melaporkan hasil evaluasi tersebut kepada pemerintah pusat.

“Nanti saya akan sampaikan ke Jakarta. Tapi kalau tidak berubah harga ini kemudian kami laporkan ke Jakarta dan katakan kasih tindakan, saya cabut, pasti ku cabut (izinya), karena saya juga harus tunduk sama pemerintah pusat,” ungkapnya.

Meski demikian, SDK mengaku memahami bahwa langkah penindakan terhadap perusahaan sawit memiliki konsekuensi besar terhadap petani dan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa sawit.

“Kalau perusahaan ditutup, saya juga tahu masyarakat yang akan merasakan dampaknya. Buah sawit petani tidak terbeli dan itu akan merugikan rakyat. Karena itu saya ingin persoalan ini segera diselesaikan melalui penyesuaian harga yang lebih adil,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab untuk melindungi investasi dan dunia usaha di Sulawesi Barat. Namun di sisi lain, pemerintah juga berkewajiban melindungi kepentingan petani sebagai pelaku utama sektor perkebunan.

“Saya berkewajiban melindungi investor dan pengusaha yang berusaha di Sulawesi Barat. Tetapi saya juga memiliki kewajiban yang sama untuk melindungi rakyat. Karena itu saya berharap ada solusi yang adil bagi semua pihak,” ungkapnya.

SDK menjelaskan bahwa sejak 1 Juni 2026 kegiatan ekspor sawit masih dilakukan oleh perusahaan, namun berada dalam pengawasan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Berdasarkan skema yang disampaikan pemerintah pusat, pengelolaan ekspor secara penuh direncanakan akan berada di bawah DSI mulai Januari 2027, kecuali terdapat perubahan kebijakan di kemudian hari.

Sebagai tindak lanjut rapat tersebut, Gubernur meminta seluruh perusahaan segera menyampaikan pesan pemerintah daerah kepada pimpinan perusahaan di Jakarta agar dilakukan evaluasi terhadap harga pembelian TBS di tingkat petani.

“Ini sebagai bagian dari tanggung jawab saya untuk mementau kondisi harga sawit di daerah yang saya pimpin. Semoga saja (harga) ini terjadi perubahan yang cepat, dan masing-masing saudara-saudara dari sini sampaikan langsung kepada pimpinan saudara-saudara di Jakarta. Bapak Gubernur memberikan peringatakan kepada kita,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turnamen Catur Polda Sulbar Warnai HUT Bhayangkara ke-80, 84 Peserta Adu Strategi dan Ketangkasan

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Polda Sulbar -Proclaimnews.id Suasana kompetitif dan penuh keakraban mewarnai tribun Mapolda Sulawesi Barat dalam Turnamen Catur yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus HUT Polda Sulbar ke-10. Sebanyak 84 peserta baik anggota Polri maupun masyarakat umum tampil bersaing mengadu strategi dan ketangkasan berpikir. Direktur Reserse Kriminal Umum selaku penanggung jawab kegiatan dalam […]

  • Atasi Potongan Dana Rp330 M, Pemprov Sulbar Ajukan Pinjaman Rp200 M ke PT SMI

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mematangkan proses pengajuan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna mendukung pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, bersama tim PT SMI, sebagai tindak lanjut hasil survei lapangan yang sebelumnya […]

  • Tinjau GPM di Kejati Sulbar, Ketua TP PKK Berbagi Berkah

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Ketua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulawesi Barat (Sulbar), Harsinah Suhardi mendampingi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dalam melakukan peninjauan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar. GPM yang digelar Kejati Sulbar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulbar dan Perum Bulog Mamuju, berlangsung selama satu hari, Kamis, […]

  • Kisah Cinta Imelda Gantikan Kakaknya yang Kabur Jelang Akad Nikah

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Makassar – Proclaimnews.id Kisah Cinta Imelda Gantikan Kakaknya yang Kabur Jelang Akad Nikah di Jeneponto Imelda Handayani harus rela menggantikan posisi kakaknya, Wilda, yang kabur menjelang hari pernikahan. Akad nikah yang digelar di Dusun Ta’lambua, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada Selasa (11/2/2025) nyaris berakhir tragis. Bukan tanpa alasan, Wilda memilih kabur […]

  • Pastikan Kepatuhan Lingkungan, DLHK Sulbar Periksa Formulir UKL-UPL Rencana Tambang Batuan di Desa Salubiro

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemeriksaan Formulir Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) rencana kegiatan pertambangan batuan di Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dengan pemrakarsa PT. Anugerah Alam Sulbar. Rakor dilaksanakan sesuai dengan undangan yang telah […]

  • Tips Cerdas Merawat Mobil Sebelum Mudik Lebaran 2025

    Tips Cerdas Merawat Mobil Sebelum Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Tips Cerdas Merawat Mobil Sebelum Mudik Lebaran 2025 Mudik Lebaran adalah momen yang sangat dinanti setiap tahunnya. Tradisi ini memungkinkan kita untuk berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman. Namun, perjalanan panjang yang harus ditempuh bisa menjadi tantangan, terutama jika mobil yang digunakan tidak dalam kondisi prima. Oleh karena itu, merawat mobil sebelum mudik Lebaran […]

expand_less