Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LTJ Mamuju Disebut Punya Potensi Besar, Namun Produksi Diperkirakan Masih 10-20 Tahun Lagi

LTJ Mamuju Disebut Punya Potensi Besar, Namun Produksi Diperkirakan Masih 10-20 Tahun Lagi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

MAMUJU, – PROCLAIMNEWS.ID  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Badan Industri Mineral (BIM), PT Perminas, dan Danantara terkait pengembangan potensi rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) di Kabupaten Mamuju.

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu membahas langkah awal pengembangan mineral strategis nasional yang saat ini menjadi perhatian dunia karena digunakan dalam berbagai industri modern.
“Saya dipanggil ke Jakarta untuk rapat bersama Badan Industri Mineral, PT Perminas, dan Danantara terkait tanah jarang. Dalam rapat tanggal 13 Mei lalu, saya mendengarkan paparan mengenai potensi LTJ di Mamuju,” kata SDK, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, Sulawesi Barat memiliki cadangan mineral tanah jarang yang cukup besar dan berpotensi menjadi aset strategis nasional di masa depan.

“Mineral tanah jarang sangat dibutuhkan dunia saat ini dan menjadi komponen penting dalam berbagai industri modern,” ujarnya.

SDK menjelaskan, LTJ digunakan dalam industri kendaraan listrik, teknologi pertahanan, pesawat tempur, hingga sistem peluru kendali. Karena itu, keberadaan mineral tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam geopolitik global.

“Mineral tanah jarang menjadi bagian dari kekuatan geopolitik suatu negara apabila memiliki cadangan seperti itu,” lanjutnya.

Ia menambahkan, Presiden Republik Indonesia menargetkan Indonesia menjadi salah satu negara penghasil produk hilirisasi LTJ di masa depan. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah menunjuk Danantara dan membentuk PT Perminas sebagai bagian dari pengelolaan industri strategis nasional.

Meski memiliki potensi besar, SDK menegaskan pengembangan LTJ di Mamuju masih berada pada tahap penelitian dan belum memasuki fase produksi industri. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan teknologi pengolahan LTJ yang saat ini masih dikuasai sejumlah negara tertentu.

“Teknologi pengolahan LTJ masih banyak dikuasai Cina. Indonesia belum memiliki teknologi itu, sementara negara lain seperti Amerika Serikat juga masih bergantung pada Cina,” katanya.

Ia menyebut sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, seperti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia, masih melakukan riset terkait teknologi pengolahan logam tanah jarang dalam skala laboratorium.

“Jadi LTJ di Mamuju ini masih dalam tahap penelitian. Teknologi yang ada sekarang masih skala laboratorium dan masih akan diuji untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

SDK meminta masyarakat tidak beranggapan bahwa eksploitasi dan hilirisasi LTJ di Mamuju akan berlangsung dalam waktu dekat. Menurutnya, proses pengembangan masih membutuhkan waktu panjang.

“Pengembangan LTJ di Mamuju kemungkinan masih membutuhkan waktu 10 hingga 20 tahun ke depan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penelitian saat ini baru dilakukan di area sekitar 10 hektare, meski terdapat delapan blok kawasan potensial LTJ di Mamuju.

“Yang berjalan sekarang baru penelitian sekitar 10 hektare. Jadi nuansanya masih penelitian dan eksplorasi awal,” katanya.

Selain itu, SDK menegaskan tata kelola LTJ ke depan harus mengedepankan aspek lingkungan, kepentingan masyarakat, serta kesejahteraan warga di sekitar wilayah pengelolaan.

Menurutnya, pengembangan industri LTJ wajib memperhatikan keselamatan lingkungan dan masyarakat secara menyeluruh. Ia berharap hilirisasi logam tanah jarang nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah, mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga penyerapan tenaga kerja lokal. (rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Satu Data Indonesia, BPKAD Sulbar Hadiri Rakor Statistik Sektoral 2026

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola data yang terintegrasi dan berkualitas. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Rekomendasi Kegiatan Statistik Sektoral lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026, bertempat di Ruang […]

  • Ditlantas Polda Sulbar Gelar Aksi Sahur On The Road, Bareng Driver Ojol Berbagi Kehangatan di Kota Mamuju

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Sulawesi Barat menggelar kegiatan Aksi Sahur On The Road bersama para driver Ojek Online (Ojol), Minggu (8/3/26). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Sulbar Kompol Adriyan Fredrick Kopong ini bertujuan untuk menyebarkan kehangatan Ramadan sekaligus memberikan himbauan terkait keamanan, keselamatan, […]

  • DKPPKB Sulbar Gandeng Polda, Perkuat Aksi Turun Lapangan Tangani Stunting

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Upaya percepatan penurunan stunting di Sulawesi Barat terus didorong lewat kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggandeng jajaran Polda Sulbar untuk memperkuat sinergi penanganan di lapangan. Hal itu dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Kantor DKPPKB Sulbar, Selasa, 17 Maret 2026. Pertemuan dipimpin […]

  • Pemkesra Sulbar Laksanakan Pembekalan Kepada 27 Petugas Haji Tahun 2026

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MAMUJU-PROCLAIMNEWS.ID Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan pembekalan kepada 27 petugas haji daerah tahun 2026 yang akan mendampingi sekitar 1.400 jemaah asal Sulbar. Kegiatan ini berlangsung dalam bentuk audiensi bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama serta para kepala kantor Kemenag kabupaten se-Sulbar.   Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa para petugas haji merupakan representasi […]

  • DKPPKB Sulbar Dampingi Penilaian Posyandu Matahari Korem 142 Tatag Mamuju pada Lomba Tingkat Nasional

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut mendampingi pelaksanaan penilaian Posyandu Matahari Korem 142/Tatag Mamuju dalam ajang Lomba Posyandu Tingkat Nasional yang dilaksanakan di Makorem 142/Tatag Mamuju, Selasa 07 April 2026. Lomba ini diselenggarakan secara nasional oleh unsur TNI bekerjasama dengan kementerian/lembaga terkait, dengan melibatkan perwakilan Posyandu terbaik […]

  • Layanan Pemberkasan Beasiswa Sulbar Raih Predikat Sangat Baik, IKM Tembus Skor 93,85

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sulbar Proclaimnews.id Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik, Senin 13 April 2026. Berdasarkan data evaluasi terbaru, Layanan Pemberkasan Beasiswa Tahun Anggaran 2025 berhasil meraih Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 93,85. Skor ini, jika dikonversi berdasarkan PERMENPAN No. 14 Tahun 2017, menempatkan kualitas layanan Biro Pemkesra dalam kategori tertinggi, […]

expand_less