Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎‎Dua Gelar Doktor dalam Sepekan, H. Muhammad Sain Padukan Ekonomi dan Pendidikan Islam untuk Kemajuan Pesantren

‎‎Dua Gelar Doktor dalam Sepekan, H. Muhammad Sain Padukan Ekonomi dan Pendidikan Islam untuk Kemajuan Pesantren

  • account_circle Tim Media
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Polewali Mandar — Proclaimnews.id  Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Muhammad Sain.

‎Dalam waktu sepekan, ia berhasil meraih dua gelar doktor dari dua perguruan tinggi berbeda dengan disiplin ilmu yang saling melengkapi, yakni ekonomi dan pendidikan agama Islam.

‎Pada Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Parepare, Muhammad Sain resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan Agama Islam.

‎Disertasinya mengangkat tema “Model Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Brand Image Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lampoko”.

‎ Penelitian tersebut menjadi bentuk kegelisahan akademiknya terhadap perkembangan lembaga pendidikan Islam, khususnya pondok pesantren di Polewali Mandar yang dinilai masih tertinggal dibanding sejumlah pesantren maju di Pulau Jawa.

‎Sidang promosi doktor tersebut dipimpin tim penguji yang terdiri dari St. Wardah Hanafie Das, Raya Mangsi, M. Nasri Hamang, Jamaluddin Ahmad, Syarifuddin Yusuf, Abdul Halik, serta penguji eksternal Muliati.
‎Sementara promotor dan sekretaris promotor yakni Sriyanti Mustafa dan Andi Fitriani Djollong.

‎Keberhasilan tersebut melengkapi capaian akademik sebelumnya. Pada 12 Mei lalu, Muhammad Sain juga sukses meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan predikat cumlaude.
‎Muhammad Sain mengatakan, keputusan menempuh dua program doktoral di bidang ekonomi dan pendidikan agama Islam bukan tanpa alasan.

‎Ia ingin memadukan konsep manajemen modern dengan nilai-nilai Islam dalam pengembangan lembaga pendidikan pesantren.

‎Menurutnya, pondok pesantren saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas pendidikan keagamaan, tetapi juga harus mampu membangun manajemen kelembagaan, pemasaran pendidikan, dan citra institusi yang profesional agar mampu bersaing di era modern.

‎“Pesantren harus berkembang seperti perusahaan yang sehat dan profesional, namun tetap menjaga nilai-nilai Salafus Shalih. Saya ingin bagaimana lembaga pendidikan Islam bisa maju secara manajemen tanpa meninggalkan ruh keislamannya,” ujar Muhammad Sain.

‎Ia menilai banyak pesantren di Sulawesi Barat memiliki potensi besar, namun belum maksimal dalam pengelolaan promosi, penguatan brand image, hingga strategi pengembangan lembaga.

‎ Hal itulah yang mendorong dirinya melakukan penelitian mendalam terkait pemasaran jasa pendidikan Islam.
‎Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha, Muhammad Sain ternyata belum berhenti mengejar pendidikan.

‎ Saat ini ia masih menjalani proses akademik pada Program Magister Hukum dan dijadwalkan mengikuti ujian tutup serta yudisium pada awal Juni mendatang.

‎Putra pasangan H. Saharuddin dan Hj. Masati Pateha itu bahkan menargetkan mampu meraih gelar Guru Besar pada tahun 2029 sebagai bentuk pengabdian terhadap dunia pendidikan, ekonomi, dan pengembangan keilmuan Islam di Sulawesi Barat.

‎Sang istri, Fatimah Rasak, mengaku sangat bersyukur atas capaian akademik suaminya. Ia menyebut keberhasilan meraih dua doktor dalam waktu singkat merupakan anugerah besar bagi keluarga.

‎“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Setelah lulus doktor ekonomi dengan predikat cumlaude di Surabaya, beliau kembali lulus doktor Pendidikan Agama Islam dengan IPK 4,0.

‎Semoga ilmu ekonomi manajemen yang dipadukan dengan pendidikan Islam ini benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Fatimah menambahkan, target berikutnya adalah mengantarkan Muhammad Sain menjadi Guru Besar pada 2029 mendatang dengan bekal pengalaman akademik dan dunia usaha yang telah dimiliki.

‎Senada dengan itu, pengusaha muda Polman sekaligus Owner Amazone, Hamka, menyebut capaian Muhammad Sain sebagai sesuatu yang langka dan inspiratif.

‎Menurutnya, di tengah aktivitas sebagai Owner dan CEO Group Semoga Laris serta Laris Mart, Muhammad Sain tetap mampu menunjukkan kapasitas intelektual luar biasa hingga berhasil meraih dua gelar doktor hanya dalam rentang tujuh hari.

‎“Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Aktivitas bisnis tentu menyita banyak waktu dan energi, tetapi beliau mampu membuktikan kualitas intelektualnya dengan hasil terbaik,” kata Hamka.

‎Diketahui, Muhammad Sain merupakan salah satu pengusaha grosir ternama di Polewali Mandar dan pemilik Laris Group serta Laris Mart. Jiwa bisnisnya disebut tumbuh dari keluarga, dimana kedua orang tuanya telah lama bergerak di bidang usaha furnitur dan meubel di Polewali Mandar.Muhammad sain juga merupakan ketua Senat ITBM. Kab Polman.(*)



‎‎

  • Penulis: Tim Media
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTJ Mamuju Disebut Punya Potensi Besar, Namun Produksi Diperkirakan Masih 10-20 Tahun Lagi

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MAMUJU, – PROCLAIMNEWS.ID  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Badan Industri Mineral (BIM), PT Perminas, dan Danantara terkait pengembangan potensi rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) di Kabupaten Mamuju. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu membahas langkah awal pengembangan mineral strategis nasional yang saat ini menjadi perhatian dunia […]

  • Kesbangpol Sulbar Koordinasi lintas sektor ke BPBD Sulbar , Redam Keresahan Masyarakat Terkait Isu Hidrometeorologi

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, melaksanakan koordinasi lintas sektor bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat, Yasir Fattah. Langkah ini diambil sebagai bentuk sinergitas dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang merasa gelisah akibat beredarnya informasi mengenai potensi bencana hidrometeorologi di masa mendatang. Pertemuan strategis […]

  • Bintara Polri Lintas Angkatan Sulbar Bagikan Sembako Berkah Ramadhan untuk Warga Mamuju

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Bintara Polri Lintas Angkatan Sulawesi Barat (BLAS) menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kelurahan Bebanga dan Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju (9/3/25). Bantuan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan BLAS yang menyalurkan zakat mal dari para muzakki. BLAS merupakan komunitas […]

  • Atasi Potongan Dana Rp330 M, Pemprov Sulbar Ajukan Pinjaman Rp200 M ke PT SMI

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mematangkan proses pengajuan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna mendukung pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, bersama tim PT SMI, sebagai tindak lanjut hasil survei lapangan yang sebelumnya […]

  • BPBD Sulbar Terima Informasi BMKG, Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Selatan Polewali Mandar, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) menerima informasi resmi dari BMKG terkait kejadian gempa bumi yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Polewali Mandar pada Kamis (9/7/2026) pagi. Informasi tersebut langsung diteruskan kepada pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat sebagai bagian dari sistem peringatan dini kebencanaan. […]

  • Ditlantas Polda Sulbar Meriahkan CFD Lewat Kampanye Keselamatan Dengan Cara Lebih Menarik

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat memanfaatkan momen Car Free Day (CFD) untuk menggencarkan kampanye keselamatan berlalu lintas. Kegiatan yang dikemas secara menarik dan interaktif ini digelar di sepanjang Jalan Arteri Mamuju, Minggu (26/4/26). Berbagai aktivitas seru digelar untuk menarik minat masyarakat, mulai dari jalan santai bersama, senam bersama, hingga pembagian […]

expand_less