Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rapat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Mei 2026, Sepakati Harga Berdasarkan Rendemen CPO

Rapat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Mei 2026, Sepakati Harga Berdasarkan Rendemen CPO

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perkebunan melaksanakan rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit pekebun mitra periode Mei 2026 pada Selasa, 12 Mei 2026.

Bertempat di Aula Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, rapat tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Rachmad, didampingi Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muh Faizal Thamrin serta Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan Agustina Palimbong.

 

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pihak terkait, antara lain tenaga ahli bidang ekonomi yang menangani pangan dan pengendalian inflasi, Wakil Ketua DPRD Pasangkayu, Ketua Komisi II Pasangkayu, OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Biro Hukum, Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan), perwakilan Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah, perwakilan perusahaan pabrik kelapa sawit (PT Surya Raya Lestari I, PT Surya Raya Lestari II, PT Pasangkayu, PT Letawa, PT Unggul Widya Teknologi Lestari, PT Manakarra Unggul Lestari), asosiasi petani (Apkasindo, Apkasindo Perjuangan, Aspekpir, SPKS) serta Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

 

Melalui pembahasan yang komprehensif, rapat juga menyepakati penetapan harga TBS berdasarkan rentang umur tanaman mulai dari 3 tahun hingga 25 tahun.

 

Adapun harga TBS dimaksud yaitu:

 

Tahun tanam 3 tahun RP.2.649,81 dengan rendemen CPO sebesar 16,25%.

Tahun tanam 4 tahun Rp.2.843,60 dengan rendemen CPO sebesar 17,57%.

Tahun tanam 5 tahun sebesar Rp. 3.051,83 dengan rendemen CPO sebesar 18,97%.

Tahun tanam 6 tahun sebesar Rp.3.153,59 dengan rendemen CPO sebesar 19,73%.

Tahun tanam 7 tahun sebesar Rp.3.232,57 dengan rendemen CPO sebesar 20,59%.

Tahun tanam 8 tahun sebesar Rp.3.317,73 dengan rendemen CPO sebesar 20,67%.

Tahun tanam 9 tahun sebesar Rp.3.427,51 dengan rendemen CPO sebesar 21,16%.

Tahun tanam 10-20 tahun sebesar Rp.3.493,58 dengan rendemen CPO sebesar 21,65%.

Tahun tanam 21 tahun sebesar Rp.3.442,87 dengan rendemen CPO sebesar 21,14%.

Tahun tanam 22 tahun sebesar Rp.3.370,05 dengan rendemen CPO sebesar 20,56%.

Tahun tanam 23 tahun sebesar Rp.3.315,89 dengan rendemen CPO sebesar 20,16%.

Tahun tanam 24 tahun sebesar Rp.3.266,08 dengan rendemen CPO sebesar 19,90%.

Tahun tanam 25 tahun sebesar Rp.3.186,65 dengan rendemen CPO sebesar 19,27%.

 

Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muh Faizal Thamrin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong agar pola kemitraan antara perusahaan dan pekebun dapat diterapkan kembali sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.

 

“Kami berharap kemitraan antara perusahaan dan pekebun dapat kembali berjalan sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024, sehingga mekanisme penetapan harga TBS dapat terlaksana secara transparan, adil, dan memberikan kepastian bagi petani sawit,” ujar Faizal.

 

Faizal juga menegaskan bahwa penguatan kemitraan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan di Sulawesi Barat, sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan, untuk mewujudkan visi Sulawesi Barat maju dan sejahtera.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong, mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun tata kelola perkebunan sawit yang sehat dan berkeadilan.

“Mari kita wujudkan kemitraan,” ajak Agustina.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap melalui kolaborasi seluruh pihak, mekanisme penetapan harga TBS dapat terus berjalan sesuai ketentuan sehingga memberikan kepastian harga dan perlindungan bagi pekebun kelapa sawit di Sulawesi Barat. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Literasi dan Tradisi: Perpustakaan Keliling Sulbar Warnai Kemeriahan Pasar Malam Rakyat di Tinambung

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 50
    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR – PROCLAIMNEWS.ID Kemeriahan menyelimuti Pelataran Pasar Tinambung pada Sabtu malam (11/4/2026). Hari pertama pelaksanaan Pasar Malam Rakyat (PMR) tidak hanya menyuguhkan hiburan dan jajanan, tetapi juga menghadirkan oase literasi melalui layanan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat. Sejak dibuka pukul 19.00 WITA, armada mobil perpustakaan keliling langsung dipadati oleh […]

  • Usai Tebar Benih Ikan Nila , Ketua DPRD Sulbar Temui Sejumlah Kades

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MAMUJU SULBAR– PROCLAIMNEWS.ID Usai menebar benih ikan Nila di Bendungan dan Sungai di Kecamatan Tobadak, PJ Gubernur turut menemui sejumlah kepala desa. Bahtiar mengatakan, ikan nila merupakan salah satu sumber gizi masyarakat, sehingga Pj Bahtiar berharap para Kades menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program makan bergizi gratis. Oj Gubernur Sulbar bersama ketua DPRD Sulbar Hj […]

  • Tepat Hitung, Tepat Gerak: BPKAD Sulbar Mantapkan Strategi UP 2026

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat perhitungan Uang Persediaan (UP) Tahun Anggaran 2026 bagi seluruh perangkat daerah lingkup Pemprov Sulbar, Senin (12/1/2026). Dilaksanakan di Ruang Rapat Bidang Penatausahaan dan Kas Daerah, rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Penatausahaan dan Kas Daerah, Andi Kustia […]

  • Masyrakat Resah Akibat Langkanya nya Stok Tabung LPG 3 Kg : Kemana Pertamina ?.

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle **
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Mamuju,  – Proclaimnews.id  Kecemasan melanda warga di penghujung bulan Ramadhan. Harapan untuk menyajikan hidangan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan rendang kini terancam sirna akibat kelangkaan gas LPG ukuran 3 kilogram yang kian sulit didapat di pasaran. Banyak warga yang mengaku sudah berkeliling ke beberapa desa tetangga, namun hanya menemukan papan bertuliskan “Gas Habis”. […]

  • Perpusip Sulbar Hadirkan e-Perpusda: Akses Koleksi Digital Kini Semakin Mudah

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat resmi menghadirkan inovasi terbaru berupa layanan perpustakaan digital bertajuk e-Perpusda Sulawesi Barat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari transformasi layanan publik guna mempermudah masyarakat dalam mengakses literasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Upaya ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka yang mendorong peningkatan […]

  • Dukung PASTI PADU, DKPPKB Sulbar Gelar Layanan Pos Balita untuk Anak ASN Setiap Jumat

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan layanan Pos Balita di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, Jumat (20/2/2026). Program ini menjadi langkah konkret mendukung inisiatif PASTI PADU sekaligus implementasi Panca Daya ke-3, yakni mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter yang menjadi prioritas Gubernur Suhardi Duka. Layanan […]

expand_less