Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola Pajak Air Permukaan (PAP) dengan mengedepankan kepastian hukum, kajian teknis, serta harmonisasi regulasi pusat dan daerah.

 

Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Penetapan dan Dasar Pengenaan PAP, yang digelar di Ruang Rapat Kepala Bapenda Sulbar, Rabu, 6 Mei 2026.

 

Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Gaffar, didampingi Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh, Kepala UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu, Kasfiani Darwis, serta dihadiri perwakilan perusahaan sawit se-Sulawesi Barat.

 

Agenda utama rapat membahas mekanisme penetapan tarif dan dasar pengenaan PAP, termasuk kajian terhadap objek pajak serta Nilai Perolehan Air (NPA) yang menjadi komponen penting dalam perhitungan pajak.

 

Dalam pembahasan, salah satu isu yang mengemuka yakni perubahan NPA di Kabupaten Pasangkayu. Meski tarif PAP tetap sebesar 10 persen, perubahan NPA dari sebelumnya 400 menjadi 1.000 berdampak langsung terhadap kenaikan nilai pajak terutang.

 

Peserta rapat mempertanyakan dasar penyesuaian tersebut, termasuk apakah telah melalui kajian teknis, ekonomi, serta regulasi yang memadai. Forum juga menekankan pentingnya setiap perubahan NPA didukung oleh kajian akademis, regulasi yang sah, serta mempertimbangkan kemampuan wajib pajak.

 

“Bapenda Sulbar ingin memastikan setiap kebijakan perpajakan memiliki dasar hukum yang kuat, transparan, dan tidak menimbulkan multitafsir di lapangan,” ujar Gaffar dalam rapat tersebut.

 

Dalam diskusi berkembang pandangan bahwa air hujan secara alami belum tentu masuk kategori air permukaan sebelum mengalami aliran atau runoff. Karena itu, diperlukan kejelasan apakah air hujan yang ditampung dan dimanfaatkan untuk kegiatan usaha dapat dikenakan pajak.

 

Pembahasan juga mengerucut pada perlunya penegasan batas antara air permukaan, air tanah, dan air hujan agar implementasi kebijakan di daerah tetap selaras dengan regulasi nasional.

 

Muh. Saleh menegaskan bahwa harmonisasi aturan menjadi langkah penting agar pemerintah daerah tidak keliru dalam menerapkan kebijakan pajak.

 

“Kami ingin memastikan implementasi PAP berjalan sesuai koridor hukum dan tidak menimbulkan persoalan bagi pemerintah maupun wajib pajak. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pembenahan kebijakan PAP dilakukan agar seluruh proses penetapan pajak berjalan adil, profesional, dan memiliki kepastian hukum yang jelas.

 

“Kami tidak ingin ada kebijakan yang menimbulkan keraguan di masyarakat maupun pelaku usaha. Semua harus berbasis regulasi, kajian teknis, dan sinkron dengan aturan pemerintah pusat. Kepastian hukum menjadi prioritas utama Bapenda Sulbar dalam penataan PAP,” tegas Abdul Wahab.

 

Ia menambahkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pendapatan daerah yang sehat dan akuntabel.

 

“Optimalisasi pendapatan daerah penting, namun harus tetap memperhatikan asas keadilan, transparansi, dan kepastian hukum bagi wajib pajak. Ini yang terus kami jaga dalam setiap penyusunan kebijakan,” tambahnya.

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

 

Dari hasil rapat disepakati bahwa perubahan NPA harus berbasis kajian yang jelas dan memiliki dasar hukum kuat. Sementara status air hujan sebagai objek PAP masih memerlukan penegasan regulatif melalui telaah hukum lanjutan dan konsultasi dengan kementerian terkait.

Sebagai tindak lanjut, Bapenda Sulbar akan menyusun kajian teknis terkait penetapan NPA, menginventarisasi regulasi mengenai objek PAP khususnya terkait air hujan, melakukan koordinasi dengan instansi pusat, serta menyiapkan rekomendasi kebijakan daerah yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Pra Operasi Ketupat Digelar, Kapolda Sulbar Ingatkan Penyesuaian Taktis untuk Kenyamanan Masyarakat Rayakan Idul Fitri

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Pelatihan Pra Operasi Terpusat “Ketupat Marano 2026” digelar Polda Sulbar sebagai kesiapan pengamanan jelang dan selama perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Selasa (10/3/26) di Aula Marannu Mapolda. Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriya Jayamarta menyampaikan berbagai arahan agar pelaksanaan operasi dapat menjamin kenyamanan masyarakat dalam merayakan hari raya. Dalam sambutannya, […]

  • Unit II Tipidter Sat Reskrim Polres Mamuju Tengah Dampingi Disperindag dalam Pengecekan Takaran Minyak Goreng

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 294
    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – PROCLSIMNEWS.ID Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamuju Tengah melakukan pendampingan terhadap Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mamuju Tengah dalam kegiatan pengecekan takaran minyak goreng di sejumlah pasar dan toko di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah. Rabu (12/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian takaran minyak […]

  • Momen Haru Hj. Fatmawati Salim Terima Lipatan Merah Putih Usai Upacara Pemakaman Militer

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta — Proclaimnews.id Suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata saat petugas upacara dengan penuh kehormatan menyerahkan lipatan bendera merah putih kepada istri almarhum Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, Minggu (1/2/2026). Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian upacara pemakaman militer sekaligus bentuk penghormatan negara atas pengabdian almarhum semasa hidup. “Ada sebuah tanggung jawab […]

  • Terima Mahasiswa KKN-PPM UGM, Bau Akram Dai Dorong Promosi Wisata dan Penguatan Tata Kelola Desa Wisata

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menerima kunjungan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) peserta Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode II Tahun 2026, di Ruang Kerja Kepala Dispoparekraf Sulbar, pada Kamis, 2 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Bau Akram Dai didampingi […]

  • Konferda DPD GMNI, Bau Akram Dai : Ruang Strategis Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Generasi Muda 

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle El.kml
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, pada kegiatan Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Sulbar yang digelar di Water Park Grand Maleo Hotel Mamuju, pada Sabtu, 25 April 2026. Dalam sambutan pembukaannya, […]

  • Bupati Mamuju Tengah Secara Resmi Membuka Open Tournament Pickleball 2026

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
    • account_circle Tim Media
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, -Proclaimnews.id  Bupati Mamuju Tengah H. Arsal Aras membuka secara resmi Open Tournament Pickleball Kabupaten Mamuju Tengah, yang dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di lapangan Tenis DPDR  Kabupaten Mamuju Tengah Kompkex KTM. Kegiatan tersebut diikuti oleh para atlet  dari berbagai daerah. Se sulawesi barat, sulawesi Sekatan dan Kalimantan. Kehadiran peserta dari luar […]

expand_less