Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

Bapenda Sulbar Tancap Gas Benahi PAP, Kepastian Hukum Jadi Prioritas 

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola Pajak Air Permukaan (PAP) dengan mengedepankan kepastian hukum, kajian teknis, serta harmonisasi regulasi pusat dan daerah.

 

Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Penetapan dan Dasar Pengenaan PAP, yang digelar di Ruang Rapat Kepala Bapenda Sulbar, Rabu, 6 Mei 2026.

 

Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Gaffar, didampingi Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh, Kepala UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu, Kasfiani Darwis, serta dihadiri perwakilan perusahaan sawit se-Sulawesi Barat.

 

Agenda utama rapat membahas mekanisme penetapan tarif dan dasar pengenaan PAP, termasuk kajian terhadap objek pajak serta Nilai Perolehan Air (NPA) yang menjadi komponen penting dalam perhitungan pajak.

 

Dalam pembahasan, salah satu isu yang mengemuka yakni perubahan NPA di Kabupaten Pasangkayu. Meski tarif PAP tetap sebesar 10 persen, perubahan NPA dari sebelumnya 400 menjadi 1.000 berdampak langsung terhadap kenaikan nilai pajak terutang.

 

Peserta rapat mempertanyakan dasar penyesuaian tersebut, termasuk apakah telah melalui kajian teknis, ekonomi, serta regulasi yang memadai. Forum juga menekankan pentingnya setiap perubahan NPA didukung oleh kajian akademis, regulasi yang sah, serta mempertimbangkan kemampuan wajib pajak.

 

“Bapenda Sulbar ingin memastikan setiap kebijakan perpajakan memiliki dasar hukum yang kuat, transparan, dan tidak menimbulkan multitafsir di lapangan,” ujar Gaffar dalam rapat tersebut.

 

Dalam diskusi berkembang pandangan bahwa air hujan secara alami belum tentu masuk kategori air permukaan sebelum mengalami aliran atau runoff. Karena itu, diperlukan kejelasan apakah air hujan yang ditampung dan dimanfaatkan untuk kegiatan usaha dapat dikenakan pajak.

 

Pembahasan juga mengerucut pada perlunya penegasan batas antara air permukaan, air tanah, dan air hujan agar implementasi kebijakan di daerah tetap selaras dengan regulasi nasional.

 

Muh. Saleh menegaskan bahwa harmonisasi aturan menjadi langkah penting agar pemerintah daerah tidak keliru dalam menerapkan kebijakan pajak.

 

“Kami ingin memastikan implementasi PAP berjalan sesuai koridor hukum dan tidak menimbulkan persoalan bagi pemerintah maupun wajib pajak. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pembenahan kebijakan PAP dilakukan agar seluruh proses penetapan pajak berjalan adil, profesional, dan memiliki kepastian hukum yang jelas.

 

“Kami tidak ingin ada kebijakan yang menimbulkan keraguan di masyarakat maupun pelaku usaha. Semua harus berbasis regulasi, kajian teknis, dan sinkron dengan aturan pemerintah pusat. Kepastian hukum menjadi prioritas utama Bapenda Sulbar dalam penataan PAP,” tegas Abdul Wahab.

 

Ia menambahkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pendapatan daerah yang sehat dan akuntabel.

 

“Optimalisasi pendapatan daerah penting, namun harus tetap memperhatikan asas keadilan, transparansi, dan kepastian hukum bagi wajib pajak. Ini yang terus kami jaga dalam setiap penyusunan kebijakan,” tambahnya.

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

 

Dari hasil rapat disepakati bahwa perubahan NPA harus berbasis kajian yang jelas dan memiliki dasar hukum kuat. Sementara status air hujan sebagai objek PAP masih memerlukan penegasan regulatif melalui telaah hukum lanjutan dan konsultasi dengan kementerian terkait.

Sebagai tindak lanjut, Bapenda Sulbar akan menyusun kajian teknis terkait penetapan NPA, menginventarisasi regulasi mengenai objek PAP khususnya terkait air hujan, melakukan koordinasi dengan instansi pusat, serta menyiapkan rekomendasi kebijakan daerah yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Mamuju H. Sugianto Desak Pemerintah Beri Kepastian SK PPPK PW (Paruh Waktu) Lulusan Tahun 2025

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Tim media
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews. Id 23 Desember 2025 Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, H. Sugianto, menyambut baik Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh waktu (PW) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang resmi diterima jelang akhir Tahun Anggaran (TA) 2025. Namun, ia meminta pemerintah daerah untuk segera memberikan kepastian serupa bagi PPPK PW tingkat […]

  • Kepala Dinas ESDM Sulbar dan BPS Audiensi dengan Gubernur, Bahas Pendataan Pelanggan Listrik Terintegrasi DTKS

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MAMUJU – Proclaimnews.id Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat, Suri Handayani, melaksanakan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Rabu, 1 April 2026. Audiensi berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Barat ini membahas program pendataan pelanggan listrik yang akan […]

  • 229 Jemaah Haji Di Sambut wakil Bupati Mateng, Ingat Jaga Kesehatan Selama Masa Pemulihan Setelah Kembali ke Daerah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Mateng,  – Proclaimnews.id Suwarta.id  – Wakil  bupati (Wabup) H. Askary menyambut 229 rombongan Jemaah Haji MamujuTengah (Mateng) yang  tiba di halaman Kantor Bupati. Rabu, (17/6/226). Kegiatan penyambutan  dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, dimana kegiatan di pimpin  langsung Wabup Mateng  H.Askary. Selain itu, hadir juga Kepala Kementerian Agama Mateng, Kapolres Mateng, serta sejumlah pejabat […]

  • Panen Jagung Polda Sulbar: Wujud Nyata Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id.Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar kegiatan panen raya jagung yang dilaksanakan di kawasan lahan pertanian sekitar Joglo Mapolda, Selasa (14/7/26). Kegiatan ini merupakan wujud nyata keseriusan Polda Sulbar yang turut berperan aktif secara konkret dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah, sekaligus menanamkan budaya kerja keras, kebersamaan dan kemandirian di lingkungannya. Suasana […]

  • Gubernur Sulbar Tinjau Pasar, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, melakukan kunjungan ke Pasar Baru Mamuju untuk memantau stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kunjungan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Sulbar serta jajaran dinas terkait dari Pemkab Mamuju dan Pemprov Sulbar. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan […]

  • Hari Buruh Nasional, Kapolda Sulbar Apresiasi Peran Buruh sebagai Penggerak Ekonomi dan Pembangunan

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Peringatan Hari Buruh Nasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei menjadi momentum penting sebagai bentuk pengakuan negara atas kontribusi besar para buruh dan pekerja. Kepolisian Daerah Sulawesi Barat juga menegaskan bahwa elemen buruh merupakan salah satu pilar strategis dalam roda pembangunan nasional serta menjadi penggerak utama ekonomi bangsa. Hal tersebut disampaikan […]

expand_less