Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

Mamuju –  Proclaimnews.id Keamanan pangan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Menyadari hal tersebut, Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, gencar melakukan aksi turun lapangan untuk memastikan produk perikanan yang beredar di pasar tradisional bebas dari bahan kimia berbahaya.

 

Langkah konkret ini merupakan manifestasi dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekprov Sulbar, Junda Maulana dalam mensukseskan PANCA DAYA. Salah satu tonggak utamanya adalah “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan”. Melalui ini, sektor perikanan dipacu untuk menjadi roda pertumbuhan kesejahteraan masyarakat dengan cara memperkuat daya saing UMKM serta menjamin kepercayaan konsumen melalui produk yang aman dan sehat.

 

Edukasi Langsung di Jantung Pendaratan Ikan

Kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya ini digelar langsung di lokasi strategis, yakni Pasar Pagi di area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binanga, Kabupaten Mamuju, Kamis (07/05/26). Petugas menyasar para pedagang ikan dan masyarakat umum untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perbedaan BTP yang diizinkan dan yang dilarang.

 

BTP pada dasarnya adalah bahan yang ditambahkan untuk memengaruhi sifat atau bentuk pangan. Namun, penggunaan zat seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, hingga residu pestisida pada produk perikanan adalah tindakan ilegal yang membahayakan kesehatan.

 

Panduan Referentif: Mengenali Ikan Berformalin

Dalam giat edukasi tersebut, tim PSDKP memberikan panduan praktis dengan membagikan flyer edukasi kepada konsumen untuk mengenali ciri-ciri ikan yang diduga mengandung formalin—zat yang sering disalahgunakan agar ikan terlihat segar lebih lama namun bersifat karsinogenik.

 

“Kami di Bidang PSDKP memastikan bahwa rantai distribusi ikan, dari mulai didaratkan hingga ke tangan konsumen harus terpantau ketat. Edukasi ini adalah langkah preventif, namun kami juga tidak segan melakukan tindakan tegas sesuai regulasi jika ditemukan oknum yang sengaja mencemari produk perikanan dengan zat berbahaya. Keamanan konsumen adalah prioritas pengawasan kami,” tegas Kabid PSDKP Irwan Latif disela-sela kegiatan.

 

Ciri-ciri ikan berformalin yang perlu diwaspadai :

– Tekstur: Terasa terlalu kenyal dan tidak mudah hancur.

– Tampilan: Insang berwarna pucat, bukan merah segar alami.

– Lingkungan: Tidak dihinggapi lalat meskipun berada di ruang terbuka.

– Aroma: Memiliki aroma menyengat kimiawi, bukan bau khas ikan laut.

Selain itu, masyarakat diperingatkan akan bahaya Boraks yang jika dikonsumsi jangka panjang dapat merusak organ vital seperti ginjal, hati, hingga sistem saraf pusat.

 

Suara dari Lapangan: Pedagang dan Konsumen

Murni (44), salah satu pedagang ikan di PPI Binanga, menegaskan komitmennya dalam menjaga kesegaran ikan secara alami.

 

“Kalau bahan berbahaya seperti formalin atau boraks, kami di sini tidak pernah pakai. Begitu ikan naik dari kapal, langsung dijual. Jika ada sisa, kami pakai es batu saja seperti biasa. Bahkan pewarna makanan pun kami hindari karena dampaknya tetap tidak bagus,” ungkap Murni.

 

Ia menambahkan, perputaran stok ikan di PPI Binanga sangat cepat, biasanya habis dalam 3 hingga 4 hari atau diolah menjadi ikan asin jika tidak laku.

 

Apresiasi juga datang dari Fadli (37), seorang konsumen yang merasa terbantu dengan kehadiran pemerintah di tengah pasar.

 

“Sangat luar biasa. Ini membantu masyarakat awam yang awalnya asal beli saja tanpa tahu ada campuran bahan berbahaya. Kami sangat mendukung fungsi pengawasan seperti ini agar apa yang kami makan benar-benar sehat,” tuturnya.

 

Dampak Ekonomi dan Peluang Ekspor

Peningkatan standar keamanan pangan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat posisi UMKM perikanan Sulbar. Dengan produk yang terjamin kualitasnya dan memenuhi standarisasi keamanan, peluang ikan tangkapan nelayan Mamuju untuk menembus pasar ekspor dan ritel modern akan semakin terbuka lebar.

 

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, memberikan pernyataan optimis terkait keberlanjutan program ini.

 

“Keamanan pangan adalah harga mati bagi kami di DKP. Lewat edukasi rutin ini, kita ingin membangun ekosistem perikanan yang jujur dan sehat. Jika kepercayaan konsumen meningkat, maka nilai jual produk nelayan kita juga akan naik. Kami berkomitmen untuk terus mengawal sektor perikanan agar menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Safaruddin. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPR Sepakat Bawa RUU TNI ke Paripurna buat Disahkan

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta – Proclaimnews.id Komisi I DPR RI bersama pemerintah menyepakati revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI atau RUU TNI dibawa ke tingkat II atau paripurna untuk disahkan menjadi undang-undang.Kesepakatan ini diambil dalam rapat kerja pembicaraan tingkat I RUU TNI. Rapat ini terselenggara di ruang Banggar DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025). Rapat […]

  • Sekda Sulbar : HUT ke-13 Mamuju Tengah, Tegaskan Kolaborasi Kunci Pembangunan Daerah

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamuju Tengah ke-13 yang digelar di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Minggu (14/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Sekda Junda Maulana terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari […]

  • Badan Penghubung Sulbar Evaluasi IKM: Tingkatkan Pelayanan Publik Berkualitas

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta – Proclaimnews id  Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengadakan rapat evaluasi tentang Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada Selasa 5 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat di Jakarta. Evaluasi ini dilaksanakan mengingat banyaknya pengaduan atau keluhan dari masyarakat dan dunia usaha, baik melalui media sosial, feedback pelayanan di wisma […]

  • Denpom XXIII/2 Mamuju Gelar Sosialisasi Ops Gaktib dan Yustisi TA 2026 di Makorem 142/Tatag

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Hms Korem
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Detasemen Polisi Militer (Denpom) XXIII/2 Mamuju menggelar Sosialisasi Operasi Penegakan Ketertiban (Ops Gaktib) dan Yustisi Tahun Anggaran 2026 bertempat di Aula Makorem 142/Tatag, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (23/2/2025). Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 142/Tatag sebagai upaya meningkatkan disiplin, ketertiban, serta kepatuhan terhadap […]

  • UPTD BPHMT- IB Sulbar Terima Delapan Mahasiswa Jurusan Peternakan Unsulbar untuk PKL di Instalasi Perbibitan Ternak Unggul Kalukku

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Sebanyak delapan mahasiswa Jurusan Peternakan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara resmi diterima untuk melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) oleh Kepala UPTD Balai Perbibitan Hijauan Makanan Ternak dan Inseminasi Buatan (BPHMT- IB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nurdin, Selasa (06/01/2026). Kegiatan PKL ini akan dilaksanakan selama 40 hari dan dipusatkan di Instalasi Perbibitan […]

  • Polda Sulbar Maksimalkan Patroli, Jaga Kondusivitas Kamtibmas Selama Ramadhan

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sulbar –Proclaimnews.id Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) terus mengoptimalkan patroli dan kegiatan preemtif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1446 H. Pelaksanaan operasi Pekat Marano 2025 yang tengah berlangsung menjadi landasan utama Polri dalam upaya menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat yang menjalankan ibadah. Tidak hanya fokus pada patroli rutin […]

expand_less