Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

  • account_circle proclaimnews
  • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
  • visibility 396
  • comment 0 komentar

Jakarta – Proclaimnews.id  Kreatinin adalah salah satu zat sisa yang harus dibuang dari tubuh. Seseorang biasanya harus menjalani tes kreatinin untuk mengetahui kesehatan ginjalnya. Jika kadar kreatininnya tinggi, maka kemungkinan ginjalnya sudah tidak berfungsi baik.
Simak artikel ini untuk mengetahui apa itu kreatinin, lengkap dengan kadar normal, penyebab kadarnya tinggi, berbagai gejala, hingga cara mengatasi kadar kreatinin yang tinggi.

Kreatinin Adalah Zat Limbah
Dikutip dari Medline Plus, kreatinin adalah zat limbah normal yang dihasilkan tubuh saat Anda menggunakan otot dan sebagian jaringan otot tersebut rusak. Namun ketika ginjal bermasalah, kreatinin tidak tersaring dengan baik, sehingga menumpuk dalam darah.

Kreatinin yang telah disaring oleh ginjal akan dibuang melalui urine. Jika kadar kreatinin dalam darah dan/atau urine tidak normal, maka bisa jadi merupakan tanda penyakit ginjal .

Cara Mengetahui Kadar Kreatinin
Untuk bisa mengetahui berapa kadar kreatinin seseorang, maka harus dilakukan tes. Dua jenis tes yang mungkin dilakukan adalah:

1. Tes Darah
Dalam pelaksanaan tes darah untuk kreatinin, dokter atau perawat akan mengambil sampel darah dari vena di lengan.Darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau botol kecil. Proses ini biasanya memakan waktu kurang dari lima menit.

2. Tes Urine
Penyedia kesehatan mungkin meminta sampel urine setiap kali kencing selama 24 jam. Ini dilakukan karena kadar kreatinin bisa bervariasi sepanjang hari. Namun terkadang hanya dibutuhkan sampel urine dari periode waktu yang lebih pendek.

Berapa Kadar Kreatinin Normal?
Berapakah kadar kreatinin yang dikatakan normal? Berdasarkan situs Mayo Clinic, kadar kreatinin normal adalah sebagai berikut:

Pria dewasa: 0,74-1,35 mg/dL.
Wanita dewasa: 0,59-1,04 mg/dL.
Penyebab Kadar Kreatinin Meningkat
Kadar kreatinin bisa tinggi karena beberapa hal. Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut penyebab kadar kreatinin di atas normal:

Ginjal yang bermasalah, seperti penyakit gagal ginjal, batu ginjal, dan infeksi ginjal.
Sensitif terhadap beberapa jenis obat, seperti antibiotik dan diuretik.
Memiliki riwayat hipertensi
Mengidap diabetes.
Mengalami dehidrasi.
Gejala Akibat Kadar Kreatinin Tinggi
Tanpa tes, orang tidak akan mengetahui apakah kadar kreatininnya tinggi. Namun beberapa gejala yang mungkin dirasakan ketika kadar kreatininnya tinggi adalah sebagai berikut:

Sering buang air kecil.
Tangan, kaki, atau kelopak mata bengkak.
Kulit kering, gatal, atau mati rasa.
Mual-mual.
Kram otot.
Gampang lelah.
Gatal-gatal.
Selera makan hilang.
Kapan Harus Mengecek Kadar Kreatinin?
Orang tidak bisa serta merta menjalani tes kreatinin ketika mengalami gejala-gejala di atas. Sebab gejala tersebut juga sering ditemui dalam masalah kesehatan lain.

Tes kreatinin akan dilakukan dokter jika ada faktor risiko atau diagnosis yang mengarah pada kerusakan ginjal. Beberapa di antaranya adalah:

Memiliki penyakit kencing manis.
Hipertensi.
Mengalami diabetes.
Obesitas.

Ada riwayat keluarga yang mengalami gangguan ginjal, hipertensi, atau diabetes.
Punya penyakit jantung.
Faktor usia karena sudah di atas 60 tahun.
Cara Mengatasi Kadar Kreatinin Tinggi
Jika hasil tes menunjukkan kadar kreatinin yang tinggi, maka bisa menjadi tanda kerusakan ginjal. Jika dibiarkan, tentu fungsi ginjal akan semakin parah. Dilansir dari Healthline dan Kidney, berikut ini beberapa cara untuk mengatasi kadar kreatinin tinggi:

Jangan mengkonsumsi suplemen yang mengandung kreatin.
Rutin berolahraga, tetapi jangan sampai di luar batas karena bisa merusak jaringan otot.
Kurangi asupan protein, misalnya makanan dengan daging merah.
Makanlah lebih banyak serat, misalnya dari buah, sayur, biji-bijian, atau kacang-kacangan.
Penuhi kebutuhan cairan tubuh. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan, seberapa besar kebutuhan Anda.
Kurangi asupan garam atau natrium, terutama dari makanan olahan.
Hindari penggunaan obat pereda nyeri seperti NSAID secara berlebihan.
Jangan merokok dan minum alkohol.
Demikian tadi penjelasan tentang kreatinin, yaitu zat limbah yang menjadi penanda kesehatan ginjal. Segera konsultasikan dengan dokter jika memiliki faktor risiko atau mengalami gejala-gejala di atas(**)

  • Penulis: proclaimnews

Rekomendasi Untuk Anda

  • *Menag Nasaruddin Umar Bawakan Hikmah Maulid di Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Berharap Doa Bawa Kesejahteraan*

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, yang dihadiri langsung Menteri Agama Republik Indonesia, di Ballroom Andi Depu lantai 3 kantor Gubernur Sulbar, Senin 21 September 2026. Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA hadir langsung membawakan hikmah maulid. Hadir juga para pejuang pembentukan Provinsi Sulbar, […]

  • *Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Hadiri Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026*

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MAKASSAR —Proclaimnews.id Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Amalia Fitri menghadiri malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jumat, 18 September 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI sebagai bentuk penghargaan berbasis kinerja dan inovasi kepada pemerintah daerah di kawasan Regional Sulawesi yang dinilai […]

  • Sinergi TP2DD Sulbar: BPKAD, Bapenda dan Bank Indonesia Bahas Langkah Strategis Digitalisasi

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi Syaharuddin, Plt. Kasubid Akuntansi Indah Mustika Sari, serta staf teknis yang tergabung dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Barat, menghadiri rapat bersama TP2DD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, Senin […]

  • Refleksi 1 Tahun SDK–JSM, Istri Mendiang Wagub Sulbar Ungkap Pengabdian dan Komitmen

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Istri mendiang Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, Fatmawati Salim, untuk pertama kalinya menghadiri kegiatan resmi pemerintahan pasca wafatnya sang suami di Rumah Sakit Siloam, Makassar, Sabtu 31 Januari 2026 lalu. Kehadirannya dalam acara Buka Puasa Bersama dan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Suhardi Duka–Salim S. Mengga (SDK–JSM) berlangsung di Masjid Suada, […]

  • Hadiri Musprov INKINDO Sulbar, PUPR Dorong Kolaborasi Kuat dan Konsultan Adaptif di Tengah Tantangan*

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat menghadiri kegiatan Musyawarah Provinsi (Musprov) IV INKINDO Sulawesi Barat Tahun 2026 yang dilaksanakan di Grand Maleo Hotel & Convention Mamuju, Senin 13 April 2026. Kehadiran PUPR menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku jasa konstruksi dalam mendorong pembangunan […]

  • Jaga Stabilitas Pesisir, Kesbangpol Sulbar dan Lanal Mamudu Perkuat Sinergi dalam Forum Forkopimda

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, Selasa. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penguatan koordinasi antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya di sektor kemaritiman. Rabu, 14 Januari […]

expand_less