Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Kreatinin? Ketahui Kadar Normal dan Cara Mengatasinya

  • account_circle proclaimnews
  • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
  • visibility 299
  • comment 0 komentar

Jakarta – Proclaimnews.id  Kreatinin adalah salah satu zat sisa yang harus dibuang dari tubuh. Seseorang biasanya harus menjalani tes kreatinin untuk mengetahui kesehatan ginjalnya. Jika kadar kreatininnya tinggi, maka kemungkinan ginjalnya sudah tidak berfungsi baik.
Simak artikel ini untuk mengetahui apa itu kreatinin, lengkap dengan kadar normal, penyebab kadarnya tinggi, berbagai gejala, hingga cara mengatasi kadar kreatinin yang tinggi.

Kreatinin Adalah Zat Limbah
Dikutip dari Medline Plus, kreatinin adalah zat limbah normal yang dihasilkan tubuh saat Anda menggunakan otot dan sebagian jaringan otot tersebut rusak. Namun ketika ginjal bermasalah, kreatinin tidak tersaring dengan baik, sehingga menumpuk dalam darah.

Kreatinin yang telah disaring oleh ginjal akan dibuang melalui urine. Jika kadar kreatinin dalam darah dan/atau urine tidak normal, maka bisa jadi merupakan tanda penyakit ginjal .

Cara Mengetahui Kadar Kreatinin
Untuk bisa mengetahui berapa kadar kreatinin seseorang, maka harus dilakukan tes. Dua jenis tes yang mungkin dilakukan adalah:

1. Tes Darah
Dalam pelaksanaan tes darah untuk kreatinin, dokter atau perawat akan mengambil sampel darah dari vena di lengan.Darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau botol kecil. Proses ini biasanya memakan waktu kurang dari lima menit.

2. Tes Urine
Penyedia kesehatan mungkin meminta sampel urine setiap kali kencing selama 24 jam. Ini dilakukan karena kadar kreatinin bisa bervariasi sepanjang hari. Namun terkadang hanya dibutuhkan sampel urine dari periode waktu yang lebih pendek.

Berapa Kadar Kreatinin Normal?
Berapakah kadar kreatinin yang dikatakan normal? Berdasarkan situs Mayo Clinic, kadar kreatinin normal adalah sebagai berikut:

Pria dewasa: 0,74-1,35 mg/dL.
Wanita dewasa: 0,59-1,04 mg/dL.
Penyebab Kadar Kreatinin Meningkat
Kadar kreatinin bisa tinggi karena beberapa hal. Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut penyebab kadar kreatinin di atas normal:

Ginjal yang bermasalah, seperti penyakit gagal ginjal, batu ginjal, dan infeksi ginjal.
Sensitif terhadap beberapa jenis obat, seperti antibiotik dan diuretik.
Memiliki riwayat hipertensi
Mengidap diabetes.
Mengalami dehidrasi.
Gejala Akibat Kadar Kreatinin Tinggi
Tanpa tes, orang tidak akan mengetahui apakah kadar kreatininnya tinggi. Namun beberapa gejala yang mungkin dirasakan ketika kadar kreatininnya tinggi adalah sebagai berikut:

Sering buang air kecil.
Tangan, kaki, atau kelopak mata bengkak.
Kulit kering, gatal, atau mati rasa.
Mual-mual.
Kram otot.
Gampang lelah.
Gatal-gatal.
Selera makan hilang.
Kapan Harus Mengecek Kadar Kreatinin?
Orang tidak bisa serta merta menjalani tes kreatinin ketika mengalami gejala-gejala di atas. Sebab gejala tersebut juga sering ditemui dalam masalah kesehatan lain.

Tes kreatinin akan dilakukan dokter jika ada faktor risiko atau diagnosis yang mengarah pada kerusakan ginjal. Beberapa di antaranya adalah:

Memiliki penyakit kencing manis.
Hipertensi.
Mengalami diabetes.
Obesitas.

Ada riwayat keluarga yang mengalami gangguan ginjal, hipertensi, atau diabetes.
Punya penyakit jantung.
Faktor usia karena sudah di atas 60 tahun.
Cara Mengatasi Kadar Kreatinin Tinggi
Jika hasil tes menunjukkan kadar kreatinin yang tinggi, maka bisa menjadi tanda kerusakan ginjal. Jika dibiarkan, tentu fungsi ginjal akan semakin parah. Dilansir dari Healthline dan Kidney, berikut ini beberapa cara untuk mengatasi kadar kreatinin tinggi:

Jangan mengkonsumsi suplemen yang mengandung kreatin.
Rutin berolahraga, tetapi jangan sampai di luar batas karena bisa merusak jaringan otot.
Kurangi asupan protein, misalnya makanan dengan daging merah.
Makanlah lebih banyak serat, misalnya dari buah, sayur, biji-bijian, atau kacang-kacangan.
Penuhi kebutuhan cairan tubuh. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan, seberapa besar kebutuhan Anda.
Kurangi asupan garam atau natrium, terutama dari makanan olahan.
Hindari penggunaan obat pereda nyeri seperti NSAID secara berlebihan.
Jangan merokok dan minum alkohol.
Demikian tadi penjelasan tentang kreatinin, yaitu zat limbah yang menjadi penanda kesehatan ginjal. Segera konsultasikan dengan dokter jika memiliki faktor risiko atau mengalami gejala-gejala di atas(**)

  • Penulis: proclaimnews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Proses Penjualan Aset Transparan, PUPR Sulbar Lakukan Pengecekan Kendaraan Bersama Tim Terkait*

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MAMUJU — Proclaimnews.idDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang diusulkan untuk penjualan oleh Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perkimtanhub Provinsi Sulawesi Barat. Pengecekan berlangsung, Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan ini sebagai bagian dari proses verifikasi teknis kendaraan sebelum dilanjutkan pada tahapan penilaian aset oleh […]

  • PUPRD Sulbar Dukung PKT dan Sertifikasi TKK bagi Siswa SMKN 1 Rangas, Tingkatkan Kompetensi SDM Vokasional Konstruksi

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (PUPRD) Provinsi Sulawesi Barat mendukung pelaksanaan kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Uji Kompetensi/Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Terampil bagi siswa vokasional di SMKN 1 Rangas, Kabupaten Mamuju, pada 7–8 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar Direktorat Jenderal Bina […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Pekebun Mitra Periode Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung Selasa (10 Februari 2026). Rapat dipimpin dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, didampingi Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong. Dalam rapat tersebut, […]

  • DKPPKB Sulbar Perkuat Branding Promosi Kesehatan melalui Seminar dan Musda PPPKMI Sulawesi Barat

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan (Promkeskomtan) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menghadiri Seminar Kesehatan bertema “Edukasi Kesehatan Zaman Now: Branding dan Media KIE di Era Digital” yang dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) II PPPKMI Sulawesi Barat yang dilaksanakan oleh PPKMI Sulawesi […]

  • Suhardi Duka Kenang Perjuangan RS Mitra Manakarra Bangkit dari Gempa, Siapkan Ekspansi pada 2027

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun ke-14 Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju yang digelar secara sederhana di Jalan Pongtiku, Mamuju, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen, tenaga medis, dokter, serta seluruh karyawan Rumah Sakit Mitra Manakarra. Momentum peringatan ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan rumah sakit yang telah […]

  • Sinergi Lintas Sektor, DLHK Sulbar Bahas Dokumen UKL-UPL PT. Embrio Internasional Indonesia

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Pemeriksaan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) untuk rencana kegiatan pertambangan batuan oleh PT. Embrio Internasional Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (8/4) di Hotel Marannu, Jl. H. Andi Dai, Mamuju, Sulawesi Barat. Rapat koordinasi ini merupakan […]

expand_less