Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i, Perkuat Dakwah Progresif di Era Digital

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i, Perkuat Dakwah Progresif di Era Digital

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Mamuju,– Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggelar Workshop Tematik & Temu Da’i/Muballigh di Mamuju. Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Otoritas & Masa Depan Keagamaan” sebagai upaya strategis merespons perubahan lanskap dakwah di era digital, 14 Februari 2026.

Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Workshop ini dihadiri para da’i/muballigh, pengurus masjid, aktivis dakwah, serta narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kegiatan dirancang tidak hanya sebagai forum silaturahmi, tetapi sebagai ruang konsolidasi dan penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulbar, Jaun, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memahami agama. Menurutnya, generasi muda kini banyak belajar dari potongan video singkat, konten viral, hingga siaran langsung di media sosial yang tidak selalu menghadirkan rujukan utuh dan mendalam.

“Perubahan ini tidak bisa kita tolak, tetapi harus kita pahami dan respons secara bijaksana. Di sinilah posisi da’i menjadi sangat strategis sebagai penjaga harmoni sosial, perekat kebangsaan, dan peneduh di tengah polarisasi,” ujar Jaun.

Ia menekankan pentingnya dakwah progresif, yakni dakwah yang tidak hanya normatif dan tekstual, tetapi juga kontekstual serta tepat secara sosial. Dakwah, lanjutnya, harus mampu menghadirkan agama sebagai solusi, bukan sumber kegelisahan sosial.

Jaun juga menyampaikan bahwa workshop ini merupakan yang pertama digelar secara terstruktur dan tematik oleh Pemprov Sulbar. “Ini bukan sekadar upgrading teknis, tetapi ruang konsolidasi high level untuk merumuskan bagaimana otoritas keagamaan tetap kokoh di tengah arus digitalitas. Da’i harus mampu hadir di ruang front stage—di mimbar, televisi, dan media sosial—tanpa kehilangan integritas back stage, yaitu keteladanan pribadi dan kedalaman ilmu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang mendengar dan memetakan tantangan nyata yang dihadapi para da’i di lapangan.

“Melalui pre-test, diskusi interaktif, sharing pengalaman, hingga post-test, kami ingin memetakan potensi dan preferensi para da’i. Hasilnya akan menjadi basis data dan rekomendasi strategis untuk penguatan ekosistem dakwah di Sulawesi Barat secara berkelanjutan,” kata Murdanil.

Menurutnya, ruang digital bukan sekadar ruang ekspresi, melainkan ruang publik yang memiliki konsekuensi hukum, sosial, dan kebangsaan. Karena itu, narasi keagamaan harus menjadi penyejuk dan perekat, bukan pemicu polarisasi.

Ditempat yang sama akademisi STAIN Majene yang didaulat menjadi salah satu narasumber, Prof. Muhammad Nasir, menegaskan bahwa dakwah tidak boleh dipahami semata sebagai aktivitas ceramah, melainkan sebagai proses transformasi sosial.

“Dakwah adalah misi peradaban. Ia menjaga harmoni masyarakat, merawat persatuan di tengah polarisasi, dan menghadirkan nilai rahmah serta toleransi dalam ruang publik,” ujar Prof. Nasir.

Ia mengingatkan bahwa di era digital, siapa pun dapat berbicara atas nama agama, sementara popularitas kerap dianggap sebagai otoritas. “Inilah tantangan kita. Muncul ustaz viral tanpa kompetensi, informasi agama tidak terverifikasi, dan masyarakat sulit membedakan antara ahli dan influencer. Karena itu, diperlukan standar keilmuan, sanad yang jelas, serta literasi keagamaan digital,” tegasnya.

Prof. Nasir juga menekankan pentingnya konsistensi antara front stage dan back stage dalam diri seorang da’i. Menurutnya, kredibilitas da’i ditentukan oleh keselarasan antara ucapan dan tindakan, kejujuran ilmiah, serta akhlak sebagai dakwah utama.

“Konten viral belum tentu valid. Potongan ceramah tanpa konteks bisa memicu salah paham. Maka budaya tabayyun digital harus menjadi etika bersama dalam berdakwah,” tambahnya.

Pada workshop ini, selain unsur pemerintah provinsi dan akademisi, turut hadir dalam memberi penguatan materi dari TNI, Pakar Hukum Tata Negara dan Professional Broadcaster. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan bersama dalam membangun masa depan keagamaan yang lebih kokoh, harmonis, dan strategis di Mamuju dan seluruh wilayah Sulawesi Barat.(rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sektor Konstruksi Sulbar Tumbuh Positif, Kadis PUPR Ajak Pelaku Jasa Konstruksi Tancap Gas

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Sektor konstruksi di Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan kinerja positif pada Triwulan IV 2025. Berdasarkan angka sementara pertumbuhan nilai konstruksi, Sulawesi Barat tumbuh 4,42 persen secara quarter to quarter (Q-to-Q), melampaui pertumbuhan nasional yang tercatat sebesar 3,94 persen. Secara year on year (Y-on-Y), nilai konstruksi Sulawesi Barat mengalami pertumbuhan sebesar 2,73 persen, sementara […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Gelar Rapat Internal, Perjelas Tupoksi ASN Bidang Rehsos

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) menggelar rapat internal pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini difokuskan pada penjabaran tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing Aparatur Sipil Negara (ASN) guna meningkatkan efektivitas kinerja dan pelayanan […]

  • Penguatan Pengawasan DPRD Provinsi Sulawesi Barat, akan Evaluasi Produk Perda

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id 2 Januari 2025 – Dalam upaya memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan tugas legislatif, DPRD Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) akan melakukan evaluasi dan pengkajian mendalam terhadap sejumlah produk Peraturan Daerah (Perda) yang memiliki potensi meningkatkan pendapatan daerah. Tenaga ahli Bapemperda H. Nur Alam Tahir bersama dengan Kepala Bagian […]

  • Denpom XXIII/2 Mamuju Gelar Sosialisasi Ops Gaktib dan Yustisi TA 2026 di Makorem 142/Tatag

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Hms Korem
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Detasemen Polisi Militer (Denpom) XXIII/2 Mamuju menggelar Sosialisasi Operasi Penegakan Ketertiban (Ops Gaktib) dan Yustisi Tahun Anggaran 2026 bertempat di Aula Makorem 142/Tatag, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (23/2/2025). Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 142/Tatag sebagai upaya meningkatkan disiplin, ketertiban, serta kepatuhan terhadap […]

  • Sekretaris Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Validitas Data dalam Penanganan ATS di Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah —Proclaimnews.id Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat, M. Aditya Arie Yustira, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Rekonfirmasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat tersebut berlangsung […]

  • Safari Ramadhan Polda Sulbar: Bripda Elfata dan Ananda Berikan Sentuan Agama di Masjid Sitti Aisyah

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id  Program Safari Ramadhan yang digagas Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adang Ginanjar, terus berlanjut. Dalam upaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan menyebarkan pesan-pesan keagamaan serta Kamtibmas, personel Polda Sulbar yang memiliki keahlian di bidang agama dikerahkan ke berbagai masjid di wilayah Sulawesi Barat. Kehadiran para personel ditengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan bukan […]

expand_less