Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Sulbar Hadiri Rakor FKUB, Paparkan Tantangan Keuangan dan Program Prioritas Daerah

Gubernur Sulbar Hadiri Rakor FKUB, Paparkan Tantangan Keuangan dan Program Prioritas Daerah

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclimnews.id  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulbar yang digelar di Aula Kantor Kanwil Kemenag Sulbar, Senin, 24 November 2025.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua FKUB Provinsi beserta pengurus FKUB dari enam kabupaten, Plt Kepala Kesbangpol Sulbar, Plt Pemkesra Sulbar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran Suhardi Duka menjadi momentum tersendiri bagi jajaran FKUB. Sejak FKUB berdiri di Sulbar, Suhardi Duka tercatat sebagai Gubernur pertama yang secara langsung menghadiri agenda rapat koordinasi tersebut.

Ketua FKUB Sulbar, Sahabuddin Kasim, menyampaikan bahwa FKUB merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang beragam dan majemuk, baik dari sisi budaya, kepentingan, maupun keyakinan.

“Hal ini berpotensi memunculkan gesekan, sehingga tokoh agama dan pengurus FKUB harus benar-benar memahami kondisi masyarakat. Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kerukunan,” jelas Sahabuddin.

Ia menambahkan, FKUB merupakan rumah bersama untuk berdiskusi secara setara, tidak hanya terkait isu keagamaan, tetapi juga persoalan sosial dan ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat. Tokoh agama, kata dia, harus mampu memberikan pemahaman yang menyejukkan kepada umat.

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka memaparkan tantangan besar yang dihadapi Pemerintah Provinsi Sulbar terkait pendanaan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia juga meminta para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kondisi keuangan daerah saat ini.

Ia mengungkapkan bahwa selama ini pemerintah provinsi tetap menyalurkan bantuan hibah kepada sejumlah lembaga keagamaan dan sosial, seperti FKUB, MUI, KONI, PMI, Pramuka, serta tetap menjalankan program beasiswa karena bersifat mandatori.

Namun, untuk tahun 2026, bantuan rumah ibadah terpaksa dihentikan sementara. Menurutnya, keputusan itu diambil demi menjaga program prioritas lain seperti subsidi BPJS, beasiswa, dan pembangunan infrastruktur yang dianggap lebih mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Saya sangat peduli pada rumah ibadah tanpa membedakan agama, tapi kali ini memang tidak bisa. Daripada kita hentikan subsidi BPJS atau beasiswa, itu jauh lebih parah,” tegasnya.

Meski di tengah keterbatasan, Suhardi Duka menyebut bahwa anggaran yang masuk ke Sulbar masih cukup besar berkat komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat. Hampir seluruh kementerian merespons positif berbagai program yang diajukan Pemprov Sulbar.

Pada 27 November 2025 mendatang, ia juga berencana mengajukan perbaikan tata ruang Sulbar kepada Menteri Kehutanan, menyusul masih luasnya kawasan hutan yang menghambat pengembangan perkebunan dan fasilitas pemerintahan, khususnya di wilayah Mamasa dan sekitarnya.

Selain itu, Pemprov Sulbar tengah mengupayakan pendanaan melalui skema pengelolaan karbon. Sulbar merupakan salah satu daerah penghasil karbon dalam jumlah besar, namun selama ini belum mendapatkan manfaat maksimal dari potensi tersebut.

“Tapi anggaran itu nanti hanya bisa digunakan untuk program perbaikan lingkungan, dan itu tidak masalah,” ujarnya.

Salah satu program unggulan yang akan didorong pada 2026 adalah program padat karya dengan alokasi anggaran sekitar Rp70 miliar. Program ini akan dikerjakan langsung oleh masyarakat tanpa melalui kontraktor, sehingga warga bisa memperoleh penghasilan sekaligus menikmati hasil pekerjaannya.

Selain itu, Pemprov Sulbar juga menargetkan penanganan persoalan kemiskinan, stunting, dan masalah sosial lainnya di sekitar 120 desa. Penentuan desa akan dilakukan oleh masing-masing bupati, sementara intervensi dikerjakan pemerintah provinsi melalui program PASTIPADU.

Di akhir sambutannya, Gubernur Suhardi Duka berharap Rakor FKUB dapat menghasilkan keputusan yang konstruktif dan dapat disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulbar sebagai bahan pertimbangan dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial di daerah.

“Semoga bisa dipahami kondisi masyarakat dan kondisi keuangan pemerintah provinsi saat ini,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • MEMASUKI BULAN SUCI RHAMADHAN BANK BI PERWAKILAN SULBAR NGOBROL SANTAI BARENG AWAK MEDIA

    MEMASUKI BULAN SUCI RHAMADHAN BANK BI PERWAKILAN SULBAR NGOBROL SANTAI BARENG AWAK MEDIA

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Sulbar Eka Putra Budi Nugroho, menyampaikan bahwa Osbim merupakan wadah menjalin silaturahmi dengan awak media sebagai mitra strategis. Lebih lanjut Kepala perwakilan BI Sulbar menyampaikan dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia berkerja sama dengan perbankan khusus untuk wilayah Sulbar menyiapkan uang tunai […]

  • Wakil Ketua DRPD Provinsi Sulawesi Barat Munandar Wijaya Hadiri Rakor Terkait Persiapan Pengamanan Menyambut Bulan Ramadhan

    Wakil Ketua DRPD Provinsi Sulawesi Barat Munandar Wijaya Hadiri Rakor Terkait Persiapan Pengamanan Menyambut Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Munandar Wijaya, menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan pengamanan menyambut bulan suci Ramadhan, serta membahas ketahanan pangan. Acara ini digelar pada hari Rabu, 19 Februari 2025 di Aula Marannu Polda Sulawesi Barat. Dalam rapat tersebut, Munandar Wijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh elemen […]

  • Anev Kinerja, Kapolda Sulbar Tekankan Optimalisasi Ketahanan Pangan dan Peningkatan Profesionalisme

    Anev Kinerja, Kapolda Sulbar Tekankan Optimalisasi Ketahanan Pangan dan Peningkatan Profesionalisme

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Dalam pelaksanaan rapat anev kinerja mingguan, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adang Ginanjar menekankan kepada seluruh pejabat utamanya pada dua isu krusial yaitu pengoptimalan ketahanan pangan dan peningkatan profesionalisme anggota Polri sebagai pelindung dan pelayanan masyarakat, Senin (17/2/25) di loby utama Mapolda. Terkait ketahanan pangan, Irjen Pol. Adang Ginanjar menyampaikan analisis mengenai kondisi […]

  • Sulbar Peroleh Nilai 57, Biro Hukum Sampaikan Enam Langkah Strategis Tingkatkan Implementasi RAN-HAM 2026

    Sulbar Peroleh Nilai 57, Biro Hukum Sampaikan Enam Langkah Strategis Tingkatkan Implementasi RAN-HAM 2026

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Nilai Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RAN-HAM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Tahun 2025 memperoleh nilai 57. Hal ini disampaikan Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia Kementerian Hak Asasi Manusia melalui Surat dengan Nomor PDK-HA.02.01.01-107 tanggal 24 Desember 2025, perihal Capaian Aksi HAM Kementerian/Lembaga Periode Pelaporan B-12 Tahun 2025. Capaian […]

  • Biro Hukum Hadiri Rapat Pembahasan Harmonisasi Tiga Ranperbup Kabupaten Pasangkayu

    Biro Hukum Hadiri Rapat Pembahasan Harmonisasi Tiga Ranperbup Kabupaten Pasangkayu

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diwakili Analis Hukum Seniwati dan Rina, bersama Tim dari Bagian Peraturan Perundang-undangan Kabupaten/Kota, Siti Khadijah menghadiri rapat pembahasan harmonisasi tiga Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Pasangkayu, di Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulbar, Kamis (08/01/2026). Kehadiran Biro Hukum Setda Sulbar dalam rapat […]

  • Gubernur Sulbar: Anak Putus Sekolah, Masalah yang Tak Boleh Dibiarkan

    Gubernur Sulbar: Anak Putus Sekolah, Masalah yang Tak Boleh Dibiarkan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Angka anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan pendidikan, tapi grafik penurunannya belum terlihat signifikan. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan persoalan ini harus dibenahi dari akarnya. Ia ingin penyebab anak putus sekolah atau anak tidak sekolah digali lebih […]

expand_less