Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Sulbar: Anak Putus Sekolah, Masalah yang Tak Boleh Dibiarkan

Gubernur Sulbar: Anak Putus Sekolah, Masalah yang Tak Boleh Dibiarkan

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id  Angka anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan pendidikan, tapi grafik penurunannya belum terlihat signifikan.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan persoalan ini harus dibenahi dari akarnya. Ia ingin penyebab anak putus sekolah atau anak tidak sekolah digali lebih rinci.

“Pertama kita cari akar masalahnya, bisa saja banyak terjadi, saya belum mendapatkan laporan berapa bangku yang tersedia di SMP kelas 3 dengan bangku yang tersedia di SMA dan SMK, nah kalau itu selisih berarti itu salah satu akibatnya adalah sarana, tapi kalau ternyata seimbang berarti ada masalah apakah persoalan ekonomi, ataukah persoalan mental, bisa juga persoalan tenaga kerja,” tutur Suhardi Duka, Selasa 13 Januari 2026.

Kalau gambaran dasarnya sudah jelas, kata dia, intervensi program yang dijalankan dipastikan lebih tepat sasaran.

“Kalau semua itu bisa ketahui barulah di situ kita bisa mengambil kebijakan-kebijakan apa yang kita intervensi,” jelas SDK.

SDK mengatakan, anak putus sekolah bukan persoalan kecil. Masalah itu tak boleh dibiarkan berlarut, olehnya itu ia telah memerintahkan dinas terkait untuk segera menelusuri penyebab anak putus sekolah.

“APS, Anak putus sekolah, itu adalah masalah dan tak boleh dibiarkan terus menerus seperti itu, dengan demikian upaya untuk meningkatkan IPM kita bisa kita naikkan,” jelasnya.

Tahun 2025 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar memang naik satu poin, tapi SDK bilang capaian itu bisa lebih baik kalau APS ditangani serius. Ia menargetkan angka IPM bisa bergerak ke kisaran 75–76.

Baru-baru ini, dalam pertemuan bersama Komisi IV DPRD Sulbar dan Dinas Pendidikan, muncul usulan pembentukan tim khusus untuk mengusut penyebab utama APS.

Suhardi Duka menerima ide tersebut dan menilai langkah ini bisa mempercepat temuan di lapangan mulai dari situasi sekolah, kondisi ekonomi keluarga, hingga faktor sosial yang membuat anak tak melanjutkan pendidikan.

“Boleh, boleh kita bentuk itu tim, apakah tim terpadu pemerintah atau melibatkan kabupaten, melibatkan lembaga sosial bisa juga, saya sambut baik,” ujarnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKP Sulbar Gelar Sosialisasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara, Dorong Pengembangan Potensi ASN

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Sosialisasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (15/1), di Aula DKP Sulbar. Kegiatan yang dimulai pukul 10.35 WITA ini diikuti oleh seluruh ASN DKP Sulbar dan menghadirkan tim dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar sebagai pemateri. Kegiatan ini […]

  • Pertamina Patra Niaga Sulawesi Bergerak Cepat, Hadir dan Peduli bagi Korban Kebakaran Asrama Kesdam Hasanuddin

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Makassar- Proclaimnews.id 23 Februari 2025 – Duka mendalam dirasakan oleh para penghuni Asrama Kesdam Hasanuddin setelah musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu (21/2). Sebagai bagian dari masyarakat yang berada di ring 1 wilayah operasional Pertamina, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat untuk memberikan bantuan guna meringankan beban para korban dan memastikan mereka mendapatkan dukungan […]

  • Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, DKPPKB Sulbar Gelar Evaluasi AMPSR di Mamuju

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id.Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Evaluasi Penurunan Kematian Ibu dan Bayi melalui Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR) yang dilaksanakan pada 2–4 Maret 2026 di Grand Maleo Hotel Mamuju. Upaya ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan visi Sulawesi […]

  • 321 Guru Madrasah lingkup Kanwil Kemenag Sulbar Ikuti Pembukaan PPG Daljab Batch

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Senin 10 Maret 2025, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat H. Misbahuddin, mengikuti Pembukaan PPG Dalam Jabatan (Daljab) atau PPG Transformasi lingkungan Kementerian Agama via daring. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam H. Suyitno ini turut dihadiri Dirjen Bimas Kristen, Dirjen Bimas Katolik, Dirjen Bimas Hindu […]

  • Ketum PP Muhammadiyah: Perubahan Struktur Polri Rawan Timbulkan Masalah Baru

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA – PROCLAIMNEWS.ID Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyatakan jika posisi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pasca reformasi dibawah Presiden merupakan hasil dari pertimbangan yang matang. Hal itu ditekankan sejalan dengan wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu. Polri dan TNI merupakan alat negara yang sangat penting dengan […]

  • Terima Informasi Kebakaran di Desa Galung Tulu Polman, BPBD Sulbar Kerahkan TRC Menuju Lokasi

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Barat menerima laporan kejadian kebakaran yang terjadi di Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar pada Sabtu malam (28 Februari 2026) sekitar pukul 19.30 wita. Menanggapi laporan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, langsung mengerahkan Tim Reaksi […]

expand_less