Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Sulbar: Anak Putus Sekolah, Masalah yang Tak Boleh Dibiarkan

Gubernur Sulbar: Anak Putus Sekolah, Masalah yang Tak Boleh Dibiarkan

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 190
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id  Angka anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan pendidikan, tapi grafik penurunannya belum terlihat signifikan.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan persoalan ini harus dibenahi dari akarnya. Ia ingin penyebab anak putus sekolah atau anak tidak sekolah digali lebih rinci.

“Pertama kita cari akar masalahnya, bisa saja banyak terjadi, saya belum mendapatkan laporan berapa bangku yang tersedia di SMP kelas 3 dengan bangku yang tersedia di SMA dan SMK, nah kalau itu selisih berarti itu salah satu akibatnya adalah sarana, tapi kalau ternyata seimbang berarti ada masalah apakah persoalan ekonomi, ataukah persoalan mental, bisa juga persoalan tenaga kerja,” tutur Suhardi Duka, Selasa 13 Januari 2026.

Kalau gambaran dasarnya sudah jelas, kata dia, intervensi program yang dijalankan dipastikan lebih tepat sasaran.

“Kalau semua itu bisa ketahui barulah di situ kita bisa mengambil kebijakan-kebijakan apa yang kita intervensi,” jelas SDK.

SDK mengatakan, anak putus sekolah bukan persoalan kecil. Masalah itu tak boleh dibiarkan berlarut, olehnya itu ia telah memerintahkan dinas terkait untuk segera menelusuri penyebab anak putus sekolah.

“APS, Anak putus sekolah, itu adalah masalah dan tak boleh dibiarkan terus menerus seperti itu, dengan demikian upaya untuk meningkatkan IPM kita bisa kita naikkan,” jelasnya.

Tahun 2025 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar memang naik satu poin, tapi SDK bilang capaian itu bisa lebih baik kalau APS ditangani serius. Ia menargetkan angka IPM bisa bergerak ke kisaran 75–76.

Baru-baru ini, dalam pertemuan bersama Komisi IV DPRD Sulbar dan Dinas Pendidikan, muncul usulan pembentukan tim khusus untuk mengusut penyebab utama APS.

Suhardi Duka menerima ide tersebut dan menilai langkah ini bisa mempercepat temuan di lapangan mulai dari situasi sekolah, kondisi ekonomi keluarga, hingga faktor sosial yang membuat anak tak melanjutkan pendidikan.

“Boleh, boleh kita bentuk itu tim, apakah tim terpadu pemerintah atau melibatkan kabupaten, melibatkan lembaga sosial bisa juga, saya sambut baik,” ujarnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mateng Askary, Gelar Bukber Di Rujab : Dengan Bukber Mari Kita Mepererat Tali Silaturrahmi Dan Memperkokoh Persaudaraan Antar Sesama

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Media
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MATENG,  –  PROCLAIMNEWS.ID Wakil Bupati (Wabup) Mamuju Tengah (Mateng),  Dr. Askary Anwar gelar buka bersama di kediamannya. Rumah Jabatan (Rujab), di jalan Poros Topoyo – tumbuh, Minggu (1/3/2026) Hadir diacara itu: Ketua DPRD Mateng, jajaran Pejabat OPD lingkup Pemda Mateng, tokoh Agama, tokoh adat, hingga berbagai kalangan masyarakat. Hadir pula langsung, Bupati Mateng, Dr. Arsal Aras bersama […]

  • Bersama Anak Yatim, Jadi Sarana Utama Polda Sulbar Jaga Keamanan Melalui Keberkahan Doa

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Menjadikan momen kebersamaan sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah Subuhanahu Wataalah serta memohon pertolongan‑Nya, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat secara rutin menyelenggarakan kegiatan doa bersama yang secara khusus mengikutsertakan para anak yatim. Kegiatan ini dilandasi keyakinan, bahwa terjaganya keamanan, ketertiban, serta kedamaian di seluruh wilayah tidak hanya ditopang oleh kekuatan fisik dan […]

  • Pemprov Sulbar Bentuk Tim Penyusun FSVA 2026 untuk Perkuat Peta Ketahanan Pangan*

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pangan Daerah menggelar rapat pembentukan Tim Penyusun Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026, Senin, 6 April 2026, bertempat di Kantor Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada instansi penyedia data sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyusunan peta ketahanan dan […]

  • Kunjungan Kepala DKP Sulbar ke PP Kasiwa dan KM Malasuji: Dorong Pembenahan Fasilitas dan Penguatan Pengawasan Laut

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S. DM melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan (PP) Kasiwa serta Kapal Patroli KM Malasuji yang berada di Sungai Lembang, Kabupaten Mamuju, Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi fasilitas serta memperkuat strategi pengelolaan dan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan […]

  • Kapolda Sulbar Pimpin Tabur Bunga di Pangkalan Polai

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Sebagai kelanjutan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke‑80, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta kembali memimpin upacara tabur bunga di Pangkalan Sandar Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulbar, Rabu (24/6/26). Kegiatan ini menjadi simbol penghargaan khusus bagi para pendahulu yang telah berjuang menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan di […]

  • DISKOMINFO MATENG  JADI GARDA TERDEPAN DALAM PENYAJIAN INFORMASI KE PUBLIK

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Mateng – Proclaimnews.id Pemerintah Kab.Mamuju Tengah kembali menunjukkan langkah pemerintahan yang semakin kuat dan berorientasi pada pelayanan publik. Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Perjanjian Kinerja di lingkup Pemkab Mateng sebagai wujud keseriusan dalam memperkuat akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Momentum ini bukan sekadar seremoni administratif tetapi penegasan arah pemerintahan yang semakin kuAAT dalam tata […]

expand_less