Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Misteri Crazy Rich ‘Si Raja Voucher’ yang Terjerat Kasus Investasi Bodong Rp3,2 Miliar

Misteri Crazy Rich ‘Si Raja Voucher’ yang Terjerat Kasus Investasi Bodong Rp3,2 Miliar

  • account_circle proclaimnews
  • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

AKARTA – PROCLAIMNEWS.ID Hengky Setiawan, yang dikenal sebagai “Crazy Rich” dan julukan “Si Raja Voucher,” kini tengah menjadi sorotan publik setelah dilaporkan terlibat dalam kasus dugaan penipuan investasi bodong yang melibatkan kerugian mencapai Rp3,2 miliar. Bersama dengan dua terlapor lainnya, Ricky Lim dan Willy Setiawan, Hengky diduga melakukan tindak pidana penipuan, penggelapan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, membenarkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. “Saat ini, kami masih dalam tahap penyelidikan untuk mengidentifikasi apakah ada peristiwa pidana yang terjadi,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (19/3/2025).

Laporan mengenai kasus ini teregistrasi dengan nomor LP/B/963/II/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 10 Februari 2025, yang diajukan oleh Sayidito Hatta, kuasa hukum dari tujuh korban. Ade Safri menjelaskan bahwa ketiga terlapor diduga terlibat dalam serangkaian tindakan penipuan yang dilakukan pada periode 2018 hingga 2020, berlokasi di Taman Sari, Jakarta Barat.

Dalam laporan tersebut, para korban melaporkan kerugian total mencapai Rp3,2 miliar. Adapun pasal yang disangkakan mencakup Pasal 46 UU Perbankan, Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan, serta Pasal 3, 4, dan 5 UU TPPU.

Kronologi Kasus Investasi Bodong

Kasus ini bermula dari PT Upaya Cipta Sejahtera (PT UCS), sebuah perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Hengky Setiawan dan adiknya, Welly Setiawan. Pada tahun 2018, PT UCS menggandeng Bank Sinar Mas untuk menggadaikan saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk yang dimilikinya sebanyak 2,7 miliar lembar. Namun, pada 2019-2020, PT UCS mulai menawarkan bilyet investasi dengan menggunakan saham tersebut sebagai jaminan, meski saham tersebut sudah digadaikan sebelumnya dan kegiatan ini tidak memiliki izin dari OJK.

Sekitar 300 orang investor yang terlibat dalam investasi bodong ini kini terjerat masalah hukum. Kerugian total yang dialami oleh para investor diperkirakan mencapai Rp362 miliar. Banyak dari korban adalah pensiunan yang mempercayakan dana pensiun mereka untuk berinvestasi, namun justru terjebak dalam praktik penipuan.

Saat pembayaran investasi mulai terlambat, sejumlah investor berusaha menagih uang mereka, namun PT UCS justru mengajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan akhirnya dipailitkan oleh Hengky Setiawan, diduga untuk menghindari tuntutan dari para investor.

Sebagai tindak lanjut dari laporan ini, Polda Metro Jaya sebelumnya telah menangani dua laporan terkait kasus serupa, dengan kerugian yang diduga lebih besar dari yang dilaporkan kali ini.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih investasi, terutama yang menawarkan imbal hasil tinggi tanpa ada dasar hukum yang jelas.(**)

  • Penulis: proclaimnews

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKAD Sulbar Hadiri Pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 Bersama Tim TAPD

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten Abd. Kudus, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi Syaharuddin, serta para pejabat pengawas pada Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten yang tergabung dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menghadiri rapat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum […]

  • Percepat Realisasi TPP, Biro Organisasi Setda Sulbar Laksanakan Sosialisasi Pengisian Instrumen Pembayaran

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 216
    • 0Komentar

    MAMUJU –  PROCLAIMNEWS.ID Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong percepatan realisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun Anggaran 2026 melalui Sosialisasi Pengisian Instrumen Pembayaran TPP. Upaya ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sesuai misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK). Sosialisasi dilaksanakan di Ruang Rapat Biro […]

  • Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dirangkaikan Evaluasi Program 3 Juta Rumah dan Sosialisasi Jaminan Produk Halal

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pangan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Rakor […]

  • Kadis KominfoSS Pastikan Internet SULBAR Digital Optimal di Puskesmas Pasangkayu, Kecepatan Tembus 350 Mbps

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PASANGKAYU –  PROCLAIMNEWS.ID Komitmen memperkuat layanan publik berbasis digital terus dikawal. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat, Ridwan Djafar, turun langsung meninjau bantuan internet program SULBAR Digital di Puskesmas Pasangkayu, Senin (23/2/2026) pukul 09.30 WITA. Di ruang pelayanan kesehatan itu, Ridwan tak sekadar melihat perangkat terpasang. Ia meminta dilakukan pengecekan […]

  • Sulbar Perkuat Literasi Digital, Puluhan Ribu Siswa dan Guru Sudah Tersentuh Program AI

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Hma
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID Kaizen Collaborative Impact memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi digital di Sulawesi Barat melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Program yang merupakan inisiatif ASEAN Foundation dan Google.org ini menyasar pelajar, pendidik, pelaku UMKM, hingga aparatur sipil negara (ASN).   Direktur Eksekutif Yayasan Kaizen Collaborative Impact, Ismita Saputri, […]

  • Kapolri-Panglima TNI Sepakat Investigasi Kasus Penembakan Personel hingga Tuntas

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jakarta. – Proclaimnews.id Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sepakat untuk menginvestigasi insiden penembakan anggota Polri oleh oknum personel TNI di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Kapolri dan Panglima TNI berjanji bakal mengusut kasus hingga tuntas. “Saya kira hari ini Pak Kapolda dan Pak Danrem sedang terus melakukan investigasi. Saya […]

expand_less