Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Mamuju-Proclaimnews.id Keamanan pangan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Menyadari hal tersebut, Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, gencar melakukan aksi turun lapangan untuk memastikan produk perikanan yang beredar di pasar tradisional bebas dari bahan kimia berbahaya.

 

Langkah konkret ini merupakan manifestasi dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekprov Sulbar, Junda Maulana dalam mensukseskan PANCA DAYA. Salah satu tonggak utamanya adalah “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan”. Melalui ini, sektor perikanan dipacu untuk menjadi roda pertumbuhan kesejahteraan masyarakat dengan cara memperkuat daya saing UMKM serta menjamin kepercayaan konsumen melalui produk yang aman dan sehat.

 

Edukasi Langsung di Jantung Pendaratan Ikan

Kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya ini digelar langsung di lokasi strategis, yakni Pasar Pagi di area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binanga, Kabupaten Mamuju, Kamis (07/05/26). Petugas menyasar para pedagang ikan dan masyarakat umum untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perbedaan BTP yang diizinkan dan yang dilarang.

 

BTP pada dasarnya adalah bahan yang ditambahkan untuk memengaruhi sifat atau bentuk pangan. Namun, penggunaan zat seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, hingga residu pestisida pada produk perikanan adalah tindakan ilegal yang membahayakan kesehatan.

 

Panduan Referentif: Mengenali Ikan Berformalin

Dalam giat edukasi tersebut, tim PSDKP memberikan panduan praktis dengan membagikan flyer edukasi kepada konsumen untuk mengenali ciri-ciri ikan yang diduga mengandung formalin—zat yang sering disalahgunakan agar ikan terlihat segar lebih lama namun bersifat karsinogenik.

 

“Kami di Bidang PSDKP memastikan bahwa rantai distribusi ikan, dari mulai didaratkan hingga ke tangan konsumen harus terpantau ketat. Edukasi ini adalah langkah preventif, namun kami juga tidak segan melakukan tindakan tegas sesuai regulasi jika ditemukan oknum yang sengaja mencemari produk perikanan dengan zat berbahaya. Keamanan konsumen adalah prioritas pengawasan kami,” tegas Kabid PSDKP Irwan Latif disela-sela kegiatan.

 

Ciri-ciri ikan berformalin yang perlu diwaspadai :

– Tekstur: Terasa terlalu kenyal dan tidak mudah hancur.

– Tampilan: Insang berwarna pucat, bukan merah segar alami.

– Lingkungan: Tidak dihinggapi lalat meskipun berada di ruang terbuka.

– Aroma: Memiliki aroma menyengat kimiawi, bukan bau khas ikan laut.

Selain itu, masyarakat diperingatkan akan bahaya Boraks yang jika dikonsumsi jangka panjang dapat merusak organ vital seperti ginjal, hati, hingga sistem saraf pusat.

 

Suara dari Lapangan: Pedagang dan Konsumen

Murni (44), salah satu pedagang ikan di PPI Binanga, menegaskan komitmennya dalam menjaga kesegaran ikan secara alami.

 

“Kalau bahan berbahaya seperti formalin atau boraks, kami di sini tidak pernah pakai. Begitu ikan naik dari kapal, langsung dijual. Jika ada sisa, kami pakai es batu saja seperti biasa. Bahkan pewarna makanan pun kami hindari karena dampaknya tetap tidak bagus,” ungkap Murni.

 

Ia menambahkan, perputaran stok ikan di PPI Binanga sangat cepat, biasanya habis dalam 3 hingga 4 hari atau diolah menjadi ikan asin jika tidak laku.

 

Apresiasi juga datang dari Fadli (37), seorang konsumen yang merasa terbantu dengan kehadiran pemerintah di tengah pasar.

 

“Sangat luar biasa. Ini membantu masyarakat awam yang awalnya asal beli saja tanpa tahu ada campuran bahan berbahaya. Kami sangat mendukung fungsi pengawasan seperti ini agar apa yang kami makan benar-benar sehat,” tuturnya.

 

Dampak Ekonomi dan Peluang Ekspor

Peningkatan standar keamanan pangan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat posisi UMKM perikanan Sulbar. Dengan produk yang terjamin kualitasnya dan memenuhi standarisasi keamanan, peluang ikan tangkapan nelayan Mamuju untuk menembus pasar ekspor dan ritel modern akan semakin terbuka lebar.

 

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, memberikan pernyataan optimis terkait keberlanjutan program ini.

 

“Keamanan pangan adalah harga mati bagi kami di DKP. Lewat edukasi rutin ini, kita ingin membangun ekosistem perikanan yang jujur dan sehat. Jika kepercayaan konsumen meningkat, maka nilai jual produk nelayan kita juga akan naik. Kami berkomitmen untuk terus mengawal sektor perikanan agar menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Safaruddin. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekprov Tekankan Perencanaan Matang dalam Pengadaan Barang dan Jasa Sulbar

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 177
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, memimpin rapat persiapan pelaksanaan layanan clearing house pengadaan barang dan jasa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Selasa, 24 Februari 2026. Rapat tersebut membahas pembentukan tim yang diinisiasi oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka guna memastikan proses pengadaan barang dan jasa berjalan optimal, khususnya pada 10 […]

  • 212 Inovasi Di Usulkan Ke Kemendagri Tahun Ini, Target Pemkab Mamuju Tengah Raih Indeks Daerah Sangat Inovatif

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – PROCLAIMNEWS.ID  Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat melalui Bapperida menggelar coaching klinik inovasi daerah. Hal ini dilakukan sebagai upaya pendampingan perangkat daerah dalam pelaporan indeks inovasi daerah ke Kemendagri. Pelapor tersebut untuk mengikuti ajang kompetisi inovasi government award tahun 2026. “Kita berharap, tahun ini Mamuju Tengah bisa mencapai angka indeks 65,00 sehingga […]

  • Wakapolda Sulbar Tinjau Pembangunan Pos PJR: Pastikan Sesuai Standar, Agar Pelayanan ke Masyarakat Semakin Cepat dan Efektif

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Wakapolda, Brigjen Pol Hari Santoso memimpin langsung peninjauan lokasi pembangunan Pos l PJR, Selasa (28/7/26). Didampingi Irwasda dan para pejabat utama Polda Sulbar, serta perwakilan kontraktor dan tim teknis. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar mutu serta tepat waktu, demi menghadirkan pelayanan yang lebih optimal bagi seluruh masyarakat. […]

  • Kinerja Unggul, BPKAD Antar Pemprov Sulbar Raih Penghargaan DAK Fisik Terbaik Tingkat KPPN 

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, Syaharuddin, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPPN Tipe A1 Mamuju, Rabu (13/5/2026), di Aula Gedung Keuangan Negara Mamuju.   Dalam kegiatan ini, BPKAD Provinsi Sulawesi Barat hadir sekaligus mewakili Pemerintah Provinsi […]

  • Berburu Berkah Ramadhan, Ditlantas Polda Sulbar Bagi-bagi Takjil dan Ajak Pengendara Tetap Tertib Berkendara

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Dalam suasana kedekatan dan kepedulian pada bulan suci Ramadhan, Ditlantas Polda Sulawesi Barat menggelar kegiatan berbagi takjil sekaligus memberikan himbauan berlalu lintas kepada masyarakat, Selasa, (24/2/26) di Bundaran Arteri Mamuju yang menjadi salah satu titik lalu lintas strategis di ibu kota Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan yang penuh kehangatan ini dipimpin langsung […]

  • Junda Maulana Ajak Mahasiswa KKN UGM Jadi Mitra Pemerintah Mencari Solusi Persoalan Desa

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Temuan lapangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Sumare dan Desa Tapandullu Kecamatan Simboro mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Selain mengapresiasi hasil observasi mahasiswa, Pemprov Sulbar juga mendorong agar berbagai rekomendasi yang disusun dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Hal tersebut […]

expand_less