Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
  • visibility 163
  • comment 0 komentar

Mamuju-Proclaimnews.id Keamanan pangan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Menyadari hal tersebut, Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, gencar melakukan aksi turun lapangan untuk memastikan produk perikanan yang beredar di pasar tradisional bebas dari bahan kimia berbahaya.

 

Langkah konkret ini merupakan manifestasi dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Sekprov Sulbar, Junda Maulana dalam mensukseskan PANCA DAYA. Salah satu tonggak utamanya adalah “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan”. Melalui ini, sektor perikanan dipacu untuk menjadi roda pertumbuhan kesejahteraan masyarakat dengan cara memperkuat daya saing UMKM serta menjamin kepercayaan konsumen melalui produk yang aman dan sehat.

 

Edukasi Langsung di Jantung Pendaratan Ikan

Kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya ini digelar langsung di lokasi strategis, yakni Pasar Pagi di area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binanga, Kabupaten Mamuju, Kamis (07/05/26). Petugas menyasar para pedagang ikan dan masyarakat umum untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai perbedaan BTP yang diizinkan dan yang dilarang.

 

BTP pada dasarnya adalah bahan yang ditambahkan untuk memengaruhi sifat atau bentuk pangan. Namun, penggunaan zat seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, hingga residu pestisida pada produk perikanan adalah tindakan ilegal yang membahayakan kesehatan.

 

Panduan Referentif: Mengenali Ikan Berformalin

Dalam giat edukasi tersebut, tim PSDKP memberikan panduan praktis dengan membagikan flyer edukasi kepada konsumen untuk mengenali ciri-ciri ikan yang diduga mengandung formalin—zat yang sering disalahgunakan agar ikan terlihat segar lebih lama namun bersifat karsinogenik.

 

“Kami di Bidang PSDKP memastikan bahwa rantai distribusi ikan, dari mulai didaratkan hingga ke tangan konsumen harus terpantau ketat. Edukasi ini adalah langkah preventif, namun kami juga tidak segan melakukan tindakan tegas sesuai regulasi jika ditemukan oknum yang sengaja mencemari produk perikanan dengan zat berbahaya. Keamanan konsumen adalah prioritas pengawasan kami,” tegas Kabid PSDKP Irwan Latif disela-sela kegiatan.

 

Ciri-ciri ikan berformalin yang perlu diwaspadai :

– Tekstur: Terasa terlalu kenyal dan tidak mudah hancur.

– Tampilan: Insang berwarna pucat, bukan merah segar alami.

– Lingkungan: Tidak dihinggapi lalat meskipun berada di ruang terbuka.

– Aroma: Memiliki aroma menyengat kimiawi, bukan bau khas ikan laut.

Selain itu, masyarakat diperingatkan akan bahaya Boraks yang jika dikonsumsi jangka panjang dapat merusak organ vital seperti ginjal, hati, hingga sistem saraf pusat.

 

Suara dari Lapangan: Pedagang dan Konsumen

Murni (44), salah satu pedagang ikan di PPI Binanga, menegaskan komitmennya dalam menjaga kesegaran ikan secara alami.

 

“Kalau bahan berbahaya seperti formalin atau boraks, kami di sini tidak pernah pakai. Begitu ikan naik dari kapal, langsung dijual. Jika ada sisa, kami pakai es batu saja seperti biasa. Bahkan pewarna makanan pun kami hindari karena dampaknya tetap tidak bagus,” ungkap Murni.

 

Ia menambahkan, perputaran stok ikan di PPI Binanga sangat cepat, biasanya habis dalam 3 hingga 4 hari atau diolah menjadi ikan asin jika tidak laku.

 

Apresiasi juga datang dari Fadli (37), seorang konsumen yang merasa terbantu dengan kehadiran pemerintah di tengah pasar.

 

“Sangat luar biasa. Ini membantu masyarakat awam yang awalnya asal beli saja tanpa tahu ada campuran bahan berbahaya. Kami sangat mendukung fungsi pengawasan seperti ini agar apa yang kami makan benar-benar sehat,” tuturnya.

 

Dampak Ekonomi dan Peluang Ekspor

Peningkatan standar keamanan pangan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat posisi UMKM perikanan Sulbar. Dengan produk yang terjamin kualitasnya dan memenuhi standarisasi keamanan, peluang ikan tangkapan nelayan Mamuju untuk menembus pasar ekspor dan ritel modern akan semakin terbuka lebar.

 

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, memberikan pernyataan optimis terkait keberlanjutan program ini.

 

“Keamanan pangan adalah harga mati bagi kami di DKP. Lewat edukasi rutin ini, kita ingin membangun ekosistem perikanan yang jujur dan sehat. Jika kepercayaan konsumen meningkat, maka nilai jual produk nelayan kita juga akan naik. Kami berkomitmen untuk terus mengawal sektor perikanan agar menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Safaruddin. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • DTPHP Sulbar Kirim Vaksin Rabies ke Polewali Mandar, Respons Cepat Kasus Gigitan Anjing

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Mamuju –.Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) mengirimkan vaksin rabies ke Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Senin (23/02/2026). Pengiriman tersebut merupakan langkah cepat dalam menindaklanjuti laporan kasus gigitan anjing yang terjadi di wilayah tersebut pada Februari 2026. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Sulbar, Nur Kadar, mengatakan bahwa […]

  • Wakapolda Sulbar Pastikan SPN Siap Sambut Diktukba Polri TA 2026, Tekankan Integritas dan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Hari Santoso, memastikan seluruh persiapan pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulbar telah berjalan dengan baik. Kepastian tersebut disampaikan usai meninjau langsung kesiapan SPN, Senin (13/7/26). Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sulbar dan […]

  • Diduga Terlibat Transaksi Sabu, Empat Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polres Majene

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MAJENE –Proclaimnews.id Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Majene kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Empat pemuda berhasil diamankan dalam pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene. Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Majene, IPTU Edi Jatmika, S.H., setelah […]

  • Eratkan Kebersamaan, ASN hingga Anak Magang Diskominfo Sulbar Rayakan Kemerdekaan Lewat Lomba

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Berbagai event lomba digelar pada pekan kemerdekaan Pemprov Sulbar dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 81 dan Hari Jadi Sulbar. Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Sulawesi Barat turut mengemas sejumlah event perlombaan, mulai dari rebut kursi, memasukkan paku ke dalam botol, membawa balon, tebak lagu, hingga estafet air. Tak hanya […]

  • ASN dan TRC BPBD Sulbar Ikuti Apel Satgas Penanganan Karhutla serta Kekeringan

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MAMUJU —PROCLAIMNEWS.ID Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Yasir Fattah, mengerahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengikuti Apel Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Tahun 2026. Apel dilaksanakan di Lapangan Mini Soccer Kantor […]

  • Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID  Wakaf bukan sekadar menyerahkan sebagian harta, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk membangun kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat. Semangat tersebut mengemuka dalam Pengukuhan Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Sulawesi Barat masa jabatan 2026–2029 yang digelar di Ball Room Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu (19/8/2026). Pengukuhan tersebut dilakukan […]

expand_less