Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sulbar Masuk 10 Besar Nasional Epdeskel 2026, Capaian Input Data 62,19 Persen di Atas Rata-rata

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional Epdeskel 2026, Capaian Input Data 62,19 Persen di Atas Rata-rata

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaiamnews.id  Kabar membanggakan datang dari Sulawesi Barat, yang berhasil mencatatkan tingkat penginputan data Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdeskel) yang melampaui rata-rata nasional. Bahkan, capaian ini menempatkan Sulbar dalam kelompok provinsi dengan tingkat input tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 31 Maret 2026, tingkat penginputan data Epdeskel di Sulawesi Barat mencapai 62,19 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 34,50 persen. Dengan capaian ini, Sulbar masuk dalam daftar 10 provinsi terbaik secara nasional, mengungguli provinsi-provinsi besar seperti Jawa Tengah (61,73%), Jawa Timur (55,87%), dan Jawa Barat (50,31%).

Secara rinci jika dikhususkan untuk evaluasi Perkembangan Desa, Provinsi Sulawesi Barat berada di urutan delapan secara nasional, dan jika digabungkan Desa dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Barat berada di urutan sembilam secara nasional, diatas rata-rata nasional.

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa telah menetapkan kategori tingkat perkembangan desa dan kelurahan tahun 2026 dalam Surat Nomor 100.3.3.9/3059/BPD tertanggal 3 Juni 2026. Evaluasi ini bertujuan memetakan keberhasilan pembangunan di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

Hasilnya, dari total desa dan kelurahan di Sulawesi Barat yang sudah menginput data, tercatat: Cepat Berkembang: 186 desa/kelurahan (32,35%), Berkembang: 190 desa/kelurahan (33,04%), Kurang Berkembang: 27 desa/kelurahan (4,70%). Artinya, hampir dua pertiga (65,39%) desa dan kelurahan di Sulbar masuk dalam kategori berkembang dan cepat berkembang. Ini menunjukkan bahwa pembangunan di wilayah pedesaan Sulbar bergerak positif.

Kepala Dinas Dinsos P3APMD Provinsi Sulbar, Darmawati, mengungkapkan bahwa prestasi ini tidak lepas dari program unggulan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

“Salah satu indikator penyaluran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk tambahan penghasilan kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa adalah desa harus melakukan input data. Ini menjadi pemicu semangat desa-desa di Sulbar untuk segera memperbarui datanya,” jelas Darmawati.

Ia menambahkan, desa dengan kategori Cepat Berkembang dan Berkembang juga berkesempatan mengikuti penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi tingkat nasional tahun 2026.

Meski capaiannya menggembirakan, masih ada pekerjaan rumah. Masih terdapat 27 desa/kelurahan (4,70%) yang masuk kategori Kurang Berkembang. Selain itu, data Epdeskel untuk kelurahan di Sulbar tercatat 0 persen, artinya belum ada satu pun kelurahan yang menginput data.

“Kita perlu meningkatkan partisipasi dalam pengisian data Epdeskel, terutama untuk kelurahan dan desa-desa yang masih kurang berkembang. Data yang akurat dan mutakhir menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembinaan yang tepat sasaran,” pungkasnya.

Secara umum, capaian ini menjadi modal besar bagi Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, memperkuat pelayanan publik, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, imbuhnya.

10 Provinsi dengan Input Data Epdeskel Tertinggi:
1. DKI Jakarta – 100%
2. Kepulauan Bangka Belitung – 97,71%
3. DI Yogyakarta – 92,47%
4. Banten – 91,17%
5. Bali – 90,78%
6. Sulawesi Tengah – 83,99%
7. Sumatera Barat – 83,64%
8. Kalimantan Selatan – 78,82%
9. Sulawesi Barat – 62,19%
10. Jawa Tengah – 61,73%

(11. Jawa Timur – 55,87%, 12. Jawa Barat – 50,31%)

(Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKAD Sulbar Hadiri Rapat Banggar DPRD, Bahas Pelaksanaan APBD 2026 dan Persiapan RAPBD 2027

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi para pejabat administrator dan pejabat pengawas yang juga merupakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menghadiri rapat lanjutan konsultasi/koordinasi bersama Badan Anggaran DPRD Provinsi Sulawesi Barat.   Kehadiran BPKAD Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan ini merupakan salah satu […]

  • Gubernur Sulbar Ajak Pengusaha Berkolaborasi Atasi Kemiskinan dan Bangun Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat , Suhardi Duka, mengajak para pengusaha untuk bersinergi dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan memajukan perekonomian di Sulbar. Ajakan ini disampaikan Gubernur Suhardi saat menghadiri buka puasa bersama yang digelar di kediaman Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulbar, Taslim Tammauni, pada Selasa , 11 Maret 2025 Gubernur […]

  • Lima Staf DKPPKB Sulbar Ikuti Pelatihan RENKESDA, Perkuat Kapasitas Perencanaan Pembangunan Kesehatan

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Makassar -Proclaimnews.id Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengirimkan lima orang staf untuk mengikuti Pelatihan Perencanaan Pembangunan Kesehatan (RENKESDA), yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar, Kementerian Kesehatan RI, pada 4-9 Mei 2026.   Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menyusun perencanaan […]

  • Sulbar Optimistis Jaga Inflasi: Gubernur Fokus Atasi Pemicu Utama

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Suhardi Duka menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menjaga inflasi tetap terkendali di bawah 2,5 persen. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti rapat high level meeting pengendalian inflasi di Mamuju, Selasa, 10 Maret 2026. Suhardi Duka menyebutkan, secara bulanan inflasi di Sulbar pada Februari 2026 tergolong baik karena berada […]

  • DiskominfoSS Sulbar Harap Pembentukan KIM di Kabupaten Terus Ditingkatkan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SS) Sulawesi Barat terus mendorong penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tingkat desa hingga kabupaten. Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam memperluas diseminasi informasi publik sekaligus meningkatkan edukasi masyarakat di ruang digital. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Media (KPM) […]

  • Raih Penghargaan Nasional, BPS Sulbar Beberkan Data: Pengangguran Turun, Pekerja Formal Naik, Sektor Informal Mendominasi

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Keberhasilan Provinsi Sulawesi Barat meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi mendapat perhatian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam kegiatan yang digelar di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, […]

expand_less