Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » *Sekda Sulbar Tekankan Sinergi di Rapat GTRA: Koordinasi Lintas Sektor Kunci Selesaikan Masalah Pertanahan*

*Sekda Sulbar Tekankan Sinergi di Rapat GTRA: Koordinasi Lintas Sektor Kunci Selesaikan Masalah Pertanahan*

  • account_circle Hms
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Mamuju –Proclaimnews.id Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, membuka Rapat Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Maleo Hotel Mamuju, Kamis 2 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Junda Maulana mewakili Gubernur Suhardi Duka (SDK), menyampaikan, Gugus Tugas Reforma Agraria merupakan sebuah wadah atau media untuk melakukan koordinasi lintas sektor yang memiliki kepentingan sekaligus menjadi pemangku kepentingan dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan di wilayah Sulawesi Barat.

Menurutnya, pelaksanaan rapat ini mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera.” Tema tersebut dinilai sangat relevan dalam memperkuat koordinasi antarinstansi guna menyelesaikan berbagai persoalan agraria di daerah.

“Gugus Tugas Reforma Agraria ini merupakan sebuah wadah atau media untuk kita melakukan koordinasi di lintas sektor yang tentu memiliki kepentingan dan juga sebagai pemangku kepentingan pada masalah-masalah pertanahan yang ada di wilayah Sulawesi Barat. Ini perlu karena dengan berbagai kesibukan dan lintas kerja masing-masing, kesempatan untuk berkoordinasi sangat terbatas,” ujar Junda Maulana.

Ia mengajak seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria agar memanfaatkan forum yang telah dibentuk sebagai sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antarlembaga.

“Oleh sebab itu saya mengajak kepada kita semua untuk memanfaatkan forum yang kita bentuk ini agar memudahkan koordinasi, sehingga tugas dan tanggung jawab kita secara organisasi maupun amanah yang diberikan negara kepada kita dalam melayani masyarakat, khususnya dalam persoalan pertanahan, dapat dilaksanakan dengan lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Junda Maulana juga menyoroti tantangan pertanahan di Sulawesi Barat. Ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk terus bertambah, sementara luas lahan tidak pernah bertambah.

“Manusia itu setiap hari bertambah, tetapi tanah tidak pernah bertambah. Kalau di Sulawesi Barat, Alhamdulillah baru sekitar 97 jiwa per kilometer persegi. Bandingkan dengan Pulau Jawa yang sudah mencapai 100 hingga 300 jiwa per kilometer persegi. Kita masih memiliki wilayah yang luas, dengan luas sekitar 16 ribu kilometer persegi,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan utama di Sulawesi Barat adalah besarnya kawasan hutan yang mencapai sekitar 60 persen dari total wilayah.

“Yang menjadi problem, kita diperhadapkan kepada masalah hutan. Sekitar 60 persen wilayah kita merupakan kawasan hutan. Kita tidak bisa sembarang memasuki lahan-lahan yang memiliki konsesi karena merupakan kawasan hutan. Akibatnya muncul berbagai persoalan hukum. Ada masyarakat yang menggarap tanah ternyata masuk kawasan hutan lindung, ada pula yang membeli tanah namun belakangan diketahui berada di kawasan hutan lindung. Ini perlu kita carikan solusi bersama,” jelasnya.

Ia menilai kejelasan status dan hak atas tanah menjadi salah satu solusi utama dalam mengurangi konflik pertanahan di masyarakat.

“Kalau ada kejelasan hak atas tanah, maka konflik dapat diminimalisasi dan diselesaikan dengan baik. Ini merupakan tugas kita bersama di dalam Tim Gugus Tugas Reforma Agraria,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Junda Maulana mengajak seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Reforma Agraria untuk memperkuat komitmen dan kerja sama dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria di Provinsi Sulawesi Barat.

“Oleh sebab itu, melalui forum rapat koordinasi ini saya mengajak seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria, unsur Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, dan seluruh pihak terkait untuk memperkuat komitmen kerja sama dalam melaksanakan reforma agraria di Provinsi Sulawesi Barat,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anjungan Sulawesi Barat Perkuat Kolaborasi Bersama FOKAD : Promosikan Kekayaan Seni dan Budaya Daerah 

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta – Proclaimnews.id  Anjungan Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan kekayaan seni dan budaya daerah melalui kolaborasi aktif bersama Forum Komunikasi Anjungan Daerah (FOKAD). Sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan sinergi antar anjungan daerah, FOKAD berperan penting dalam mendorong promosi budaya Nusantara secara terpadu dan berkelanjutan. Berbagai kegiatan kolaboratif secara rutin dilaksanakan oleh FOKAD, […]

  • Sinergi Pemprov Sulbar dan Bank Indonesia: Kembangkan Aplikasi SAPEDA 2.0 demi Stabilitas Harga Pangan

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Capacity Building dan Benchmarking bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulbar serta para pelaku usaha klaster pangan strategis. Agenda yang berlangsung di Jakarta pada 21–23 Juli 2026. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulbar Rachmad mengapresiasi […]

  • BPKAD Sulbar Hadiri Pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 Bersama Tim TAPD

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten Abd. Kudus, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi Syaharuddin, serta para pejabat pengawas pada Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten yang tergabung dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menghadiri rapat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum […]

  • Pemprov Sulbar Bentuk Tim Penyusun FSVA 2026 untuk Perkuat Peta Ketahanan Pangan*

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pangan Daerah menggelar rapat pembentukan Tim Penyusun Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026, Senin, 6 April 2026, bertempat di Kantor Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada instansi penyedia data sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyusunan peta ketahanan dan […]

  • Gelar Syukuran, Ansar Malle Motivasi PPPK Paruh Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU — PROCLAIMNEWS.ID Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Ruang Kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Lantai I Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin, 22 Desember 2025. Kepala Biro Umum Setda Sulawesi Barat, Anshar Malle, bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga atas pengangkatan staf […]

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lepas 125 Pemudik dalam Program Mudik Gratis MyPertamina 2026 “Mudik Aman Berbagi Harapan”

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Makassar, – Proclaimnews.id  16 Maret 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi melepas peserta program Mudik Gratis MyPertamina 2026 bertema “Mudik Aman Berbagi Harapan” melalui seremoni flag off yang digelar di Kawasan CPI Makassar, Senin (16/3). Program ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina untuk menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan bagi […]

expand_less