Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekda Sulbar Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Atasi Tuberkulosis

Sekda Sulbar Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Atasi Tuberkulosis

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Majene – Proclaimnews.id  Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, secara resmi melaunching inovasi Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu Atasi TBC (GARATTA TBC) yang dirangkaikan dengan pelantikan Tim GARATTA TBC Desa Bonde, Desa Bonde Utara, dan Desa Palipi Soreang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Jumat (19/6/2026).

Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Sulawesi Barat. Inovasi GARATTA TBC juga merupakan proyek perubahan yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

Dalam sambutannya, Junda Maulana mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka memberikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan wilayah, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan masyarakat yang ditandai oleh peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Kita berharap masyarakat Sulawesi Barat hidup sejahtera. Ukuran kesejahteraan itu ditandai oleh tiga hal utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi. Ketiganya menjadi siklus yang saling berkaitan dalam pembangunan daerah,” ujar Junda.

Ia menjelaskan, sektor pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Masih terdapat anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal sehingga diperlukan upaya bersama untuk memastikan hak pendidikan mereka terpenuhi.

Selain pendidikan, persoalan kemiskinan juga masih menjadi tantangan besar. Junda mengungkapkan, tingkat kemiskinan Sulawesi Barat saat ini masih berada di atas rata-rata nasional.

“Angka kemiskinan Sulawesi Barat masih berada pada kisaran 10,18 persen, sementara angka nasional sekitar 8 persen. Kita menargetkan penurunan sekitar satu persen setiap tahun sehingga pada 2030 dapat berada di kisaran 5 hingga 6 persen,” katanya.

Pada sektor kesehatan, Junda menilai persoalan utama yang masih dihadapi adalah aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan akibat keterbatasan sarana, prasarana, maupun tenaga kesehatan di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut berdampak pada masih tingginya sejumlah indikator kesehatan, seperti kasus gizi buruk, angka kematian ibu dan bayi, stunting, serta tuberkulosis.

“TBC menjadi salah satu tantangan yang harus kita tangani bersama. Penyakit ini bukan hanya persoalan medis atau penularan semata, tetapi juga berkaitan dengan kondisi lingkungan, perilaku hidup masyarakat, dan faktor sosial lainnya,” ungkapnya.

Karena itu, Junda menegaskan bahwa penanganan TBC tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga masyarakat.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya menjadi objek program, melainkan harus menjadi subjek yang aktif terlibat dalam setiap tahapan pelaksanaan program kesehatan.

Ia juga menyoroti pentingnya peran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda dalam menggerakkan perubahan di tengah masyarakat.

“Pengaruh para tokoh di Sulawesi Barat masih sangat besar. Karena itu, pendekatan program kesehatan harus mampu melibatkan berbagai segmen masyarakat agar tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud secara optimal,” jelasnya.

Junda menambahkan, era pembangunan saat ini menuntut adanya kolaborasi dan kerja bersama. Menurutnya, tidak ada satu institusi yang mampu menyelesaikan persoalan kesehatan secara sendiri-sendiri.

“Kalau hanya Dinas Kesehatan yang bergerak, tentu akan sulit. Penanganan TBC juga membutuhkan dukungan sektor lain seperti lingkungan hidup, permukiman, pekerjaan umum, serta unsur masyarakat. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama,” tegasnya.

Ia berharap GARATTA TBC tidak hanya menjadi proyek perubahan jangka pendek, tetapi dapat berkembang menjadi model penanganan TBC yang diterapkan secara luas di seluruh Sulawesi Barat, bahkan menjadi praktik baik di tingkat nasional.

“Target jangka pendeknya tentu mendukung keberhasilan proyek perubahan ini. Namun target jangka menengah dan panjangnya adalah bagaimana GARATTA TBC bisa menjadi model yang direplikasi di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat bahkan secara nasional,” ujarnya.

Junda juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah program ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni nilai manfaat program, dukungan dari para pemangku kepentingan, dan kapasitas tim pelaksana.

Ia optimistis GARATTA TBC memiliki nilai manfaat yang besar bagi masyarakat karena menjawab kebutuhan nyata dalam penanganan tuberkulosis.

“Sebuah program harus memiliki value, mendapat dukungan yang kuat, dan didukung kapasitas tim yang memadai. Saya melihat GARATTA TBC memiliki ketiga unsur tersebut sehingga layak untuk terus dikembangkan,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Junda mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung implementasi GARATTA TBC agar mampu memberikan dampak nyata dalam percepatan penanggulangan tuberkulosis di Sulawesi Barat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Launching Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu Atasi TBC (GARATTA TBC) secara resmi saya nyatakan dimulai,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: EL.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sulbar Jadi Rujukan, Pasangkayu dan Sidrap Konsultasikan Bamus hingga APBD

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID DPRD Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat dan DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait tata kelola kelembagaan, agenda legislatif, serta kebijakan penganggaran daerah. Pertemuan berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Banggar. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh […]

  • Antisipasi Gejolak Harga, Pemprov Sulbar Gelar Pelatihan Pengendalian Inflasi Melalui Program GERAI Sulawesi Barat

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Sekretaris daerah (Sekda) Sulawesi Barat, Junda Maulana secara resmi membuka Training Of Trainers (TOT) gerakan bersama jaga inflasi (GERAI) Sulawesi Barat menjelang ramadan dan idul fitri 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di ballroom Hotel Maleo Town Square (MATOS) Mamuju, Senin 9 Feberuari 2026. Pada kesempatan itu Sekprov Sulbar, Junda Maulana menyampaikan pesan […]

  • Kepala Dinas Perkebunan Faizal Thamrin Teken SPK, Sulbar Siap Tingkatkan Sarana dan Prasarana Perkebunan Sawit

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Bogor – Proclaimnews.id Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat (Sulbar), Muh. Faizal Thamrin, menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) Dukungan Dana Operasional Program Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Tahun Anggaran 2026. Langkah ini menegaskan kesiapan Pemprov Sulbar dalam mengelola program secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan […]

  • Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id  Program beasiswa Pemprov Sulbar masuk tahun kedua dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK). Program ini merupakan prioritas dalam pemerintahannya, yang jumlahnya sudah mencapai seribu lebih penerima manfaat. Meskipun, ditengah efesiensi anggaran justru anggaran beasiswa tetap dijadikan prioritas oleh Gubernur SDK di tahun 2026. Kepala Biro Pemkesra Sulbar Murdanil mengatakan meski dalam efesiensi […]

  • Menag RI Dijadwalkan Hadir di Maulid Nabi yang Digelar Pemprov Sulbar

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MAMUJU -Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) bakal menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 21 September 2026. Dalam Maulid nanti, Pemprov Sulbar melalui Biro Pemkesra sesuai dengan arahan Gubernur Suhardi Duka, bakal menghadirkan Menteri Agama (Menag) RI KH. Nasaruddin Umar sekaligus membawakan ceramah. Hal itu disampaikan Karo Pemkesra, Murdanil, saat […]

  • Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MAKASSAR – PROCLAIMNEWS.ID Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka menegaskan pentingnya generasi muda dan perguruan tinggi mengambil peran dalam menghadapi perubahan geopolitik dan ekonomi dunia. Hal itu disampaikan Suhardi Duka saat memberikan orasi ilmiah pada acara wisuda Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam orasinya, Suhardi Duka mengatakan, perkembangan geopolitik global saat ini […]

expand_less