Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Sulbar Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Sekda Junda Tekankan Pentingnya Perencanaan RUP

Pemprov Sulbar Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Sekda Junda Tekankan Pentingnya Perencanaan RUP

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

Mamuju – Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa menggelar Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) di Hotel Matos Mamuju, Senin (29/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Gerakan Akselerasi Rencana Umum Pengadaan” ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Barat, para sekretaris daerah dari enam kabupaten se-Sulbar, kepala UKPBJ, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Barat, Yamin Saleh, mengatakan rakor merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat koordinasi dan pendampingan antara UKPBJ Provinsi Sulbar dengan UKPBJ kabupaten.

Menurutnya, penguatan kapasitas kelembagaan, pemahaman regulasi, serta penguasaan sistem pengadaan menjadi kebutuhan penting mengingat perkembangan kebijakan pengadaan barang dan jasa yang berlangsung sangat cepat.

“UKPBJ provinsi memiliki fungsi pendampingan terhadap UKPBJ kabupaten. Karena itu, koordinasi harus terus diperkuat agar seluruh daerah mampu mengikuti perkembangan regulasi dan sistem pengadaan yang terus berubah,” ujar Yamin.

Ia menjelaskan, fokus rakor tahun ini diarahkan pada penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP). Tema tersebut dipilih atas arahan Sekda Sulbar karena RUP merupakan fondasi utama seluruh proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kalau perencanaannya tidak baik, maka seluruh tahapan berikutnya, mulai dari pemilihan penyedia, monitoring hingga evaluasi juga tidak akan berjalan maksimal. Semua sistem pengadaan sekarang sudah saling terintegrasi,” jelasnya.

Yamin mengungkapkan, data RUP telah terhubung dengan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), INAPROC, sistem penilaian kinerja penyedia, hingga aplikasi monitoring dan evaluasi LKPP. Karena itu, kualitas perencanaan menjadi perhatian utama pemerintah maupun aparat pengawas.

Ia juga mengingatkan bahwa perhatian aparat penegak hukum kini lebih banyak diarahkan pada aspek perencanaan dibanding proses pemilihan penyedia yang sudah semakin transparan melalui sistem elektronik.

“Kalau administrasi perencanaannya sudah baik, maka itu menjadi indikator awal bahwa proses pengadaan juga akan berjalan sesuai aturan,” katanya.

Selain itu, Yamin menilai kualitas penyusunan RUP di Sulawesi Barat masih perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan hasil monitoring hingga 31 Maret 2026, belum ada pemerintah daerah yang memenuhi standar penginputan RUP secara tepat.

Bahkan, terdapat kabupaten yang realisasi penginputannya masih berada di bawah 50 persen, sementara ada pula yang justru melebihi 100 persen sehingga sama-sama memerlukan pembenahan.

Melalui rakor ini, pihaknya akan melaksanakan coaching langsung kepada UKPBJ kabupaten, kemudian dilanjutkan pendampingan intensif pada Oktober hingga November 2026 agar seluruh pemerintah daerah mampu memenuhi target nasional.

“Kami menargetkan pada tahun 2027 seluruh pemerintah kabupaten di Sulbar sudah melakukan penginputan RUP 100 persen sebelum batas waktu nasional 31 Maret,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mengapresiasi inisiatif Biro Pengadaan Barang dan Jasa yang secara konsisten melaksanakan rapat koordinasi setiap tahun.

Menurutnya, pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu sektor yang sangat rentan terhadap persoalan hukum apabila tidak dikelola sesuai ketentuan.

“Karena itu kita harus memperkuat integritas, profesionalisme, dan tata kelola pengadaan agar seluruh proses berjalan sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Junda.

Ia menegaskan bahwa perencanaan merupakan tahap paling menentukan dalam keseluruhan proses pengadaan.

“Kalau perencanaannya baik, maka pelaksanaannya juga akan baik. Sebaliknya, jika sejak awal sudah bermasalah, maka potensi persoalan di tahap berikutnya juga semakin besar,” katanya.

Junda juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal pemerintah saat ini masih terbatas sehingga setiap anggaran yang tersedia harus dikelola secara efektif, efisien, dan akuntabel agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap seluruh pemerintah kabupaten segera menyusun dan menayangkan RUP tepat waktu sehingga proses pengadaan dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan terhindar dari potensi pelanggaran hukum.

“Rencana Umum Pengadaan jangan ditunda. Semakin cepat disusun dan diumumkan, maka proses pengadaan juga akan lebih baik serta pelayanan kepada masyarakat bisa segera terlaksana,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sulbar Hadiri Pembukaan MTQ XI, Tegaskan Dukungan Penguatan Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Qur’ani

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Sitti Suraidah Suhardi, bersama Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Barat Arianto, menghadiri acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat, yang digelar di Masjid Raya Suada Mamuju, Minggu 28 Juni 2026 malam. Kehadiran DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam acara tersebut merupakan bentuk dukungan nyata […]

  • Dukung Tata Kelola Keuangan Daerah, BPKAD Sulbar dan Bank Sulselbar Perkuat Kolaborasi Strategis

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Mohammad Ali Chandra, menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Romy Thaha, Kepala Divisi Kepatuhan PT. Bank Sulselbar, Amri Mahmud, dan Pemimpin Seksi Pemasaran, Supriadi Saleh, Jumat (9/1/2026). Bertempat di Ruang Kepala BPKAD Sulbar, pertemuan ini sebagai bentuk penguatan sinergi dan koordinasi antara pemerintah […]

  • *Gubernur Suhardi Duka Dorong Pengelolaan LTJ Sulbar Berpihak pada Kesejahteraan Masyarakat*

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta -Proclaimnews.id Pemerintah pusat tengah mengembangkan potensi rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) yang saat ini menjadi incaran dunia karena dibutuhkan untuk industri pertahanan, elektronik, hingga baterai kendaraan listrik BUMN baru beap pilot proyek hilirisasi logam tanah jarang (rare earth) di Mamuju.   Pada Rabu, 14 Mei 2026 kamarin, bertempat di Sekretariat […]

  • *Gubernur SDK temui Menteri KKP, Sulbar Peroleh Dukungan Program Strategis untuk Nelayan dan Budidaya Perikanan*

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta –Proclaimnews Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 23 Juli 2026. Pertemuan yang difasilitasi Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat ini membahas percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Barat melalui sejumlah program strategis yang akan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembudidaya […]

  • Sekda Sulbar Dorong Penguatan Pelayanan Kesehatan Jiwa di Sulawesi Barat

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, melakukan penguatan pelayanan kesehatan jiwa sebagai bagian dari upaya meningkatkan perhatian dan kualitas layanan kesehatan jiwa di Sulawesi Barat. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini dihadiri Asisten III Bidang […]

  • Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Sulawesi Barat Gelar Training of Trainers GERAI Sulbar Bersama TPID dan BI

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Mamuju —  Proclaimnews.id Biro Ekbang Setda Sulbar melalui TPID Prov. Sulbar bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) melaksanakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Gerakan Bersama Jaga Inflasi (GERAI) Sulawesi Barat Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Matos, Jalan Yos Sudarso Nomor 37, Mamuju. Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini dibuka […]

expand_less