Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nasib THR PPPK Sulbar Terganjal Ruang Fiskal, Junda Maulana Sebut Anggaran Daerah Tidak Mampu

Nasib THR PPPK Sulbar Terganjal Ruang Fiskal, Junda Maulana Sebut Anggaran Daerah Tidak Mampu

  • account_circle Hms
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
  • visibility 261
  • comment 0 komentar

MAMUJU, —Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjelaskan alasan belum dibayarkannya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi faktor utama yang membuat pemerintah belum mampu memenuhi pembayaran tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Junda Maulana mengatakan, pemerintah pada dasarnya memiliki keinginan untuk membayarkan THR kepada para PPPK. Namun kondisi keuangan daerah tidak memungkinkan untuk merealisasikannya saat ini.

“Sebagai pemerintah tentu kami sangat ingin membayarkan THR PPPK, termasuk PPPK paruh waktu. Tetapi kenyataannya anggaran itu tidak tersedia di APBD karena keterbatasan fiskal daerah, dan nilainya juga tidak kecil,” ujar Junda Maulana, Sabtu (14/3/26).

Ia menjelaskan, bahkan anggaran gaji untuk PPPK penuh waktu maupun paruh waktu dalam APBD saat ini baru teralokasi untuk 10 bulan. Artinya, masih terdapat kekurangan anggaran untuk dua bulan gaji yang harus dicarikan solusinya.

“Saat ini Anggaran gaji PPPK kita baru teranggarkan untuk 10 bulan. Pemprov juga masih memikirkan sumber anggaran untuk menutupi kekurangan sisa gaji tersebut,” jelasnya.

Secara regulasi, pemerintah daerah memang diperbolehkan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membayar THR apabila tidak tersedia dalam APBD. Namun kondisi tersebut juga sulit dilakukan di Sulbar karena keterbatasan dana BTT.

Menurut Junda, dana BTT yang tersedia hanya sekitar Rp5 miliar. Sementara kebutuhan anggaran untuk membayar THR dan Gaji 13 PPPK penuh waktu saja mencapai sekitar Rp15 miliar, sementara untuk THR dan Gaji 13 PPPK Paruh Waktu sebesar Rp10,5 miliar, total kebutuhan anggaran bisa mencapai lebih dari Rp25,5 miliar.

“BTT kita hanya Rp5 miliar. Sementara kalau kita ingin membayar THR PPPK secara keseluruhan, kita butuh tambahan anggaran sekitar Rp25,5 miliar,” katanya.

Belum lagi jika dihitung dengan kekurangan dua bulan gaji PPPK Paruh Waktu, pemerintah daerah diperkirakan membutuhkan tambahan anggaran sebesar 10,5 miliar.

“Kalau ditambah kekurangan dua bulan gaji dengan total kebutuhan untuk membayar THR dan Gaji 13 PPPK Penuh Waktu dan PPPK Patuh Waktu, kita membutuhkan total sekitar Rp36 miliar. Pertanyaannya, dari mana kita mendapatkan anggaran sebesar itu dalam waktu singkat?” ungkapnya.

Menanggapi sorotan terkait alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa yang mencapai sekitar Rp40 miliar, Junda menegaskan bahwa program tersebut sudah direncanakan jauh sebelumnya dan menjadi bagian dari janji kerja kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, BKK desa diberikan dengan tujuan mendorong kepala desa membantu pemerintah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Kepala desa kita minta membantu pemerintah, misalnya meningkatkan kunjungan posyandu hingga di atas 80 persen untuk menekan stunting serta menurunkan angka kemiskinan ekstrem di desa. Itu ada targetnya, dan jika tidak tercapai maka tidak dibayarkan,” terangnya.

Ia menambahkan, alokasi BKK tersebut telah dimasukkan dalam APBD sejak tahap perencanaan, sehingga tidak berkaitan dengan kebijakan THR PPPK yang muncul setelah APBD disahkan.

Selain itu, perubahan status sebagian tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu juga ikut mempengaruhi perhitungan anggaran. Sebelumnya para tenaga tersebut tidak menerima THR karena masih berstatus honorer.

“Tahun lalu PPPK paruh waktu itu masih berstatus honorer, sehingga tidak ada THR. Setelah statusnya berubah, muncul kebijakan baru terkait THR sementara APBD sudah disahkan,” jelasnya.

Junda menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki niat untuk membeda-bedakan pegawai, namun kondisi keuangan daerah menjadi faktor penentu dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Kami sangat memahami kebutuhan teman-teman PPPK. Ini juga menjadi beban pemikiran pemerintah daerah, termasuk bapak Gubernur Suhardi Duka dan seluruh jajaran. Tetapi pada akhirnya semua bergantung pada kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Siap Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Kegiatan lari sehat yang sedang menjadi tren yaitu Fun Run, akan kembali hadir di Mamuju. Menyambut pelaksanaan Mamuju Run Jilid 2 yang diagendakan berlangsung pada 8 November 2026 mendatang, panitia penyelenggara yang dipimpin Ketua HIPMI Mamuju Rafiul Nur, menemui Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta untuk melaporkan persiapan sekaligus […]

  • SDK Dan Wagub, Salim S Mengga Disambut ASN Pemprov Sulbar Saat Pertama Kali Masuk Kantor

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) bersama Wagub Sulbar Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga masuk kantor untuk pertama kalinya setelah dilantik dan mengikuti serangkaian retret di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Senin, 3 Maret 2025. Di hari pertamanya ngantor, SDK bersama Wagub, Salim S Mengga disambut para ASN dan non ASN lingkup Pemerintah […]

  • Ditlantas Polda Sulbar Berbagi Tips Mudik Aman, Jamin Perjalanan Keluarga Bahagia di Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Dalam menghadapi musim mudik yang akan datang bersamaan dengan bulan suci Ramadan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat melalui akun Instagram resminya menyebarkan konten edukatif berupa tips-tips penting untuk memastikan perjalanan mudik berjalan aman dan menyenangkan bagi seluruh keluarga. Konten yang dipublikasikan tersebut menyajikan lima poin utama yang menjadi dasar […]

  • Peringati Hari Glaukoma Sedunia, RSUD Sulbar Berikan Edukasi Kesehatan Mata kepada Pengunjung Rawat Jalan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews id Dalam rangka memperingati Hari Glaukoma Sedunia yang diperingati setiap tanggal 12 Maret dan biasanya berlangsung pada minggu kedua bulan Maret, RSUD Provinsi Sulawesi Barat melalui kegiatan edukasi kesehatan memberikan penyuluhan kepada pengunjung rawat jalan mengenai glaukoma. Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di depan ruang tunggu Rekam Medik RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dengan […]

  • Dukung PASTI PADU, DKPPKB Sulbar Gelar Layanan Pos Balita untuk Anak ASN Setiap Jumat

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan layanan Pos Balita di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, Jumat (20/2/2026). Program ini menjadi langkah konkret mendukung inisiatif PASTI PADU sekaligus implementasi Panca Daya ke-3, yakni mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter yang menjadi prioritas Gubernur Suhardi Duka. Layanan […]

  • Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Terus Menunjukkan Tren Kinerja Positif Sepanjang 2025 Hingga Awal 2026

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah– Proclaimnews.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah terus menunjukkan tren kinerja positif sepanjang 2025 hingga awal 2026. Berbagai capaian strategis diraih melalui penguatan reformasi birokrasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan pembangunan menuju daerah agropolitan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Tren Positif Indikator Pembangunan Dalam satu tahun kepemimpinan, sejumlah indikator makro daerah mengalami […]

expand_less