Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Madrasah Fair 2026 Resmi Dibuka, Sekda Sulbar Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah dan Penguatan UMKM

Madrasah Fair 2026 Resmi Dibuka, Sekda Sulbar Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah dan Penguatan UMKM

  • account_circle Hms
  • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Mamuju -Proclaimnews.id Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, secara resmi membuka kegiatan Mandarpreneur Syariah (Madrasah) Fair Sulawesi Barat 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat di Atrium Mall Matos Mamuju, Kamis, 25 Juni 2026.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Barat yang Berkelanjutan Melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekonomi syariah, mendorong pengembangan UMKM, serta memperluas literasi keuangan syariah di Sulawesi Barat.

Mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Junda Maulana menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia yang dinilai konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia yang terus hadir mendukung pelaku usaha serta berbagai program yang bertujuan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat,” kata Junda.

Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat saat ini mencapai 5,3 persen atau berada di atas rata-rata nasional. Namun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah bagaimana menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Menurutnya, tingginya angka kemiskinan yang masih berada pada level 10,18 persen menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sulawesi Barat memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, tetapi angka kemiskinan masih berada di atas rata-rata nasional. Karena itu, kita ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian, tetapi juga mendorong tumbuhnya sektor-sektor lain yang mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan angka kemiskinan dapat ditekan hingga berada pada kisaran 5 hingga 6 persen pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan penurunan sekitar satu persen setiap tahun melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Junda menilai Sulawesi Barat memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, baik dari sektor ekonomi hijau maupun ekonomi biru. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perikanan, kelautan, hingga pertambangan yang perlu dikelola secara optimal agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kita memiliki garis pantai sepanjang 670 kilometer dan wilayah laut sekitar 22 ribu kilometer persegi. Potensi ini luar biasa, namun memang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Karena itu, dukungan dari Bank Indonesia melalui program-program seperti Madrasah Fair sangat penting untuk mempercepat pengembangan ekonomi daerah,” jelasnya.

Selain potensi sumber daya alam, Junda menilai peningkatan kapasitas pelaku usaha, kemudahan akses pembiayaan, dan perluasan pasar menjadi tiga faktor utama yang harus diperkuat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat.

“Kita memiliki potensi besar, tetapi harus didukung sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, akses pembiayaan dan pasar juga harus diperluas agar pelaku UMKM bisa berkembang lebih cepat,” tambahnya.

Ia menegaskan, ekonomi syariah menjadi salah satu alternatif penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global karena tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga mengedepankan prinsip keberkahan, pemerataan kesejahteraan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Ekonomi syariah tidak hanya berbicara soal transaksi dan bisnis, tetapi juga bagaimana menciptakan keberkahan, pemerataan kesejahteraan, serta membangun masyarakat yang lebih berdaya,” tegas Junda.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Eka Putra Budi Nugroho, menjelaskan bahwa Madrasah Fair merupakan bagian dari program besar Mandarpreneur Academy yang mulai dikembangkan pada tahun 2026 sebagai upaya membangun ekonomi kerakyatan yang lebih terencana, terarah, dan terstruktur.

Menurut Eka, program tersebut diawali dengan roadshow ke seluruh kabupaten di Sulawesi Barat untuk mengidentifikasi UMKM potensial yang dapat dikembangkan bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra strategis.

“Mandarpreneur Academy lahir dari kebutuhan bersama untuk membangun ekonomi kerakyatan yang lebih terstruktur. Kami melakukan identifikasi UMKM dari Pasangkayu hingga Polewali Mandar untuk menemukan pelaku usaha yang memiliki potensi berkembang hingga ke tingkat nasional bahkan global,” ungkap Eka.

Setelah melalui proses identifikasi, UMKM yang terpilih menjalani tahapan asesmen dan kurasi untuk memastikan kualitas produk dan kesiapan usaha sebelum mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Dalam Madrasa Fair 2026, Bank Indonesia menghadirkan sekitar 20 UMKM makanan dan minuman olahan, 10 UMKM makanan basah, serta empat UMKM sektor wastra atau kerajinan berbasis kain tradisional.

“Madrasah Fair ini menjadi etalase awal hasil pembinaan Mandarpreneur Academy. Kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Selain penguatan literasi ekonomi dan keuangan syariah, kegiatan ini juga difokuskan pada peningkatan kapasitas UMKM serta perluasan akses pembiayaan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan.

Bank Indonesia menargetkan nilai transaksi UMKM selama rangkaian kegiatan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) mencapai minimal Rp1 miliar. Selain itu, akses pembiayaan bagi UMKM juga ditargetkan mencapai Rp500 juta melalui kerja sama dengan sektor perbankan dan lembaga keuangan syariah.

Eka juga mengungkapkan salah satu keberhasilan program pembinaan UMKM Sulawesi Barat yang berhasil menembus pasar internasional melalui kerja sama Bank Indonesia dengan kantor perwakilan BI di New York.

“Sekitar dua bulan lalu, salah satu produk kopi unggulan Sulawesi Barat kami tampilkan dalam pameran di Amerika Serikat. Alhamdulillah, produk tersebut mendapatkan respons positif dan kini sedang dalam tahap penjajakan kerja sama bisnis dengan kebutuhan sekitar 300 ton setiap enam bulan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk UMKM Sulawesi Barat memiliki daya saing tinggi apabila dibangun dengan standar kualitas yang baik dan didukung pembinaan yang berkelanjutan.

“Kami ingin semakin banyak UMKM Sulawesi Barat yang mampu menembus pasar nasional maupun global sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Eka.

Melalui penyelenggaraan Madrasa Fair 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Bank Indonesia berharap dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah, meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar dan pembiayaan, serta mendorong lahirnya generasi Mandarpreneur yang inovatif, berintegritas, dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah di masa depan. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takjil dan Tips Aman Berkendara Jadi Inovasi Ditlantas Polda Sulbar Meriahkan Ramadhan

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id  Suasana Ramadhan di Sulawesi Barat semakin terasa hangat berkat inovasi dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar. Sepanjang bulan suci ini, Ditlantas rutin menggelar kegiatan berbagi takjil dan edukasi keselamatan berlalu lintas di berbagai titik, termasuk jalan arteri. Berbeda dengan citra jalan raya yang identik dengan kemacetan, jalan arteri di Sulbar justru […]

  • Kapolda Sulbar Pantau Langsung Pengamanan Wisata di Mamuju, Tekankan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Kapolda, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta melakukan pemantauan langsung terhadap kegiatan pengamanan wisata di Posko Wisata Tapandullu, Mamuju, Selasa (24/3/26). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan tetap berjalan maksimal selama masa libur panjang dalam rangka Operasi Ketupat 2026. “Kita ingin pastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat terjamin lewat […]

  • Kapolres Hadiri Musrenbang Topoyo, Bahas Swasembada Pangan dan Infrastruktur

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Mamuju tengah – Proclaimnews.id Topoyo, 11 Maret 2025 – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Selasa (11/3) pukul 16.30 WITA di Kantor Kecamatan Topoyo. Acara ini mengusung tema “Penguatan Swasembada Pangan dan Penguatan Infrastruktur Dasar Wilayah”, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan serta pembangunan infrastruktur di […]

  • Wujudkan Ikan Sehat dan Berkualitas, Pemprov Sulbar Edukasi Pedagang PPI Binanga Lawan Zat Kimia Berbahaya

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Mamuju –  Proclaimnews.id Keamanan pangan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Menyadari hal tersebut, Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, gencar melakukan aksi turun lapangan untuk memastikan produk perikanan yang beredar di pasar tradisional bebas dari bahan […]

  • Terima Audiensi Kominfo Majene, Ridwan Sarankan Pelayanan Publik Berbasis Digital dan Terintegrasi

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU –Proclaimnews.id Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulawesi Barat mengapresiasi langkah cepat Dinas Kominfo Pemkab Majene dalam mendorong peningkatan pelayanan publik. Pertemuan kedua pihak ini berlangsung di Kantorr DiskominfoSS Sulbar, Selasa 9 Juni 2026. Pembahasan berfokus pada pembenahan tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) dan optimalisasi kinerja di lingkup organisasi pemerintahan. Kepala Dinas […]

  • Optimalkan Presensi Digital Berbasis Kinerja, KominfoSS Sulbar Kawal Fleksi di RSUD

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MAMUJU —Proclaimnews.id Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Daerah (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat terus mengawal penggunaan penggunaan Aplikasi Fleksi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satunya di RSUD Sulbar, Senin (7/9/2026). Kadiskominfo SS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar menuturkan, Skema work from home (WFH) yang diterapkan berdasarkan SE Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menuntu kehadiran Aplikasi […]

expand_less