Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LTJ Mamuju Disebut Punya Potensi Besar, Namun Produksi Diperkirakan Masih 10-20 Tahun Lagi

LTJ Mamuju Disebut Punya Potensi Besar, Namun Produksi Diperkirakan Masih 10-20 Tahun Lagi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

MAMUJU, – PROCLAIMNEWS.ID  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Badan Industri Mineral (BIM), PT Perminas, dan Danantara terkait pengembangan potensi rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) di Kabupaten Mamuju.

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu membahas langkah awal pengembangan mineral strategis nasional yang saat ini menjadi perhatian dunia karena digunakan dalam berbagai industri modern.
“Saya dipanggil ke Jakarta untuk rapat bersama Badan Industri Mineral, PT Perminas, dan Danantara terkait tanah jarang. Dalam rapat tanggal 13 Mei lalu, saya mendengarkan paparan mengenai potensi LTJ di Mamuju,” kata SDK, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, Sulawesi Barat memiliki cadangan mineral tanah jarang yang cukup besar dan berpotensi menjadi aset strategis nasional di masa depan.

“Mineral tanah jarang sangat dibutuhkan dunia saat ini dan menjadi komponen penting dalam berbagai industri modern,” ujarnya.

SDK menjelaskan, LTJ digunakan dalam industri kendaraan listrik, teknologi pertahanan, pesawat tempur, hingga sistem peluru kendali. Karena itu, keberadaan mineral tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam geopolitik global.

“Mineral tanah jarang menjadi bagian dari kekuatan geopolitik suatu negara apabila memiliki cadangan seperti itu,” lanjutnya.

Ia menambahkan, Presiden Republik Indonesia menargetkan Indonesia menjadi salah satu negara penghasil produk hilirisasi LTJ di masa depan. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah menunjuk Danantara dan membentuk PT Perminas sebagai bagian dari pengelolaan industri strategis nasional.

Meski memiliki potensi besar, SDK menegaskan pengembangan LTJ di Mamuju masih berada pada tahap penelitian dan belum memasuki fase produksi industri. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan teknologi pengolahan LTJ yang saat ini masih dikuasai sejumlah negara tertentu.

“Teknologi pengolahan LTJ masih banyak dikuasai Cina. Indonesia belum memiliki teknologi itu, sementara negara lain seperti Amerika Serikat juga masih bergantung pada Cina,” katanya.

Ia menyebut sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, seperti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia, masih melakukan riset terkait teknologi pengolahan logam tanah jarang dalam skala laboratorium.

“Jadi LTJ di Mamuju ini masih dalam tahap penelitian. Teknologi yang ada sekarang masih skala laboratorium dan masih akan diuji untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

SDK meminta masyarakat tidak beranggapan bahwa eksploitasi dan hilirisasi LTJ di Mamuju akan berlangsung dalam waktu dekat. Menurutnya, proses pengembangan masih membutuhkan waktu panjang.

“Pengembangan LTJ di Mamuju kemungkinan masih membutuhkan waktu 10 hingga 20 tahun ke depan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penelitian saat ini baru dilakukan di area sekitar 10 hektare, meski terdapat delapan blok kawasan potensial LTJ di Mamuju.

“Yang berjalan sekarang baru penelitian sekitar 10 hektare. Jadi nuansanya masih penelitian dan eksplorasi awal,” katanya.

Selain itu, SDK menegaskan tata kelola LTJ ke depan harus mengedepankan aspek lingkungan, kepentingan masyarakat, serta kesejahteraan warga di sekitar wilayah pengelolaan.

Menurutnya, pengembangan industri LTJ wajib memperhatikan keselamatan lingkungan dan masyarakat secara menyeluruh. Ia berharap hilirisasi logam tanah jarang nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah, mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga penyerapan tenaga kerja lokal. (rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Sulbar Hadiri Pembukaan Manakarra Fair, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, menghadiri acara pembukaan Manakarra Fair Tahun 2026 yang digelar di Mall Maleo Town Square, Mamuju, Jumat, 10 Juli 2026 malam. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Turut hadir, Bupati Mamuju […]

  • Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan PLN UP2K Sulbar Bahas Sinkronisasi Data Pembangunan EBT dan PLTMH Desa Sandapang

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, didampingi Kepala Bidang Energi, Husain Mansyur, menerima kunjungan Manager PT. PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Barat, Heryanto Sampealang di ruang kerjanya, Rabu (9/9/2026). Pertemuan ini membahas koordinasi sinkronisasi data dalam rangka pembangunan infrastruktur pembangkit Energi Baru Terbarukan […]

  • Seminar IKAL Sulbar, Pertanian dan Hukum Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Mamuju-Proclaimnews.id Gubernur Suhardi Duka membuka seminar dan rapat kerja Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (DPD IKAL) Sulawesi Barat di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (23/4/2026).   Kegiatan ini mengangkat tema tentang upaya mewujudkan kesejahteraan Sulawesi Barat melalui pengembangan ekonomi pertanian serta penegakan hukum dalam bingkai birokrasi yang bersih dan melayani.   […]

  • Gubernur Sulbar Ajak Pengusaha Berkolaborasi Atasi Kemiskinan dan Bangun Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat , Suhardi Duka, mengajak para pengusaha untuk bersinergi dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan memajukan perekonomian di Sulbar. Ajakan ini disampaikan Gubernur Suhardi saat menghadiri buka puasa bersama yang digelar di kediaman Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulbar, Taslim Tammauni, pada Selasa , 11 Maret 2025 Gubernur […]

  • Lomba Mancing Galatama Polda Sulbar Warnai Semarak Hari Bhayangkara ke‑80; Kapolda: Di Sini Kita Melatih Kesabaran

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Polda Sulbar -Proclaimnews.id Suasana penuh semangat sekaligus ketenangan menyelimuti kolam galatama Polda Sulawesi Barat, Minggu (22/6/26). Ratusan peserta tampak siap dengan perlengkapan terbaiknya, beradu ketangkasan dalam perlombaan mancing yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke‑80. Kegiatan ini secara resmi dibuka langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, turut didampingi para Pejabat […]

  • Himpunan Pelajar Mahasiswa Kesehatan Mamuju ( Hipermakes) Soroti Mogok Kerja Petugas Kebersihan: Pajak Jalan, Gaji Hilang  Pemerintah Lalai Jaga Kesehatan Lingkungan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Tim Hipermakes
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Ketua HIPERMAKES Cabang Mamuju, Irwan, melontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah terkait mogok kerja petugas kebersihan yang dipicu oleh gaji yang tak kunjung dibayarkan. Irwan mengaku heran dan mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengelola sektor kebersihan. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan kegagalan tata kelola yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. 16/2/2026. “Saya heran, bagaimana […]

expand_less