Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LTJ Mamuju Disebut Punya Potensi Besar, Namun Produksi Diperkirakan Masih 10-20 Tahun Lagi

LTJ Mamuju Disebut Punya Potensi Besar, Namun Produksi Diperkirakan Masih 10-20 Tahun Lagi

  • account_circle Hms
  • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

MAMUJU, – PROCLAIMNEWS.ID  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Badan Industri Mineral (BIM), PT Perminas, dan Danantara terkait pengembangan potensi rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) di Kabupaten Mamuju.

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu membahas langkah awal pengembangan mineral strategis nasional yang saat ini menjadi perhatian dunia karena digunakan dalam berbagai industri modern.
“Saya dipanggil ke Jakarta untuk rapat bersama Badan Industri Mineral, PT Perminas, dan Danantara terkait tanah jarang. Dalam rapat tanggal 13 Mei lalu, saya mendengarkan paparan mengenai potensi LTJ di Mamuju,” kata SDK, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, Sulawesi Barat memiliki cadangan mineral tanah jarang yang cukup besar dan berpotensi menjadi aset strategis nasional di masa depan.

“Mineral tanah jarang sangat dibutuhkan dunia saat ini dan menjadi komponen penting dalam berbagai industri modern,” ujarnya.

SDK menjelaskan, LTJ digunakan dalam industri kendaraan listrik, teknologi pertahanan, pesawat tempur, hingga sistem peluru kendali. Karena itu, keberadaan mineral tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam geopolitik global.

“Mineral tanah jarang menjadi bagian dari kekuatan geopolitik suatu negara apabila memiliki cadangan seperti itu,” lanjutnya.

Ia menambahkan, Presiden Republik Indonesia menargetkan Indonesia menjadi salah satu negara penghasil produk hilirisasi LTJ di masa depan. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah menunjuk Danantara dan membentuk PT Perminas sebagai bagian dari pengelolaan industri strategis nasional.

Meski memiliki potensi besar, SDK menegaskan pengembangan LTJ di Mamuju masih berada pada tahap penelitian dan belum memasuki fase produksi industri. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan teknologi pengolahan LTJ yang saat ini masih dikuasai sejumlah negara tertentu.

“Teknologi pengolahan LTJ masih banyak dikuasai Cina. Indonesia belum memiliki teknologi itu, sementara negara lain seperti Amerika Serikat juga masih bergantung pada Cina,” katanya.

Ia menyebut sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, seperti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia, masih melakukan riset terkait teknologi pengolahan logam tanah jarang dalam skala laboratorium.

“Jadi LTJ di Mamuju ini masih dalam tahap penelitian. Teknologi yang ada sekarang masih skala laboratorium dan masih akan diuji untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

SDK meminta masyarakat tidak beranggapan bahwa eksploitasi dan hilirisasi LTJ di Mamuju akan berlangsung dalam waktu dekat. Menurutnya, proses pengembangan masih membutuhkan waktu panjang.

“Pengembangan LTJ di Mamuju kemungkinan masih membutuhkan waktu 10 hingga 20 tahun ke depan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penelitian saat ini baru dilakukan di area sekitar 10 hektare, meski terdapat delapan blok kawasan potensial LTJ di Mamuju.

“Yang berjalan sekarang baru penelitian sekitar 10 hektare. Jadi nuansanya masih penelitian dan eksplorasi awal,” katanya.

Selain itu, SDK menegaskan tata kelola LTJ ke depan harus mengedepankan aspek lingkungan, kepentingan masyarakat, serta kesejahteraan warga di sekitar wilayah pengelolaan.

Menurutnya, pengembangan industri LTJ wajib memperhatikan keselamatan lingkungan dan masyarakat secara menyeluruh. Ia berharap hilirisasi logam tanah jarang nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah, mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga penyerapan tenaga kerja lokal. (rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMPG Sulbar Berbagi Parsel Sembako dan Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Ashari Rauf
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan sosial berbagi parsel sembako dan takjil buka puasa, Jumat (21/5/25) atau pada 21 Ramadhan 1446 hijriah. Aksi bagi-bagi parsel sembako dilakukan di sejumlah titik di Kota Mamuju, seperti di kelurahan Simboro dan Kelurahan Karema, Kecamatan Simboro dan di Kelurahan Binanga, […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Salurkan Bantuan Pangan untuk 11.858 Warga di 54 Desa

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Tim Humas Mateng
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 11.858 warga yang tersebar di 54 desa pada lima kecamatan. Bantuan yang dialokasikan untuk periode Februari hingga Maret 2026 ini terdiri dari 237.160 kilogram beras dan 47.432 liter minyak goreng. Seluruh penerima merupakan masyarakat yang masuk dalam […]

  • Pemkesra Sulbar Bahas Perpanjangan Kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Mamuju, -Proclaimnews.id Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pembahasan perpanjangan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju terkait penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja yang didaftarkan oleh pemerintah daerah, Selasa 9 Juni 2026. […]

  • Ditlantas Polda Sulbar Gandeng Komunitas Ojol Bagi Takjil dan Tebarkan Pesan Keselamatan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id Ditlantas Polda Sulawesi Barat terus berburu berkah Ramadan melalui kegiatan bagi-bagi takjil menjelang berbuka puasa. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyuluhan keselamatan lalu lintas kepada masyarakat demi terwujudnya kamseltibcarlantas. Kegiatan yang digelar di Simpang Jalan Arteri dan Jalan Nelayan ini, Jumat (27/2/26) yang dipimpin oleh Kasi SIM Kompol Ferrix Sandhy Anggara […]

  • Pemimpin Keuskupan Katolik Sulsel–Sulbar–Sultra Kunjungan Kerja Ke Pemkab Mamuju Tengah.

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Mamuju Tengah – Proclaimnews.id Minggu, 1 Februari 2026, Pemimpin Keuskupan Katolik wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, Mgr. Pransiskus Nipa, PR., bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Barat sekaligus berkunjung ke Kabupaten Mamuju Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Mgr. Pransiskus Nipa, PR. bersilaturahmi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah sebagai bentuk penguatan hubungan […]

  • MTQ XI Sulbar Resmi Ditutup, Pemprov Matangkan Persiapan Kafilah ke Tingkat Nasional

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MAMUJU – PROCLAIMNEWS.ID  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XI tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tahun 2026 resmi ditutup oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, pada Kamis, 2 Juli 2026 malam. Dalam ajang tersebut, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) berhasil keluar sebagai juara umum. Kepala Biro (Karo) Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Sulbar, Murdanil, menyampaikan rasa […]

expand_less