Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

Mamuju — Proclaimnews.id Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoss) Sulawesi Barat bergerak cepat mengawal visi besar Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam meeningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, Kepala Diskominfoss Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar menyatakan, sebagai leading sector data daerah, Diskominfoss Sulbar mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulbar untuk terus meningkatkan kualitas data sektoral serta menjadikan data statistik resmi yang dihasilkan BPS sebagai rujukan dalam penyusunan indikator pembangunan daerah, yang kemudian dipadukan dengan data sektoral OPD sesuai kebutuhan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program.

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, BPS memiliki mandat sebagai pembina data statistik nasional yang menggunakan standar, metodologi, metadata, dan mekanisme pengumpulan data yang terukur sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai rujukan dalam perencanaan pembangunan. Dalam kerangka Kebijakan Satu Data Indonesia, BPS juga berperan sebagai pembina data statistik untuk memastikan kualitas dan keterpaduan data yang digunakan pemerintah.

“Perlu dipahami bahwa setiap instansi memiliki kebutuhan dan tujuan pengumpulan data yang berbeda. Karena itu, tidak jarang ditemukan perbedaan angka antara data yang dimiliki OPD dengan data yang dirilis BPS. Perbedaan tersebut umumnya dipengaruhi oleh metodologi, cakupan wilayah, periode pengumpulan, maupun definisi indikator yang digunakan,” ujar Ridwan.

Secara teknis, perbedaan ini bersumber dari karakteristik jenis data itu sendiri, data BPS umumnya bersifat data statistik dasar yang mengukur indikator makro (seperti angka kemiskinan atau pengangguran) menggunakan metode sampel (sampling).
BPS mengumpulkan data melalui Sensus (penyelidikan menyeluruh seperti Sensus Penduduk, Sensus Pertanian) dan Survei Sampel (seperti Sakernas untuk data pengangguran, atau Susenas untuk data kemiskinan dan sosial ekonomi).

Sementara itu, Pemda mengelola data statistik sektoral yang bersifat mikroskopis dan berbasis nama serta alamat (by name by address) hasil dari pelayanan atau administrasi instansi sehari-hari, misalnya data penerima bantuan sosial di Dinas Sosial. Oleh karena itu, wajar jika terjadi perbedaan angka karena BPS memotret potret makro daerah, sedangkan OPD memegang data teknis operasional.

Meskipun berbeda fungsi, Ridwan menegaskan data milik OPD tidak boleh dikesampingkan. Data tersebut tetap menjadi instrumen penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Hanya saja, data sektoral tersebut kini harus melewati proses harmonisasi dan validasi agar dapat terintegrasi dengan baik.

Ia menjelaskan, data yang dimiliki masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap memiliki fungsi penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Namun demikian, data tersebut menjadi dasar untuk melakukan harmonisasi dan validasi agar dapat menjadi bagian dari data pembangunan daerah yang terintegrasi.

“Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong integrasi data antarsektor melalui penguatan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia. Tujuannya agar seluruh data yang digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan memiliki standar yang sama, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ridwan juga menyampaikan, Kominfo Sulbar selaku walidata daerah terus berkoordinasi dengan BPS, Bappeda, serta seluruh OPD untuk memperkuat tata kelola data sektoral. Upaya tersebut mencakup penyusunan metadata, standarisasi indikator, peningkatan interoperabilitas data, serta sinkronisasi berbagai basis data yang selama ini dikelola oleh masing-masing instansi.

“Kami mengajak semua pihak untuk melihat perbedaan data secara proporsional. Yang terpenting adalah memastikan sumber data, metodologi, dan tujuan penggunaannya jelas. Pemprov Sulbar berkomitmen membangun ekosistem data yang semakin terintegrasi sehingga menghasilkan data sektoral yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat bagi masyarakat,” tutupnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Gubernur di Bapenda Sulbar, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Meski Dihadapkan Keterbatasan Pasca Pemekaran

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.id  Suasana Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (14/1/2026), seperti biasa tampak aktif dengan berbagai kegiatan pelayanan dan koordinasi internal. Pada hari itu, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka melakukan inspeksi mendadak (sidak) di perangkat daerah tersebut guna memastikan pelayanan publik dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berjalan optimal. Kedatangan […]

  • Tawarkan Model AKIK Menuju Pemerintahan Digital, Mustari Mula Raih Gelar Doktor Studi Pembangunan di Unhas

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MAKASSAR —Proclaimnews.id Mustari Mula berhasil meraih gelar Doktor pada Program Doktor Studi Pembangunan, Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Gelar akademik tersebut diraih setelah Mustari Mula berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Akhir Disertasi yang dilaksanakan di Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Senin, 24 Agustus 2026. Disertasi yang dipertahankan berjudul “Adaptasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan Daya Saing […]

  • Terima Rapor Penilaian Ombudsman, Polda Sulbar Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Polda Sulbar –  Proclamnews.id Dalam acara penyampaian Hasil Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 oleh Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Vicon Pamboang, Rabu (4/3/26). Polda Sulbar menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Hari Santoso, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat […]

  • Hari Pertama Sekolah 13 Juli, Sekda Sulbar Minta ASN Ikut Antar Anak dan Bantu Sambut Siswa Baru

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendapat kelonggaran khusus pada Senin (13/7/2026): boleh memulai kerja lebih lambat dari biasanya, asalkan paginya dipakai untuk mengantarkan anak ke sekolah di hari pertama tahun pelajaran 2026/2027. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, Nomor B-100.3.4.1_12/SE/VII/2026 tentang […]

  • Raih Penghargaan Nasional, BPS Sulbar Beberkan Data: Pengangguran Turun, Pekerja Formal Naik, Sektor Informal Mendominasi

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Keberhasilan Provinsi Sulawesi Barat meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi mendapat perhatian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam kegiatan yang digelar di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, […]

  • Dari Natal hingga Isra Mi’raj, Suhardi Duka Tegaskan Sulbar Rumah Toleransi

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadirannya dalam dua momentum keagamaan berbeda, yakni perayaan Natal Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Kabupaten Mamuju dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis, 15 Januari 2026. Pada pukul 19.00 Wita, Gubernur Suhardi […]

expand_less