Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

  • account_circle Hms
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar

Mamuju — Proclaimnews.id Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoss) Sulawesi Barat bergerak cepat mengawal visi besar Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam meeningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, Kepala Diskominfoss Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar menyatakan, sebagai leading sector data daerah, Diskominfoss Sulbar mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulbar untuk terus meningkatkan kualitas data sektoral serta menjadikan data statistik resmi yang dihasilkan BPS sebagai rujukan dalam penyusunan indikator pembangunan daerah, yang kemudian dipadukan dengan data sektoral OPD sesuai kebutuhan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program.

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, BPS memiliki mandat sebagai pembina data statistik nasional yang menggunakan standar, metodologi, metadata, dan mekanisme pengumpulan data yang terukur sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai rujukan dalam perencanaan pembangunan. Dalam kerangka Kebijakan Satu Data Indonesia, BPS juga berperan sebagai pembina data statistik untuk memastikan kualitas dan keterpaduan data yang digunakan pemerintah.

“Perlu dipahami bahwa setiap instansi memiliki kebutuhan dan tujuan pengumpulan data yang berbeda. Karena itu, tidak jarang ditemukan perbedaan angka antara data yang dimiliki OPD dengan data yang dirilis BPS. Perbedaan tersebut umumnya dipengaruhi oleh metodologi, cakupan wilayah, periode pengumpulan, maupun definisi indikator yang digunakan,” ujar Ridwan.

Secara teknis, perbedaan ini bersumber dari karakteristik jenis data itu sendiri, data BPS umumnya bersifat data statistik dasar yang mengukur indikator makro (seperti angka kemiskinan atau pengangguran) menggunakan metode sampel (sampling).
BPS mengumpulkan data melalui Sensus (penyelidikan menyeluruh seperti Sensus Penduduk, Sensus Pertanian) dan Survei Sampel (seperti Sakernas untuk data pengangguran, atau Susenas untuk data kemiskinan dan sosial ekonomi).

Sementara itu, Pemda mengelola data statistik sektoral yang bersifat mikroskopis dan berbasis nama serta alamat (by name by address) hasil dari pelayanan atau administrasi instansi sehari-hari, misalnya data penerima bantuan sosial di Dinas Sosial. Oleh karena itu, wajar jika terjadi perbedaan angka karena BPS memotret potret makro daerah, sedangkan OPD memegang data teknis operasional.

Meskipun berbeda fungsi, Ridwan menegaskan data milik OPD tidak boleh dikesampingkan. Data tersebut tetap menjadi instrumen penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Hanya saja, data sektoral tersebut kini harus melewati proses harmonisasi dan validasi agar dapat terintegrasi dengan baik.

Ia menjelaskan, data yang dimiliki masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap memiliki fungsi penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Namun demikian, data tersebut menjadi dasar untuk melakukan harmonisasi dan validasi agar dapat menjadi bagian dari data pembangunan daerah yang terintegrasi.

“Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong integrasi data antarsektor melalui penguatan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia. Tujuannya agar seluruh data yang digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan memiliki standar yang sama, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ridwan juga menyampaikan, Kominfo Sulbar selaku walidata daerah terus berkoordinasi dengan BPS, Bappeda, serta seluruh OPD untuk memperkuat tata kelola data sektoral. Upaya tersebut mencakup penyusunan metadata, standarisasi indikator, peningkatan interoperabilitas data, serta sinkronisasi berbagai basis data yang selama ini dikelola oleh masing-masing instansi.

“Kami mengajak semua pihak untuk melihat perbedaan data secara proporsional. Yang terpenting adalah memastikan sumber data, metodologi, dan tujuan penggunaannya jelas. Pemprov Sulbar berkomitmen membangun ekosistem data yang semakin terintegrasi sehingga menghasilkan data sektoral yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat bagi masyarakat,” tutupnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: Elkml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Raih 2 PROPER Emas dan 3 PROPER Hijau dari KLHK

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Makassar – Proclaimnews.id  25 Februari 2025 – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali mencetak prestasi gemilang dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dengan komitmen kuat terhadap keberlanjutan dan praktik bisnis ramah lingkungan, perusahaan ini berhasil meraih dua PROPER Emas dan […]

  • Jaga Produksi Tetap Optimal, UPTD BPTPH DTPHP Sulbar Lakukan GERDAL Penggerek Batang Padi Seluas 12 Hektare

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) terus melakukan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) guna menjaga produksi padi tetap optimal. Upaya ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Swasembada Pangan serta Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK). Melalui Petugas Pengendali Organisme […]

  • Pemprov Sulbar Bentuk Tim Penyusun FSVA 2026 untuk Perkuat Peta Ketahanan Pangan*

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Mamuju —Proclaimnews.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pangan Daerah menggelar rapat pembentukan Tim Penyusun Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026, Senin, 6 April 2026, bertempat di Kantor Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada instansi penyedia data sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyusunan peta ketahanan dan […]

  • Dinsos Sulbar Bahas Pelantikan Forum Anak dan Agenda Hari Kartini

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id Sebagai upaya mendukung Visi Misi ”Panca Daya” Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Dinas Sosial P3A dan PMD Sulawesi Barat terus mematangkan sejumlah agenda penting terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), rapat internal digelar pada Rabu (8/4/2026). Rapat ini membahas dua agenda utama dalam waktu dekat: […]

  • Pangdam XXIII/ Palakawira Angkatan Darat Manunggal Dengan Rakyat Untuk Indonesia Maju, Berdaulat, Sejahtera, Dan Madani

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tim Media
    • visibility 2.946
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Berikut Sambutan Seragam Panglima TNI.Dalam Rangka Peringatan Hari Juang TNI AD Yang berlangsung di lapangan Ahmad Kirang Mamuju, 15 Desmber 2025, yang di bacakan oleh Pangdam XXII/ Wirakarya Mayjen TNI Jonathan Parluhutan Sianipar. Pertama-tama, izinkan saya mengucapkan selamat Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025 kepada segenap prajurit dan keluarga besar Angkatan […]

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Ketepatan Takaran BBM di Seluruh SPBU Kota Baubau Selama Periode Ramadan dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Baubau, – Proclaimnews.id 28 Februari 2026 – Selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kualitas layanan di lapangan melalui kegiatan Pantau Bareng SPBU di Kota Baubau. Selama tiga hari, 24–26 Februari 2026, pengecekan dilakukan secara menyeluruh di enam titik SPBU di Kota Baubau. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan takaran […]

expand_less