Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Junda Maulana Ajak Mahasiswa KKN UGM Jadi Mitra Pemerintah Mencari Solusi Persoalan Desa

Junda Maulana Ajak Mahasiswa KKN UGM Jadi Mitra Pemerintah Mencari Solusi Persoalan Desa

  • account_circle Hms
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Mamuju -Proclaimnews.id Temuan lapangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Sumare dan Desa Tapandullu Kecamatan Simboro mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Selain mengapresiasi hasil observasi mahasiswa, Pemprov Sulbar juga mendorong agar berbagai rekomendasi yang disusun dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda), Junda Maulana mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, saat menerima audiensi mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sulbar, Senin (3/8/2026). Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.

Mengawali arahannya, Junda menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang memilih Sulawesi Barat, khususnya Desa Sumare, sebagai lokasi pengabdian masyarakat.

Ia menilai laporan hasil pengamatan mahasiswa telah menggambarkan berbagai persoalan yang memang dihadapi masyarakat setempat. Karena itu, ia meminta para mahasiswa tidak ragu menyampaikan temuan maupun rekomendasi yang disusun selama menjalankan KKN.

“Jangan takut dan jangan ragu menyampaikan rekomendasi. Apa yang ditemukan di lapangan silakan diungkapkan. Pemerintah justru membutuhkan masukan seperti itu sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan,” ujar Junda.

Menurutnya, Desa Sumare dan Desa Tapandullu masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan meski berada tidak jauh dari pusat pemerintahan di Kabupaten Mamuju.

Ia menjelaskan, persoalan kemiskinan, stunting, dan rendahnya akses pendidikan menjadi tiga isu utama yang saling berkaitan dan membentuk lingkaran permasalahan sosial di kedua desa tersebut.

“Karena kemiskinan, kualitas kesehatan menjadi rendah. Ketika kesehatan dan kesejahteraan rendah, akses pendidikan juga menjadi terbatas. Tiga persoalan ini saling berkaitan dan harus diselesaikan secara bersama-sama,” katanya.

Selain itu, Junda mengakui masih ditemukan persoalan perilaku hidup bersih dan sehat, keterbatasan sanitasi, pengelolaan sampah, hingga rendahnya motivasi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia mengapresiasi langkah mahasiswa yang tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pendidikan, kebersihan lingkungan, dan upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang ditemukan.

Dalam kesempatan tersebut, Junda juga menyoroti tingginya angka stunting di Sulawesi Barat yang menurutnya masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah.

Ia menyebut salah satu penyebab utama stunting adalah kemiskinan yang diperparah dengan tingginya angka pernikahan usia dini.

Menurutnya, pernikahan pada usia remaja berisiko terhadap kesehatan ibu maupun anak. Ia mengutip berbagai hasil penelitian yang menunjukkan bahwa perempuan di bawah usia 21 tahun masih membutuhkan asupan gizi tinggi untuk pertumbuhan dirinya sehingga kehamilan pada usia tersebut dapat meningkatkan risiko stunting.

“Karena itu edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan, termasuk mengenai pentingnya menunda pernikahan usia dini dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu serta anak,” jelasnya.

Selain faktor kesehatan, Junda juga menilai perkembangan teknologi digital dan penggunaan gawai tanpa pengawasan menjadi tantangan baru yang memengaruhi motivasi belajar generasi muda. Ia berharap mahasiswa, khususnya yang berasal dari bidang ilmu komunikasi, dapat ikut memberikan literasi kepada masyarakat mengenai penggunaan teknologi secara bijak.

Sekda Sulbar juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dari sisi pemerintah, mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur, penyediaan sanitasi yang layak, hingga penciptaan lapangan kerja.

Ia mencontohkan potensi perikanan di kawasan pesisir Sumare dan Tappandulu yang sebenarnya melimpah, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

“Ikannya bukan tidak ada. Potensinya besar. Tetapi sebagian besar hasil tangkapan langsung dijual demi memenuhi kebutuhan ekonomi, sementara konsumsi ikan di rumah masih rendah. Perubahan perilaku ini juga perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Junda meminta seluruh mahasiswa menyempurnakan hasil kajian dan rekomendasi yang telah disusun untuk kemudian diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Ia memastikan berbagai rekomendasi yang dinilai relevan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah.

“Silakan dipertajam lagi rekomendasinya, kemudian serahkan kepada kami. Hal-hal yang perlu ditindaklanjuti akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya bersama membangun Sulawesi Barat yang lebih baik,” tutupnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembebasan Pajak Jadi Momentum, Samsat Mamuju Gandeng Pemkab Optimalkan Opsen PKB dan BBNKB

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Mamuju —  Proclaimnews.id Bapenda Sulawesi Barat melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam meningkatkan pelayanan publik dan optimalisasi pendapatan daerah. Penguatan sinergi ditunjukkan melalui kunjungan Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, Rosianah M. Nadir, bersama Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Mamuju, Rusmin, dan tim yang diterima langsung oleh Wakil Bupati […]

  • Biro Hukum Matangkan Rancangan Final Pergub PASTIPADU sebelum Harmonisasi di Kanwil Kementerian Hukum

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Mamuju –Proclaimnews.id Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat perannya dalam memastikan kualitas produk hukum daerah melalui penyusunan rancangan final Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Program Terpadu Penanganan Stunting, Kemiskinan Ekstrem, Anak Tidak Sekolah, dan Pencegahan Perkawinan Anak (PASTIPADU), sebelum memasuki tahapan harmonisasi di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum Sulbar. Kegiatan penyusunan […]

  • Peringatan Hari Lahir Pancasila di Polda Sulbar, Gubernur: Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Polda Sulbar – Proclaimnews.id  Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 digelar dengan khidmat di Lapangan Tribrata Polda Sulbar, Senin (1/6/2026). Upacara peringatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, di hadiri Kapolda Sulbar beserta seluruh jajaran Forkopimda, serta para tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat. Dalam amanat yang dibacakannya, Gubernur menyampaikan bahwa peringatan tahun ini […]

  • *Gubernur Sulbar Siap Fasilitasi Pemekaran Balanipa, Suhardi Duka: Jika Naskah Akademik Diperbarui dan Dibawa ke Provinsi, Saya akan Buat Persetujuan Gubernur*

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menghadiri Kongres Rakyat Balanipa Mandar di Pondok Pesantren Modern Darul Mahfud di Desa Leko Padis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Sabtu 4 April 2026. Hadir juga tokoh pejuang Sulbar, Anggota DPR RI Ajbar Abdul Kadir, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua KKMSB Pusat, Bupati Polman Samsul Mahmud, […]

  • *Pemprov Sulbar Dapat Angin Segar dari Jakarta: Usulan Penundaan Pasal 146 UU HKPD Mulai Dirumuskan*

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Mamuju -Proclaimnews.id emerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) bersama seluruh pemerintah kabupaten mulai memperoleh respons dari pemerintah pusat atas tiga usulan krusial terkait beban belanja pegawai dan keterbatasan ruang fiskal daerah.   Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, saat menghadiri acara Stakeholders’ Day Tahun 2026 Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung […]

  • Gubernur Suhardi Duka Tinjau Rekonstruksi Tanggul Tapandullu dan Resmikan Jembatan Nipa-Nipa, Dukung Konektivitas Pascabencana

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Mamuju —  Proclaimnews.id.Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, melakukan peninjauan rekonstruksi tanggul banjir Desa Tapandullu di Ruas Jalan Abd. Malik Pattana Endeng, Sumare Rangas (batas Tapalang Barat), Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga meresmikan Rekonstruksi Jembatan Sungai Nipa-Nipa yang berlokasi di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Rabu17 Desember 2025. Rekonstruksi Jembatan Sungai Nipa-Nipa […]

expand_less