Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gubernur Sulbar Tegaskan Sawit Komoditas Strategis, Penegakan Hukum Perusahaan Diperketat

Gubernur Sulbar Tegaskan Sawit Komoditas Strategis, Penegakan Hukum Perusahaan Diperketat

  • account_circle Hms
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

Pasangkayu — Proclaimnews.id  Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu potensi strategis Indonesia, baik dari sisi ekonomi nasional maupun dalam dinamika politik komoditas global.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Suhardi Duka saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Minggu, 22 Februari 2026.

Menurutnya, komoditas sawit memiliki peran fundamental dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang bergantung pada sektor perkebunan.

“Kita ingin setiap perkebunan sawit memberi manfaat bagi negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Pasangkayu sendiri, sekitar 80 persen komoditas ekonominya berasal dari sawit,” ujar Suhardi Duka.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti aspek penegakan hukum di sektor perkebunan. Ia mengungkapkan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menemukan sekitar 829 hektare lahan sawit milik perusahaan yang berada di dalam kawasan hutan dan telah diambil alih negara.

Langkah tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa pemerintah kini semakin tegas dalam memastikan kepatuhan hukum di sektor perkebunan.

“Itu artinya bahwa tidak ada lagi yang saat ini karena dia kaya, karena dia dekat dengan kekuasaan maka ia merasa kuat. Ia merasa kuat, ia tidak bisa tersentuh oleh hukum, Tidak ada yang begitu sekarang,” tegasnya.

Gubernur Sulbar juga menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban perpajakan daerah, termasuk pembayaran pajak air permukaan yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan ragu memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya.

“Mungkin dulu perusahaan sawit bisa bertindak seenaknya, tetapi sekarang tidak lagi. Jika tidak membayar pajak, pemerintah akan memberikan penegasan dan sanksi sesuai aturan,” katanya.

Menurut Suhardi Duka, penguatan regulasi dan pengawasan bertujuan menciptakan tata kelola perkebunan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.

“Tidak ada yang kuat sekarang. Yang kuat adalah pemerintah dalam menegakkan hukum,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Hms
  • Editor: El.kml

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mamuju Tengah Berkomitmen Mewujudkan Generasi yang Sehat, Cerdas, dan Bebas Stunting

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle El.kml
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Mateng, – Proclaimnews.id Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Askary, mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak balita, untuk berpartisipasi dalam kegiatan Penimbangan Serentak yang akan dilaksanakan sepanjang Agustus 2026 di Posyandu masing-masing. Ajakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam memperkuat pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting melalui pemantauan […]

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Berbagi Santunan Ramadhan untuk 30 Anak Panti Asuhan Sultan Al-Amin di Kendari

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kendari, – Proclaimnews.id 3 Maret 2026 – Dalam rangka memperingati HUT ke-29 Pertamina Patra Niaga sekaligus menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Kendari melaksanakan kegiatan Santunan Ramadhan Anak Yatim di Panti Asuhan Sultan Al-Amin, Kelurahan Andonouhu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian […]

  • Lokabhara II Daerah Sulbar , Dir Binmas : Kader Saka Bhayangkara Salah Satu Potensi Yang Mendukung Kamtibmas Tetap Kondusif

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle proclaimnews
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sulbar – Proclaimnews.id  Saka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan dalam Gerakan Pramuka. Melalui Saka Bhayangkara, diharapkan para anggota Pramuka dapat memanfaatkan pengetahuan dan keterampilannya untuk mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Hal ini disampaikan langsung Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sulbar Kombespol Agung Tri Widiantiro, mewakili Kapolda Sulbar saat membuka secara resmi Lomba Karya Saka Bhayangkara […]

  • Stabilkan Harga Pangan di Bulan Ramadan, Pemprov Sulbar dan Polda Gelar GPM Serentak*

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Mamuju — Proclaimnews.idPemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pangan bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama bulan suci Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026 mulai pukul […]

  • Dampingi 1.400 Jamaah, PPIH Sulbar Dilepas Gubernur

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Mamuju – Proclaimnews.id Gubernur Suhardi Duka secara resmi melepas Petugas Pendamping Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (24/4/2026). Sebanyak 27 petugas diberangkatkan untuk mendampingi sekitar 1.400 jemaah haji asal Sulawesi Barat yang berasal dari enam kabupaten. Para petugas ini terdiri dari berbagai unsur, […]

  • Jembatan Utama Poros Matangnga–Keppe di Desa Botteng Ambruk, Penanganan Darurat Dilakukan Dinas PUPR Sulbar

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Hms
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Mamasa – Proclaimnews.id  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menindaklanjuti ambruknya jembatan utama pada ruas Poros Matangnga–Keppe di Desa Botteng, Kabupaten Mamasa. Peristiwa yang sempat mengakibatkan tiga desa terisolir tersebut langsung mendapat perhatian dan penanganan darurat di lapangan. Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, memberi arahan […]

expand_less